M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!

Saat mengonsumsi obat, sebagian besar orang biasanya hanya memperhatikan dosis dan jadwal minumnya. Namun, ada faktor lain yang sering terlewat, yaitu makanan yang dikonsumsi bersamaan dengan obat. Beberapa jenis makanan dapat memengaruhi cara tubuh menyerap, memecah, atau menggunakan obat tertentu. Akibatnya, efektivitas obat bisa menurun atau justru meningkatkan risiko efek samping.

Interaksi antara makanan dan obat bukanlah hal yang langka. Dalam beberapa kasus, kombinasi yang kurang tepat dapat membuat pengobatan menjadi kurang optimal. Karena itu, penting untuk memahami makanan apa saja yang sebaiknya dihindari saat mengonsumsi obat tertentu.

Baca Juga: 7 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi bersama Teh, Cek yuk!

Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi:

1. Jeruk Bali dan Jus Jeruk Bali

Jeruk bali atau grapefruit mengandung senyawa yang dapat memengaruhi enzim di usus yang berfungsi memproses berbagai jenis obat. Akibatnya, kadar obat dalam tubuh bisa menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari yang seharusnya.

Interaksi ini dapat terjadi pada beberapa jenis obat, seperti obat penurun kolesterol, obat tekanan darah, obat anti kecemasan, obat gangguan irama jantung, pengencer darah, dan obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh.

Bahkan segelas kecil jus jeruk bali dapat memengaruhi cara tubuh memproses obat. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker jika Anda rutin mengonsumsi obat tertentu.

2. Sayuran Hijau

Bayam, kale, sawi hijau, dan brokoli mengandung vitamin K yang berperan penting dalam proses pembekuan darah.

Bagi orang yang mengonsumsi warfarin atau obat pengencer darah tertentu, perubahan asupan vitamin K yang terlalu besar dapat memengaruhi efektivitas obat. Jika konsumsi vitamin K meningkat secara tiba-tiba, kemampuan warfarin dalam mencegah pembekuan darah bisa berkurang.

Namun, bukan berarti sayuran hijau harus dihindari. Yang terpenting adalah menjaga jumlah konsumsinya tetap stabil dari waktu ke waktu.

3. Keju Tua dan Makanan Fermentasi

Keju tua, salami, pepperoni, kecap, kimchi, asinan kubis, dan makanan fermentasi lainnya mengandung senyawa bernama tyramine.

Pada kondisi normal, tubuh dapat memecah tyramine dengan mudah. Namun, orang yang mengonsumsi obat antidepresan golongan MAOI mungkin mengalami peningkatan tekanan darah yang berbahaya jika mengonsumsi makanan tinggi tyramine dalam jumlah besar.

Karena itu, penderita yang menggunakan obat jenis ini biasanya dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan yang kaya tyramine.

Baca Juga: 5 Obat Tekanan Darah yang Kini Tidak Lagi Dianjurkan

4. Produk Susu

Susu, yogurt, keju, dan produk olahan susu lainnya mengandung kalsium yang dapat menghambat penyerapan beberapa jenis antibiotik.

Ketika kalsium berikatan dengan obat di saluran pencernaan, jumlah obat yang diserap tubuh bisa berkurang. Akibatnya, pengobatan mungkin menjadi kurang efektif.

Interaksi ini sering terjadi pada antibiotik golongan tetrasiklin dan fluoroquinolone. Untuk mengurangi risiko tersebut, obat biasanya dianjurkan diminum setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium.

5. Licorice

Licorice alami mengandung senyawa glycyrrhizin yang dapat meningkatkan tekanan darah dan menurunkan kadar kalium dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Licorice juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat, termasuk pengencer darah, obat jantung, statin, dan obat tekanan darah tertentu. Dalam beberapa kasus, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung.

Perlu diketahui bahwa tidak semua permen rasa licorice mengandung ekstrak licorice asli. Sebagian hanya menggunakan perasa buatan sehingga tidak menimbulkan efek yang sama.

