M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Rekomendasi Obat Herbal untuk Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami

11 Rekomendasi Obat Herbal untuk Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa rekomendasi obat herbal untuk menurunkan gula darah tinggi secara alami berikut ini!

Gula darah tinggi menjadi kondisi yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Pola makan tinggi gula, kurang aktivitas fisik, stres, hingga kebiasaan tidur yang kurang teratur dapat membuat kadar gula darah meningkat. Jika tidak dikontrol dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Selain menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, sebagian orang juga memilih bahan herbal alami untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Beberapa tanaman herbal mengandung senyawa alami yang membantu mendukung metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Baca Juga: 4 Minuman Sehat yang Ampuh Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami

Meski bersifat alami, konsumsi herbal tetap perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Bersumber dari laman The Botanical Institute, berikut ini beberapa rekomendasi obat herbal untuk menurunkan gula darah tinggi secara alami:

1. Kayu manis

Kayu manis terbukti efektif untuk menstabilkan kadar gula darah. Sebuah uji klinis yang melibatkan 140 orang penderita diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa suplementasi kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah.

Para peserta yang mengonsumsi 500 mg kayu manis dua kali sehari selama 3 bulan mengalami penurunan gula darah, kolesterol, dan berat badan, terutama pada individu dengan BMI lebih tinggi.

Penelitian lainnya menunjukkan, dosis kayu manis 3g sehari dapat mengurangi kadar gula darah dan hemoglobin terglikasi (HbA1c).

Meta-analisis juga menemukan, kayu manis dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita prediabetes dan diabetes. Beberapa uji klinis juga menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi gula darah puasa dan meningkatkan metabolisme glukosa.

2. Jahe

Jahe juga merupakan ramuan yang bermanfaat untuk mengatur gula darah. Dalam sebuah uji klinis, dosis 1.600-4.000 mg jahe per hari terbukti membantu mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Penelitian lain menunjukkan bahwa jahe dapat meningkatkan metabolisme glukosa dan menurunkan kadar gula darah jangka panjang.

Suplementasi 3g jahe setiap hari juga terbukti mengurangi kadar gula darah puasa dan HbA1c. Selain itu, jahe juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

3. Kunyit

Kunyit memiliki manfaat penting dalam mengatur kadar gula darah. Sebuah studi menemukan bahwa kunyit dapat meningkatkan sekresi insulin setelah makan, yang membantu mengatur kadar gula darah.

Uji klinis lainnya menunjukkan bahwa ekstrak kurkumin dari kunyit dapat mengurangi kadar gula darah puasa dan HbA1c pada orang dengan pradiabetes.

Penelitian juga mengungkapkan, kunyit dapat mencegah perkembangan diabetes pada individu dengan risiko tinggi. Selain itu, kunyit memiliki efek positif dalam mengurangi gejala degenerasi ginjal yang disebabkan oleh diabetes.

4. Teh hijau

Teh hijau terbukti bermanfaat bagi penderita diabetes. Dalam uji klinis, mengonsumsi teh hijau setiap hari selama 4 minggu dapat meningkatkan resistensi insulin dan kadar insulin pada penderita diabetes tipe 2.

Penelitian lain menunjukkan, 500 mg teh hijau tiga kali sehari dapat meningkatkan metabolisme glukosa dan menurunkan trigliserida.

Selain itu, konsumsi teh hijau secara rutin selama 5 tahun dapat mengurangi risiko diabetes. Teh hijau juga dapat membantu menurunkan HbA1c pada penderita diabetes tipe 2.

5. Bawang putih

Bawang putih memiliki potensi untuk menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian menunjukkan, suplementasi bawang putih bersama metformin lebih efektif dalam menurunkan gula darah daripada hanya menggunakan obat tersebut.

Penelitian lainnya mengungkapkan, tablet bawang putih dapat membantu menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Selain itu, konsumsi bawang putih juga dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dan mengurangi kadar gula darah puasa.

Baca Juga: 6 Kesalahan yang Bikin Gula Darah Naik di Pagi Hari

6. Bladderwrack

Bladderwrack, sejenis rumput laut, juga dapat membantu menstabilkan gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bladderwrack dapat mengurangi kadar glukosa darah setelah konsumsi karbohidrat.

