M O M S M O N E Y I D
Keluarga

7 Kandungan Lipstik yang Sebaiknya Dihindari, Bisa Membahayakan Kesehatan!

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Catat, inilah 7 kandungan lipstik yang sebaiknya dihindari karena bisa membahayakan kesehatan.

Bibir merupakan bagian tubuh yang sensitif dan mudah menyerap produk apapun melalui lapisan tipis kulit yang menyelimutinya. Berbeda dengan kulit di bagian tubuh lainnya, kulit bibir tidak memiliki rambut dan kelenjar keringat sebagai pertahanan alami.

Oleh karena itu, Anda perlu cermat dalam memilih produk bibir yang akan digunakan termasuk lipstik.

Sebelum menggunakan suatu produk lipstik, sangat disarankan untuk memeriksa kandungannya terlebih dahulu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lipstick pilihan Anda tidak mengandung bahan-bahan berbahaya.

Sebagai acuan bagi Anda supaya tidak salah pilih lipstik, berikut MomsMoney paparkan 7 kandungan lipstik yang sebaiknya dihindari, dirangkum dari Black Paint Microbiome Skincare dan Wear Your Red Lips:

Baca Juga: Inilah 3 Cara Mengatasi Kulit Ruam Selama Kehamilan, Mudah Dilakukan

1. Methylparaben

Kandungan lipstik pertama yang sebaiknya dihindari adalah methylparaben. Biasanya, methylparaben ditambahkan ke dalam lipstik untuk mencegah pertumbuhan jamur sekaligus mengawetkannya.

Methylparaben cenderung cepat diserap oleh tubuh melalui kulit dan saluran usus. Di sebagian besar negara Eropa, methylparaben dilarang untuk digunakan dalam produk kecantikan karena berisiko menyebabkan kanker.

Kemungkinan, methylparaben juga dapat menyebabkan gangguan sistem endokrin dan berubah menjadi racun.

2. Polyparaben

Kandungan lipstik kedua yang sebaiknya dihindari adalah polyparaben. Sama seperti methylparaben, polyparaben bisa membuat lipstik awet serta mampu mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri berbahaya.

Ada bukti yang mengungkapkan bahwa polyparaben dapat mengganggu sistem endokrin dan bertindak sebagai alergen pada sebagian orang.

Walaupun bahan ini tidak menumpuk dalam tubuh dan dinyatakan aman untuk digunakan dalam kosmetik asalkan konsentrasinya dibatasi, basis data kosmetik mencantumkan polyparaben sebagai produk berisiko tinggi yang sebaiknya dihindari.

3. Retinyl palmitate

Kandungan lipstik ketiga yang sebaiknya dihindari adalah retinyl palmitate. Retinyl palmitate ditambahkan ke dalam lipstik sebagai antioksidan sekaligus pengawet. Faktanya, bentuk sintetis dari vitamin A ini telah terbukti berbahaya bagi wanita hamil.

Database kosmetik mencantumkan retinyl palmitate sebagai bahan berbahaya sedang karena ada beberapa bukti yang menghubungkannya dengan beberapa jenis kanker dan masalah reproduksi.

Saat terpapar sinar UV, retinyl palmitate bisa terurai dan menghasilkan radikal beracun yang dapat merusak DNA serta menyebabkan mutasi genetik sebagai pendahulu kanker.

4. Tocopheryl acetate

Kandungan lipstik keempat yang sebaiknya dihindari adalah tocopheryl acetate. Tocopheryl acetate merupakan bentuk khusus vitamin E yang sering ditemukan dalam produk kecantikan dan suplemen makanan.

Umumnya, bahan ini digunakan dalam lipstik untuk membuatnya lebih tahan lama.

Basis data kosmetik mengungkapkan, tocopheryl acetate memiliki risiko sedang karena dapat menyebabkan kulit gatal, terbakar, mengelupas, dan lecet.

Beberapa penelitian menunjukkan, tocopheryl acetate mampu menyebabkan peningkatan fotokarsinogenesis (proses berkembangnya kanker kulit akibat paparan sinar matahari).

Baca Juga: 5 Kesalahan Saat Memakai Foundation yang Bisa Bikin Wajah Jerawatan

5. Lead

Kandungan lipstik kelima yang sebaiknya dihindari adalah lead atau timbal. Lead merupakan logam berat dan produk sampingan dari beberapa bahan lipstik selama proses pembuatannya. Oleh sebab itu, lead biasanya tidak muncul di daftar komposisi lipstik.

Paparan lead tingkat tinggi atau dalam jangka panjang dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. seperti kerusakan otak, infertilitas, keguguran, dan kejang. Kemungkinan, lead juga bersifat karsinogenik.

6. Artificial fragrances

Kandungan lipstik keenam yang sebaiknya dihindari adalah artificial fragrances atau wewangian buatan. Penggunaan artificial fragrances dalam produk lipstik bermanfaat untuk menghilangkan aroma lipstik yang tidak sedap atau terlalu kimiawi.

Kendati begitu, artificial fragrances sebenarnya bukan bahan yang diperlukan dan hanya akan menyebabkan beberapa masalah seperti gangguan hormon, ruam kulit, dan migrain.

7. Synthetic dyes

Kandungan lipstik ketujuh yang sebaiknya dihindari adalah synthetic dyes atau pewarna sintetis. Memang, tanpa bahan pewarna tidak akan tercipta keragaman warna lipstik.

Namun, bukan berarti kita harus asal dalam memilih lipstik walaupun ada kandungan synthetic dyes di dalamnya.

Synthetic dyes terutama yang berbasis minyak bumi dapat meningkatkan kepekaan dan iritasi kulit. Saat diserap ke dalam tubuh, synthetic dyes bisa menumpuk dan menyebabkan kerusakan yang lebih besar dalam jangka panjang.

Mengerikan sekali ya, Moms?

Itulah 7 kandungan lipstik yang sebaiknya dihindari. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?