M O M S M O N E Y I D
AturUang

10 Kebiasaan Finansial Kelas Menengah biar Keuangan Lebih Tertata

10 Kebiasaan Finansial Kelas Menengah biar Keuangan Lebih Tertata
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - 10 kebiasaan finansial sederhana ini membantu kelas menengah mengatur uang, menghindari utang, dan menyiapkan masa depan.

Gaji besar bukan satu satunya jalan untuk memiliki keuangan yang lebih aman. Cara mengatur pemasukan, menahan pengeluaran, dan menyusun rencana masa depan justru sering menentukan seberapa kuat kondisi finansial seseorang. 

Melansir dari New Trader U, Steve Burns merangkum 10 kebiasaan disiplin yang dapat membantu kelas menengah membangun kondisi keuangan secara bertahap. 

Bagi Anda tinggal di Indonesia, kebiasaan tersebut semakin relevan karena harga kebutuhan dan kondisi ekonomi tetap perlu diperhitungkan dalam anggaran rumah tangga. 

“Kesuksesan finansial bagi individu kelas menengah berasal dari perilaku disiplin, bukan pendapatan luar biasa atau ketepatan waktu pasar,” ujar Steve Burns.

Baca Juga: Strategi Menyiapkan Dana Pensiun Sejak Usia 30-an biar Keuangan Stabil

10 Kebiasaan finansial kelas menengah biar keuangan lebih tertata

1. Jaga pengeluaran agar tidak mengejar pendapatan

Ketika penghasilan bertambah, jangan langsung menaikkan semua pengeluaran. Sisakan ruang untuk tabungan, dana darurat, dan tujuan finansial lainnya.

Hidup sesuai kemampuan bukan berarti harus menghilangkan kesenangan. Yang penting, pemasukan tidak habis hanya untuk memenuhi gaya hidup.

2. Menabung segera setelah menerima penghasilan

Menunggu sisa uang di akhir bulan sering membuat tabungan tidak kunjung bertambah. Lebih praktis jika sebagian penghasilan langsung dipisahkan sejak awal.

Cara ini membuat menabung menjadi kebiasaan rutin dan tidak bergantung pada kondisi keuangan di akhir bulan.

3. Catat pengeluaran kecil yang sering terlupakan

Pengeluaran kecil seperti jajan, biaya langganan, transportasi, atau belanja spontan bisa menumpuk tanpa terasa.

Dengan mencatat transaksi selama sebulan, seseorang dapat melihat pos yang terlalu besar dan menentukan mana yang masih bisa dikurangi.

4. Beri jeda sebelum membeli barang mahal

Jangan langsung membeli barang mahal hanya karena sedang ingin. Berikan waktu untuk membandingkan harga, membaca ulasan, dan menghitung kemampuan keuangan.

Jeda tersebut dapat membantu membedakan kebutuhan dengan keinginan sesaat.

5. Bangun aset dengan cara yang sesuai kemampuan

Membangun aset tidak harus dilakukan secara terburu buru. Investasi dapat menjadi bagian dari rencana keuangan, tetapi pilihannya harus mempertimbangkan tujuan, jangka waktu, kemampuan, dan profil risiko.

OJK juga terus memperkuat literasi keuangan masyarakat. Pada Maret 2026, OJK mencatat telah menggelar 1.002 kegiatan literasi keuangan dengan hampir 1,92 juta peserta secara nasional.

Baca Juga: Belanja Karena TikTok? Ini Cara Mengurangi Kebiasaan Impulsif Moms

6. Utamakan penyelesaian utang berbunga tinggi

Utang dengan bunga tinggi dapat mengurangi ruang untuk menabung dan membangun aset. Karena itu, kewajiban tersebut perlu masuk dalam prioritas pengelolaan keuangan.

Setelah beban utang terkendali, dana yang sebelumnya digunakan untuk membayar cicilan dapat dialihkan ke tujuan finansial lain.

7. Terus tingkatkan kemampuan menghasilkan pendapatan

Mengurangi pengeluaran memang penting, tetapi ada batasnya. Di sisi lain, kemampuan menghasilkan uang masih bisa dikembangkan melalui keterampilan, pelatihan, sertifikasi, pengalaman, dan jaringan profesional.

Semakin tinggi kemampuan yang dimiliki, semakin besar pula peluang untuk memperoleh penghasilan yang lebih baik.