6. Makanan Tinggi Kalium

Pisang, alpukat, kentang, tomat, kiwi, dan jeruk merupakan sumber kalium yang baik bagi tubuh.

Namun, bagi orang yang mengonsumsi obat tekanan darah tertentu, kadar kalium yang terlalu tinggi dapat menjadi masalah. Beberapa obat dapat membuat tubuh lebih sulit membuang kelebihan kalium, sehingga meningkatkan risiko hiperkalemia atau kadar kalium berlebih dalam darah.

Kondisi ini dapat menyebabkan kelemahan otot, detak jantung tidak teratur, hingga gangguan irama jantung. Selain makanan, produk pengganti garam rendah natrium juga sering mengandung kalium dalam jumlah tinggi sehingga perlu diperhatikan.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Obat Herbal untuk Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami

7. Alkohol

Alkohol termasuk salah satu minuman yang paling sering berinteraksi dengan obat.

Mengonsumsi alkohol bersama obat tidur, obat penenang, obat anti kecemasan, obat pereda nyeri opioid, atau beberapa jenis antidepresan dapat meningkatkan rasa kantuk, pusing, dan menurunkan kemampuan berkonsentrasi.

Pada kondisi tertentu, kombinasi tersebut juga dapat memperlambat pernapasan, meningkatkan risiko kecelakaan, memperbesar risiko perdarahan, atau membebani kerja hati.

Karena itu, selalu periksa petunjuk penggunaan obat dan tanyakan kepada tenaga kesehatan apakah konsumsi alkohol aman selama menjalani pengobatan.

Itulah beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Disney Run Jakarta 2026, Tawarkan Pengalaman Run yang Fun untuk Sekeluarga

OCBC bersama Visa dan J&T Express menggelar Disney Run Jakarta 2026 untuk pertama kalinya di Indonesia pada 14 November 2026.

Bantul dan Padang Masuk Nominasi Kota Kreatif Unesco 2027

Bantul diusulkan pada subsektor kriya dan seni rakyat), sedangkan Padang pada subsektor gastronomi.​

IHSG di Akhir Pekan (6/11) Menguat 0,40% ke level 5.050

IHSG kembali sentuh level 5.000. Jumat (6/11), IHSG naik 20,17 poin atawa 0,40% ke level 5.050        

5 Tanda Tubuh Butuh Detox dengan Segera, Jerawatan hingga Sulit Berkonsentrasi

Ada 5 tanda tubuh butuh detox yang wajib Anda tahu. Salah satunya mudah lupa, cari tahu informasi selengkapnya di sini.

Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas, Ada Promo Lo!

Penambahan gerai Guardian Indonesia sebagai langkah dan upaya untuk lebih mendekatkan diri ke para konsumen mereka. 

Ingin Berakhir Pekan di Jawa Timur? Cek Prakiraan Cuaca Sabtu (7/11) dan Lusa

MKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada akhir pekan didominasi berawan dan udara kabur. Sementara itu, suhu tertinggi diprediksi mencapai 39°C.

Awas Gaya Hidup! Ini 6 Penyebab Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan Anak Muda

Mulai dari pola diet hingga obesitas, kenali pemicu kanker usus besar yang mengintai siapa saja. Ubah gaya hidup Anda sekarang sebelum terlambat!

Suka Ngemil tapi Takut Gemuk? Ini Tips Mengolah Kentang Goreng Ramah Diet, Coba yuk

Jangan eliminasi camilan favoritmu dulu! Terapkan tips mengolah kentang goreng sehat ini agar camilan tetap gurih, renyah, dan aman bagi tubuh.

Jawa Tengah Akhir Pekan ini Diprediksi Berawan, Cek Wilayahnya

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Jawa Tengah berawan pada Sabtu (7/11) dan (8/11), tetapi sebagian wilayah akan cerah dan hujan ringan.

Ada Koleksi Boneka Anyar Bertema Pegunungan Himalaya dari Ikea

Boneka hewan anyar Ikea  itu punya beragam karakter satwa seperti panda merah, macan tutul salju, harimau Bengal dan lainnya.