MOMSMONEY.ID - Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.
Membuat rumah terlihat cantik tentu menyenangkan, apalagi ketika menemukan inspirasi desain yang sedang populer. Namun, tidak semua tren interior terasa praktis setelah digunakan setiap hari.
Ada material tertentu yang justru membuat debu, noda air, minyak, atau sidik jari lebih mudah terlihat. Kondisi rumah di Indonesia yang cukup lekat dengan debu dan kelembapan juga membuat pemilihan material sebaiknya tidak hanya berdasarkan tampilan.
Southern Living dalam ulasannya pada September 2026 menyoroti beberapa tren desain yang membutuhkan perhatian lebih saat dirawat.
“Meja kaca memperlihatkan semuanya, mulai dari sidik jari hingga remah dan noda air,” ujar Avery Carter, desainer interior dari Southern Living.
Baca Juga: 4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern
6 tren desain rumah yang perlu diperhatikan
Tren interior bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Yang lebih penting adalah memahami karakter material dan menyesuaikannya dengan aktivitas penghuni rumah.
1. Bouclé dan beludru
Bouclé memiliki tekstur yang menarik untuk sofa atau kursi, tetapi permukaannya dapat membuat debu, bulu hewan, dan kotoran lebih mudah tersangkut. Beludru juga cukup sensitif terhadap noda air, bekas tekanan, dan paparan sinar matahari.
Jika menginginkan tampilan serupa dengan perawatan lebih sederhana, kain performa dapat menjadi alternatif. Material tersebut juga lebih cocok untuk furnitur yang digunakan setiap hari.
2. Meja kopi kaca
Meja kaca mampu membuat ruang keluarga terlihat lebih ringan dan modern. Sayangnya, sidik jari, remah makanan, debu, serta noda air biasanya mudah terlihat di permukaannya.
Untuk rumah dengan aktivitas tinggi, meja berbahan kayu atau material lain yang tidak terlalu mudah memperlihatkan noda dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.
3. Wallpaper seluruh dinding
Wallpaper dapat mengubah suasana ruangan secara instan. Namun, penggunaan dari lantai hingga langit langit di area yang ramai berisiko membuatnya lebih mudah rusak akibat benturan kursi, furnitur, atau aktivitas penghuni.
Wallpaper pada bagian tertentu dinding bisa menjadi pilihan. Untuk area yang lebih aktif, material vinil yang dirancang tahan lama juga dapat dipertimbangkan.
4. Rak terbuka di dapur
Rak terbuka memang membuat dapur terasa lapang sekaligus memberi ruang untuk memajang peralatan makan. Persoalannya, barang yang diletakkan di sana lebih mudah terkena debu dan minyak masakan.
Selain harus lebih sering dibersihkan, tampilannya juga perlu selalu ditata. Lemari dengan pintu kaca dapat menjadi pilihan tengah karena isi lemari tetap terlihat tetapi lebih terlindungi.
5. Perlengkapan hitam doff
Keran dan pegangan kabinet hitam doff memberikan kesan modern. Namun, permukaan gelap cenderung membuat sidik jari, noda air, dan bekas sentuhan lebih terlihat.
Finishing satin atau brushed dapat dipertimbangkan jika ingin mendapatkan tampilan elegan tanpa terlalu sering memperhatikan noda kecil.
Baca Juga: 6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak
6. Marmer yang dipoles
Marmer yang dipoles memang terlihat mewah, tetapi permukaannya membutuhkan perawatan. Goresan, noda, dan tanda pemakaian dapat lebih mudah terlihat, terutama jika digunakan pada area yang sering dilewati.
Untuk hunian dengan aktivitas tinggi, pertimbangkan tingkat penggunaan ruangan sebelum memilih material ini. Finishing yang lebih natural juga dapat menjadi pilihan apabila ingin tampilan yang terasa hangat.
Pilih desain sesuai aktivitas rumah
Rumah yang nyaman bukan hanya soal tampilan. Sebelum mengikuti tren, perhatikan seberapa sering ruangan digunakan, siapa saja yang tinggal di dalamnya, serta berapa banyak waktu yang tersedia untuk membersihkan dan merawat furnitur.
Beberapa pertimbangan sederhana bisa membantu:
- Sesuaikan material dengan fungsi ruangan.
- Perhatikan paparan debu, air, minyak, dan sinar matahari.
- Cari tahu cara membersihkan material sebelum membeli.
- Gunakan bahan yang lebih tahan lama pada area dengan aktivitas tinggi.
- Pertimbangkan perawatan jangka panjang, bukan hanya tampilan saat baru dipasang.
Pada akhirnya, tren desain rumah sebaiknya menjadi inspirasi, bukan aturan yang wajib diikuti. Material yang cantik akan terasa lebih menyenangkan jika sesuai dengan kebiasaan penghuni dan tidak membuat pekerjaan rumah bertambah tanpa disadari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News