8. Bangun sumber pendapatan tambahan secara realistis

Pekerjaan lepas, usaha sampingan, atau pemanfaatan keahlian tertentu bisa menjadi pilihan untuk menambah pemasukan.

Namun, jangan sampai pendapatan tambahan justru membuat waktu, tenaga, dan biaya semakin tidak terkendali. Pilih yang sesuai dengan kemampuan.

9. Siapkan dana untuk keadaan darurat

Dana darurat dapat menjadi pelindung ketika muncul kebutuhan mendadak. Besarnya tidak harus sama karena setiap orang memiliki pengeluaran, tanggungan, dan kestabilan pendapatan yang berbeda.

Kebiasaan ini semakin penting ketika kondisi harga kebutuhan berubah. Bank Indonesia mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 3,34% secara tahunan, naik dari 3,08% pada Mei 2026.

10. Buat tujuan finansial yang punya angka dan batas waktu

Keinginan untuk menabung lebih banyak masih terlalu umum. Coba tentukan nominal dan kapan target tersebut harus tercapai.

Baca Juga: Cara Memilih Laptop Kerja Remote yang Sesuai Kebutuhan untuk Bantu Pekerjaanmu

Misalnya, seseorang ingin mengumpulkan Rp20 juta dalam satu tahun. Artinya, ada target sekitar Rp1,67 juta per bulan yang perlu disiapkan. Angka ini kemudian dapat disesuaikan dengan pendapatan dan kebutuhan masing masing.

Keuangan yang kuat tidak selalu dimulai dari pendapatan yang besar. Kebiasaan mengendalikan gaya hidup, menabung lebih awal, mencatat pengeluaran, mengurangi utang, meningkatkan kemampuan, dan menyiapkan dana darurat justru bisa menjadi fondasi yang lebih realistis.

Tidak perlu menjalankan 10 kebiasaan tersebut sekaligus. Pilih satu yang paling mudah dilakukan, pertahankan secara konsisten, lalu lanjutkan ke kebiasaan berikutnya. 

Dalam mengatur uang, perubahan kecil yang bertahan lama biasanya jauh lebih berarti daripada rencana besar yang hanya berjalan sebentar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 17-23 Agustus 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 17-23 Agustus 2026.

Hujan Lebat Masih Guyur Provinsi Ini, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Selasa 18 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di sejumlah provinsi berikut ini.

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Ada yang Menipis, Cek Spread Paling Kecil

Spread harga jual dan buyback emas UBS menyempit signifikan. Namun, selisih harga paling tipis masih tercatat pada emas Pegadaian.

Harga Buyback Emas Terbaru: UBS Melejit Rp 47.000, Antam Tertinggi

Harga buyback emas hari ini sebagian besar naik. Kenaikan terbesar terjadi pada UBS, namun emas Antam tetap yang tertinggi.

Harga Emas Dunia Kembali Tembus US$ 4.400, Bisa Lanjut Naik?

Harga emas kembali menguat ke atas US$ 4.400 per troi ons setelah data ekonomi AS meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Itel VistaTab 30 Pro: Ukuran Tipis 7 mm, Bawa Baterai 10.000mAh

Layar itel VistaTab 30 Pro Capai 13 Inci, tablet murah ini bawa daya 10.000mAh. Kehadiran perangkat ini ubah standar tablet murah berlayar jumbo.

Harga POCO F9 Pro & Spesifikasi Terbaik: Layar AMOLED 185Hz dan Kamera 200MP 

Layar AMOLED 185Hz dan kamera 200MP kini hadir di POCO F9 Pro. Cek bocoran fitur yang bakal mengguncang pasar flagship.

Hasil Kejuaraan Dunia 2026, Alwi dan Putri Melenggang ke Babak 32 Besar

Hasil Kejuaraan Dunia 2026, Senin (17/8), tunggal putra Indonesia Alwi Farhan dan tunggal putri Putri Kusuma Wardani melenggang ke babak 32 besar.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 18 Agustus 2026, Tahan Diri Sebelum Ambil Sikap

Simak ramalan zodiak besok Selasa 18 Agustus 2026, mulai karier, keuangan, cinta hingga kesehatan untuk Aries sampai Pisces.

Ramalan Shio Besok Selasa 18 Agustus 2026, Jangan Gegabah Ambil Keputusan

Simak ramalan shio besok 18 Agustus 2026 untuk 12 shio, dari karier, keuangan, asmara hingga kesehatan secara lengkap.