M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Teh Herbal

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa jenis obat yang tidak boleh dikonsumsi dengan teh herbal, lo. Kira-kira apa saja, ya?

Kebiasaan minum teh herbal semakin populer karena dianggap menyehatkan dan mampu membantu relaksasi tubuh.

Namun, tidak banyak orang yang menyadari bahwa teh herbal juga bisa menimbulkan interaksi dengan obat-obatan tertentu. Interaksi ini dapat mengurangi efektivitas obat, menunda penyerapannya, atau bahkan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya.

Melissa Groves Azzaro, RDN, LD, menjelaskan bahwa sebagian teh herbal dapat berinteraksi dengan obat karena diproses melalui jalur metabolisme yang sama di hati.

Akibatnya, teh herbal bisa meningkatkan efek obat hingga berlebihan atau justru menurunkan efektivitasnya. Bahkan, interaksi ini bisa terjadi baik dengan obat resep maupun obat bebas yang dijual di apotek.

Oleh karena itu, memahami obat apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan teh herbal sangatlah penting, terutama bagi Anda yang sedang menjalani terapi medis.

Baca Juga: 3 Manfaat Teh Hijau untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Melansir laman Eating Well, berikut ini beberapa jenis obat yang tidak boleh dikonsumsi dengan teh herbal:

1. Antidepresan

Teh yang mengandung St. John’s wort bisa berbahaya bila diminum bersama antidepresan, terutama jenis selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs).

Kombinasi keduanya dapat memicu sindrom serotonin yang ditandai mual, muntah, diare, bahkan gejala serius seperti jantung berdebar, tekanan darah tinggi, halusinasi, hingga gerakan otot tak terkendali.

Ginger Hultin, D.C.N., RDN, CSO menegaskan, St. John’s wort memiliki banyak interaksi obat sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan lebih dulu dengan tenaga medis.

2. Omeprazole

Omeprazole yang sering dipakai untuk mengatasi GERD atau asam lambung bisa menjadi kurang efektif bila dikonsumsi bersama teh herbal ginkgo biloba.

Ramuan ini dapat mengganggu metabolisme omeprazole sehingga gejala mulas tidak teratasi dengan baik.

3. Obat Pengencer Darah dan Ibuprofen

Menurut National Institutes of Health, teh ginkgo biloba, chamomile, cat’s claw, atau ginseng bisa meningkatkan risiko perdarahan bila diminum bersama obat pengencer darah seperti warfarin atau aspirin.

Bahkan ada laporan kasus perdarahan serius pada seseorang yang menggabungkan ginkgo dengan ibuprofen. Hultin mengingatkan agar kelompok obat ini dikonsumsi dengan sangat hati-hati jika Anda juga minum teh herbal.

Baca Juga: 11 Manfaat Minum Teh untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

4. Metformin

Bagi penderita diabetes tipe 2, teh herbal tertentu juga bisa berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa goldenseal dapat menurunkan kadar metformin dalam darah hingga 25%, sehingga membuat obat ini jadi kurang efektif.

Sebaliknya, teh ginseng bisa menurunkan gula darah terlalu banyak bila dikonsumsi bersamaan dengan metformin, yang berisiko menimbulkan hipoglikemia.

5. Statin

Teh yang berbahan dasar jeruk bali dapat berinteraksi dengan obat penurun kolesterol, seperti atorvastatin. Efeknya, kadar obat dalam darah meningkat sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan hati atau kondisi serius seperti rhabdomyolysis atau kerusakan otot.

Di sisi lain, kombinasi St. John’s wort dengan statin bisa menurunkan efektivitas obat, sehingga membuat kadar kolesterol tidak terkontrol.

6. Siklosporin

Siklosporin adalah obat penting bagi pasien transplantasi organ dan penderita penyakit autoimun. Namun, obat ini bisa berinteraksi dengan berbagai teh herbal.

Jeruk bali, chamomile, atau berberine dapat meningkatkan kadar siklosporin dalam darah, sementara St. John’s wort justru bisa menurunkan efektivitasnya.

Karena itu, pasien yang minum siklosporin harus benar-benar berhati-hati sebelum mengonsumsi teh herbal.

Baca Juga: Manfaat Minum Teh Hitam untuk Kesehatan Tubuh Menurut Riset Ilmiah

7. Benzodiazepin

Beberapa orang memilih teh valerian untuk mengatasi stres atau insomnia. Namun, teh ini berbahaya bila diminum bersamaan dengan obat anti-cemas seperti diazepam, alprazolam, atau clonazepam. Kombinasi keduanya bisa menimbulkan efek sedasi berlebihan yang membahayakan.

Itulah beberapa jenis obat yang tidak boleh dikonsumsi dengan teh herbal. Teh herbal memang menawarkan manfaat kesehatan dan bisa menjadi pilihan minuman alami yang menenangkan.

Namun, teh ini tidak selalu aman, terutama jika dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, omeprazole, pengencer darah, metformin, statin, siklosporin, dan benzodiazepin.

Seperti kata Azzaro, meskipun alami, bukan berarti teh herbal selalu aman untuk semua orang. Konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah terbaik sebelum memasukkannya ke dalam rutinitas Anda.

Baca Juga: 8 Teh Pembakar Lemak Alami untuk Menurunkan Berat Badan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.