M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Penyebab Anak Suka Ngambek, Orang Tua Harus Tahu!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 5 penyebab anak suka ngambek yang harus diketahui oleh para orang tua.

Ngambek atau merajuk merupakan salah satu perilaku yang lekat dengan diri anak-anak. Kebiasaan ngambek dapat terjadi saat anak sedang tidak baik suasanya hatinya.

Perilaku ngambek kerap anak lakukan untuk menunjukkan beberapa tanggapan negatifnya terhadap lingkungan sekitar atau menunjukkan bahwa mereka sedang marah, merasa tidak sedang, dan frustasi.

Pada beberapa anak, kebiasaan ngambek bahkan bisa menjadi gejala kepribadian yang signifikan dan gangguan mood.

Moms, jika Anda sering bertanya pada diri sendiri mengapa anak Anda sering ngambek, berikut MomsMoney uraikan 5 penyebab anak suka ngambek, sebagaimana dilansir dari Firstcry Parenting:

Baca Juga: 4 Kesalahan Parenting Anak Remaja yang Sering Dilakukan Orang Tua

1. Anak belum mampu mengekspresikan perasaannya melalui kata-kata

Penyebab anak suka ngambek yang pertama yaitu anak belum mampu mengekspresikan perasaannya melalui kata-kata.

Anak-anak terutama yang masih sangat kecil belumlah mahir untuk mengungkapkan perasaan tidak senang atau frustasinya menggunakan kata-kata layaknya orang dewasa.

Jadi, jangan heran saat anak-anak Anda sering ngambek, karena bagi mereka ngambek adalah salah satu cara yang mereka ketahui untuk mengekspresikan kemelut dalam dirinya.

2. Anak kurang kecerdasan emosional

Penyebab anak suka ngambek yang kedua yaitu anak kurang kecerdasan emosional.

Kebanyakan anak tidak dapat mengungkapkan perasaan negatif mereka dengan cara yang normal dan sehat karena mereka kurang memiliki kecerdasan emosional.

Tidak hanya terlihat pada anak-anak yang masih kecil, kecerdasan emosional yang kurang juga dapat dimiliki oleh remaja sehingga remaja yang termasuk dalam kategori ini akan lebih memilih untuk ngambek daripada berkomunikasi dengan baik saat mereka mengalami perasaan tidak menyenangkan.

Bahkan, tak jarang mereka akan ngambek tanpa alasan karena tidak dapat mengenali perasaan negatif mereka sendiri.

3. Anak takut berkomunikasi

Penyebab anak suka ngambek yang ketiga yaitu anak takut berkomunikasi.

Sekali pun anak tahu bagaimana cara mengekspresikan perasaan negatifnya melalui kata-kata, namun hal itu tidak menjamin mereka bisa leluasa mengungkapkannya pada Anda atau orang-orang di sekitarnya.

Beberapa anak yang tidak berani mengungkapkan apa yang mereka rasakan dapat disebabkan oleh rasa takut terhadap dampak yang mungkin mereka hadapi dari orang tua atau pengasuh yang ketat.

Jadi, satu-satunya cara yang bisa anak lakukan untuk mengekspresikan emosi negatifnya adalah dengan ngambek, karena ngambek terasa lebih aman bagi mereka daripada berkomunikasi secara sehat.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Bayi Rewel saat Tumbuh Gigi, Tak Perlu Cemas Moms

4. Anak sedang mencoba memanipulasi

Penyebab anak suka ngambek yang keempat yaitu anak sedang mencoba memanipulasi.

Jika Anda adalah tipe orang tua yang paling tidak tahan melihat ekspresi sedih anak-anak dan kerap memenuhi segala permintaannya hanya karena tidak ingin mereka terus-menerus ngambek, maka waspadalah.

Tanpa sadar, sikap Anda yang demikian akan dijadikan sebagai alat yang ampuh bagi anak untuk mencapai tujuannya.

