MOMSMONEY.ID - Mengonsumsi minyak zaitun ternyata bisa memberi banyak manfaat kesehatan bagi tubuh meski rasanya terasa tidak nyaman di mulut.
Minyak zaitun sudah sejak lama menjadi menu sehat dalam diet mediterania untuk menggantikan lemak jahat seperti dalam mentega, minyak goreng, mayonais, hingga margarin.
Minyak zaitun adalah lemak cair yang diekstrak dari buah zaitun yang sudah matang dan menghancurkannya menjadi pasta, kata Ahli Diet di Everflex Fitness Avery Zenker, RD kepada Popsugar.
"Minyak zaitun berkualitas tinggi, seperti extra virgin olive oil, dibuat tanpa menggunakan panas ataupun pelarut kimia, sehingga nutrisi dan cita rasa alaminya tetap terjaga," tambahnya.
Keuntungan mengonsumsi minyak zaitun yang paling besar adalah bisa membuat Anda panjang umur seperti hasil penelitian yang diungkap oleh Harvard Health.
Baca Juga: Ampuh Turunkan Berat Badan, Ini 9 Menu Sarapan Sehat yang Wajib Anda Coba
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang paling banyak mengonsumsi minyak zaitun, sedikit lebih dari setengah sendok makan per hari, memiliki risiko kematian akibat sebab apa pun yang 19% lebih rendah selama periode 28 tahun, dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah mengonsumsi minyak zaitun.
Konsumsi minyak zaitun yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit neurodegeneratif, atau penyakit paru-paru.
Bukan cuma itu, untuk mengetahui keuntungan dan manfaat minyak zaitun, simak artikel ini sampai habis.
Meningkatkan fungsi kognitif
"Antioksidan dalam minyak zaitun, termasuk vitamin E dan polifenol, dapat melindungi terhadap stres oksidatif, yang berkontribusi pada penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer," sebut Zenker.
Sebagai informasi, stres oksidatif adalah kondisi tubuh yang terjadi ketika kadar antioksidan Anda rendah dan dapat menyebabkan kerusakan sel. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan konsumsi minyak zaitun dengan daya ingat yang lebih baik dan penurunan risiko demensia.
Baca Juga: 6 Buah dan Sayur untuk Mengatasi Depresi, Ternyata Ceri Bisa Jadi Anti Depresan Ampuh
Melawan peradangan
Extra virgin olive oil mengandung polifenol, seperti oleocanthal, yang memiliki khasiat antiperadangan yang kuat, Zenker mengatakan.
"Meskipun peradangan merupakan proses yang diperlukan bagi ketahanan tubuh, peradangan kronis dapat berdampak negatif pada setiap sistem tubuh, serta memicu kondisi seperti radang sendi, penyakit jantung, dan diabetes," jelasnya.
Mengatur kadar gula darah
Menurut Morgan Walker, RD, Ahli Gizi di Lebanon Valley College, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa minyak zaitun dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang membantu mengatur kadar gula darah serta menurunkan risiko diabetes tipe 2.
"Perlu dicatat bahwa manfaat ini sering kali diperoleh ketika minyak zaitun digunakan sebagai pengganti jenis minyak lain yang telah diproses secara intensif serta sumber lemak jenuh tinggi, seperti mentega dan minyak kelapa," jelasnya.
Mendukung kesehatan usus
"Minyak zaitun berperan sebagai prebiotik dengan mendukung mikrob usus yang sehat dan mengurangi mikrob yang berbahaya," ungkap Zenker.
Penelitian juga menunjukkan, minyak zaitun berkaitan dengan peningkatan fungsi penghalang usus, yang melindungi tubuh dari zat-zat berbahaya sekaligus memungkinkan nutrisi dan cairan melewatinya secara efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News