M O M S M O N E Y I D
Santai

8 Pupuk Buatan Sendiri yang Berguna untuk Tanamam Hias Indoor di Air

Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Saat tanaman hias tumbuh di tanah, akarnya dapat meluas ke area yang lebih luas dan menyerap semua nutrisi yang diperlukan dari media. Berbeda dengan tanaman hias indoor di air.

Namun, apakah ada pupuk buatan sendiri untuk tanaman hias indoor di air? Tentu saja, ada beberapa pupuk buatan sendiri yang berguna untuk tanaman hias indoor di air. 

Kapan waktu memberikan pupuk buatan untuk tanaman hias indoor di air? Mengutip Balcony Garden Web, Anda dapat mulai memberi makan tanaman dalam ruangan yang tumbuh di air dengan pupuk cair setelah akarnya terlihat. 

Baca Juga: Manfaat Air Jagung Jadi Pupuk, Bantu Pertumbuhan Tanaman Hias di Rumah

Anda akan dapat mengetahui seberapa seringnya setelah bereksperimen dan menanam tanaman dalam ruangan di dalam air selama beberapa waktu.

Untuk caranya, encerkan salah satu pupuk buatan sendiri ini ke dalam air tawar yang akan Anda isi di vas atau toples tanaman favorit Anda saat mengganti air yang lama. 

Jumlahnya harus kecil; hanya satu atau dua sejumput saja sudah cukup.

Nah, sekarang Anda perlu mengetahui beberapa pupuk buatan sendiri yang berguna untuk tanaman hias indoor. 

1. Kulit Telur 

Ambil 5-6 kulit telur, cuci bersih, dan keringkan di udara selama 3-5 hari. Kemudian, hancurkan hingga menjadi bubuk halus. 

Anda kemudian dapat menambahkan setengah sendok teh bubuk ini ke dalam air tanaman sebulan sekali untuk memberikan tambahan kalsium. 

2. Campurkan Kulit Pisang

Ambil 3-4 buah kulit pisang, potong kecil-kecil, keringkan di udara terbuka selama 5-7 hari, lalu giling hingga menjadi bubuk halus.

Baca Juga: Daftar Tanaman Hias Indoor yang Aman untuk Kucing Peliharaan di Rumah

Simpan ini di dalam stoples dan tambahkan sejumput ke dalam air sesekali.

3. Teh Bekas

Temukan beberapa bubuk atau kantong teh bekas dan masukkan ke dalam mangkuk. Tambahkan air segar untuk mengisi mangkuk dan biarkan terendam selama 24 jam.

Sekarang, encerkan dengan air dengan perbandingan 1:1 dan tambahkan 2 sendok makan ke dalam mangkuk atau vas tempat Anda menanam tanaman. Lakukan ini setiap 2-4 minggu untuk melihat hasilnya.

4. Campuran Rumput Laut

Temukan rumput laut di internet atau dari pantai dan cucilah dengan benar. Masukkan ke dalam keranjang, tambahkan air hingga terendam, dan biarkan selama 30-40 hari.

Setelah periode ini, Anda dapat menggunakan larutan yang terkonsentrasi dengan baik sebagai pupuk buatan sendiri yang sangat baik. 

Baca Juga: 5 Tanaman Hias Indoor Terbaik untuk Setiap Ruangan di Rumah

Ingatlah untuk mengencerkannya dengan air dengan perbandingan 1:4 dan tambahkan 1-2 sendok teh ke dalam vas setiap 6-8 minggu.  

5. Pupuk Limbah Dapur Cair

Dengan menggunakan sisa sayuran, Anda bisa membuat pupuk kaya mineral, kalsium, dan vitamin ini. Rebus dalam air lalu biarkan dingin.

Setelah mengencerkannya dengan air dengan perbandingan 1:1, Anda bisa menambahkan 2-4 sendok teh ke dalam vas setiap beberapa minggu. Ini juga baik untuk tanaman seperti bambu keberuntungan. 

6. Air Akuarium

Air akuarium adalah pupuk terbaik untuk stek tanaman Anda di dalam air kecuali air tersebut berasal dari tangki air asin. Itu sarat dengan nitrogen, fosfor, kalium, nutrisi, dan bakteri menguntungkan.

Tambahkan 2-3 sendok makan ke dalam vas setiap kali Anda mengganti air. Jika air di tangki ikan Anda sangat pekat, encerkan dengan air RO.

Baca Juga: Daftar Tanaman Hias Indoor yang Cocok untuk Musim Hujan, Bisa Disimpan di Dalam Rumah

7. Garam Epsom

Garam epsom membantu mendorong daun yang lebih sehat dan penuh serta menjaga tanaman tetap hijau bahkan ketika tumbuh di air, karena mengandung Oksigen, Magnesium, dan Belerang. 

Tambahkan sejumput garam Epsom ke toples tanaman air Anda setiap beberapa minggu sekali untuk hasil terbaik.

8. Air Beras

Air Beras merupakan sumber penting pupuk NPK, memperkuat sel tanaman. Selain itu, cairan yang difermentasi bermanfaat dalam menangkal hama tanaman hias dan mendorong pertumbuhan bakteri sehat.

Tambahkan 2-4 sendok teh air beras yang direndam ke dalam air vas setiap beberapa hari untuk hasil terbaik.

Nah itulah beberapa pupuk buatan sendiri yang berguna untuk tanaman hias indoor. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Hari Rabu 3 Juni 2026: Gemini Buka Peluang, Leo Kabar Baik

Cek Ramalan Zodiak hari ini Rabu 3 Juni 2026, lengkap soal cinta, karier, keuangan, dan kejutan tiap bintang terbaru di sini.

Rabu Hemat, Nikmati Promo A&W Beli Mozza Burger Gratis Deluxe Mulai Rp 40 Ribu

Setiap Rabu di bulan Juni, A&W tawarkan promo Buy 1 Get 1 burger. Segera manfaatkan untuk traktir teman tanpa boros.

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!