Secara alami, anak-anak kerap menjadikan kebiasaan ngambeknya sebagai metode yang efektif untuk memanipulasi Anda. Jadi, jangan buru-buru menindaklanjuti ambekan anak dengan serius karena bisa jadi mereka sedang merencanakan sesuatu supaya dapat berjalan sesuai dengan keinginan mereka.

5. Anak butuh perhatian

Penyebab anak suka ngambek yang kelima yaitu anak butuh perhatian.

Bagi kebanyakan anak, segala perhatian yang baik dan intens dari orang tua sangatlah berharga. Tak jarang, mereka kerap melakukan berbagai hal demi mendapatkan perhatian dari ayah atau ibunya. Dan, ngambek adalah salah satu cara yang menurut anak efektif untuk menarik perhatian Anda.

Selagi Anda sempat dan memiliki waktu yang banyak untuk meladeni perilaku ngambek anak, cobalah untuk bereaksi sewajarnya dan validasi ambekan mereka.

Dengan begini, rasa haus anak terhadap perhatian Anda akan berkurang meskipun cara yang mereka lakukan kurang menyenangkan.

Demikian 5 penyebab anak suka ngambek. Semoga bermanfaat dan bisa Anda jadikan sebagai acuan untuk menemukan solusi terbaik dalam mengatasi kebiasaan ngambek pada anak Anda, ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Hampir di Semua Daerah Ini, Simak Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (15/9)

Cuaca besok hujan ringan diprediksi terjadi di 28 wilayah Sumatera Utara lo. Cek daerah yang berpotensi hujan dan suhu udaranya.

Cek Cuaca Besok DI Yogyakarta Besok (15/9), Sleman Diprediksi Udara Kabur

BMKG memprediksi cuaca besok di empat wilayah DI Yogyakarta berawan. Sleman menjadi satu-satunya daerah dengan kondisi udara kabur.

Udara Kabur Menyelimuti Sumatera Barat Besok (15/9), Simak Prakiraan Cuaca Lengkapnya

BMKG memprediksicuaca besok di  11 wilayah Sumatera Barat mengalami udara kabur pada Selasa (15/9). Suhu udara berkisar 16–32 derajat Celsius.

Hujan Ringan di Wilayah Ini, Cek Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (15/9)

BMKG memprediksi mayoritas cuaca besok di wilayah Sumatera Selatan berawan pada Selasa (15/9). Hujan ringan berpotensi turun di satu wilayah.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (15/9) Dominan Berawan, Cek Wilayah yang Cerah

BMKG memprediksi cuaca Bali besok Selasa (15/9) didominasi berawan. Suhu udara berada di kisaran 18–30 derajat Celsius.

6 Promo Sushi Hemat Hari Ini 14 September, Ichiban hingga Genki Mulai Rp 9.000-an

Bikin rutinitas Senin makin seru dengan santapan sushi lezat. Serbu promo Sushi dari Ichiban hingga Genki Sushi sebelum periodenya berakhir

Layar 144Hz HP Infinix GT 50 Pro Bikin Pengalaman Gaming Makin Mulus

HP Infinix GT 50 Pro dibekali layar AMOLED 1,5K berkecepatan 144Hz. Kombinasi tombol trigger baru menawarkan kontrol gaming lebih responsif.

Huawei MatePad Air 2026 Rilis Fitur Layaknya Laptop, Skor AnTuTu Tembus 1 Juta

Huawei MatePad Air 2026 membawa layar OLED 144Hz dan bodi 5,3 mm. Simak performa prosesor Kirin T93C sebelum Anda membelinya.

Teknologi AI Ini Bisa Bantu Cek Gerakan lo, dari Jalan hingga Olahraga

​Alita dan Fujitsu mengeluarkan teknologi Human Motion Analytics yang bisa membantu menganalisis gerakan tubuh untuk olahraga dan kesehatan.

Tiap Daerah Bisa Punya Senam Khas, Ini Contohnya

​Senam Bogor Bugar, Senam Zapin, hingga Senam Tangerang Gemilang menjadi contoh olahraga yang membawa unsur khas daerah.