MOMSMONEY.ID - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026 diperkirakan masih akan bergerak hati-hati di tengah kombinasi sentimen global dan domestik. Jika bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat berkat rebound saham-saham teknologi, IHSG malah terus dibayangi tekanan jual asing.
Senin kemarin (29/6), IHSG ditutup turun 1,28% ke level 5.820. Asing melakukan aksi jual dengan net sell sampai Rp 854 miliar, sehingga net sell sepanjang tahun ini mencapai Rp 86,81 triliun.
Menurut Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia (KSI) Liza Camelia Suryanata, sentimen positif global datang dari penguatan indeks Wall Street yang dipimpin sektor teknologi. Di sisi lain, investor tetap mencermati meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah setelah konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas.
Selain itu, pelaku pasar juga menunggu sejumlah data ekonomi penting seperti rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat pada pekan ini yang dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed.
Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari langkah pemerintah yang memperkuat likuiditas perbankan melalui pengembalian dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke Himbara serta penyediaan dana siaga Rp 100 triliun.
Selain itu, arus modal asing ke instrumen SBN dan SRBI yang mencapai sekitar US$9 miliar sepanjang tahun ini turut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset keuangan Indonesia, seiring dengan langkah BI mengerek bunga sampai 100 basis poin.
Secara teknikal, IHSG masih berada dalam downtrend channel dan bergerak di bawah EMA10, EMA20, serta EMA50. Indeks juga telah menembus level terendah dua pekan terakhir sehingga tekanan jual masih mendominasi.
Selama mampu bertahan di area 5.722, peluang technical rebound masih terbuka dengan target penguatan menuju area 5.996 - 6.013.
Namun, apabila level tersebut ditembus ke bawah, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan ke 5.677 hingga 5.594.
Rekomendasi saham
Berikut sejumlah rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas Indonesia pagi ini:
1. ENRG
Entry Buy: 1.080 - 1.115
Target: 1.160-1.205
Cut loss: 1.050
2. JPFA
Entry Buy: 1.945-1.980
Target: 2.020-2.060
Cut loss: 1.920
3. SMGR
Entry Buy: 1.465-1.490
Target: 1.520-1.550
Cut loss: 1.440
4. UNVR
Entry Buy: 1.740-1.770
Target: 1.810-1.845
Cut loss: 1.710
Rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Investor disarankan tetap mencermati profil risiko dan melakukan analisis secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News