Dalam uji klinis, bladderwrack terbukti menurunkan HbA1c dan meningkatkan sensitivitas insulin pada individu dengan gula darah tinggi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi manfaat bladderwrack dalam pengelolaan gula darah.

7. Ginkgo

Ginkgo memiliki efek positif dalam mengatur gula darah. Sebuah uji klinis menunjukkan bahwa ekstrak ginkgo dapat menurunkan kadar gula darah dan insulin pada penderita diabetes tipe 2.

Penelitian lainnya juga menemukan bahwa ginkgo dapat meningkatkan profil lipid, mengurangi lemak visceral, dan memperbaiki kesehatan jantung pada pasien diabetes.

Selain itu, ginkgo juga dapat meningkatkan fungsi psikologis dan mengurangi stres pada penderita diabetes.

8. Gotu kola

Gotu kola terbukti bermanfaat dalam mengelola komplikasi diabetes, seperti neuropati dan mikroangiopati. Dalam sebuah uji klinis, gotu kola berhasil mengurangi gejala neuropati diabetik dan meningkatkan sirkulasi darah pada penderita diabetes tipe 2.

Penelitian juga menunjukkan, gotu kola dapat menurunkan peradangan dan stres oksidatif yang sering terjadi pada penderita diabetes, serta menghambat kerusakan otak yang dapat disebabkan oleh diabetes.

9. Lidah buaya

Lidah buaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah, berdasarkan bukti dari penelitian klinis. Dalam sebuah uji klinis, konsumsi jus lidah buaya berhasil menurunkan gula darah dan trigliserida pada penderita diabetes.

Penelitian lain menunjukkan, lidah buaya, ketika digabungkan dengan obat anti-diabetes, dapat memperbaiki kontrol gula darah dan mengurangi kadar kolesterol.

Namun, satu penelitian mencatat, lidah buaya tidak memberikan efek signifikan jika dibandingkan dengan plasebo, kemungkinan karena pengaruh obat yang sudah digunakan pasien.

10. Goldenseal

Goldenseal mengandung berberin yang memiliki efek signifikan dalam menurunkan kadar gula darah. Dalam sebuah uji klinis, berberin terbukti mengatur gula darah dan lipid dalam tubuh, serta mengurangi resistensi insulin.

Penelitian lain menunjukkan, efek berberin dalam menurunkan gula darah mirip dengan metformin, obat diabetes yang umum digunakan.

11. Kemangi suci

Kemangi suci atau tulsi terbukti bermanfaat dalam mendukung kadar gula darah yang sehat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi tulsi bersama obat Glibenclamide lebih efektif menurunkan kadar gula darah daripada hanya mengonsumsi obat tersebut.

Penelitian lain juga menemukan, mengonsumsi 3 gram bubuk tulsi sebelum makan dapat mengurangi kadar gula darah setelah makan secara signifikan.

Baca Juga: 10 Makanan untuk Dikonsumsi agar Gula Darah Stabil Sepanjang Hari

Nah, itu dia beberapa rekomendasi obat herbal untuk menurunkan gula darah tinggi secara alami. Menggunakan herbal untuk menurunkan kadar gula darah bisa menjadi pilihan yang alami dan efektif.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan herbal sebagai bagian dari pengobatan diabetes untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram. 

Fitur My FanCam HP Samsung Galaxy Z Fold8 Ubah Cara Pengguna Buat Video Tracking

Ketahanan air HP Samsung Galaxy Z Fold8 setara flagship, namun IP48 punya keterbatasan. Lihat perbandingan dengan IP68 milik kompetitor.

Sepatu Adidas Adizero SL Terbukti Bikin Langkah Lebih Stabil dan Empuk

Sepatu Adidas Adizero SL membawa cengkeraman Continental dengan harga ekonomis. Intip rahasia rakitan sol yang membuatnya tetap empuk di jalanan.

Baterai Raksasa 7.000 mAh & Telefoto Vivo X500 Pro Max Hantam Pasar Flagship

Vivo X500 Pro Max bawa baterai 7.000 mAh dan bezel 1 mm. Rahasia performa dan ekosistem kameranya resmi terungkap ke publik.

Panel Samsung M16 Bikin Daya HP iQOO 16 Hemat 31 Persen, Kecerahan Tembus 10.000 Nits

Kolaborasi iQOO dan Samsung Display sukses guncang pasar global. Lihat spesifikasi monster yang diusung panel Samsung M16 LEAD 2.0.