MOMSMONEY.ID - Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.
Memasuki 2027, ruang tamu diperkirakan semakin meninggalkan kesan terlalu formal dan serba sempurna. Arah desain mulai mengutamakan kenyamanan, fungsi, serta karakter penghuni rumah.
Melansir dari Southern Living, tren yang diperkirakan berkembang mencakup penyimpanan yang menyatu dengan bangunan, warna netral hangat, hingga sudut membaca yang lebih fungsional.
Perubahan tersebut juga cocok banget dengan kebutuhan hunian di Indonesia yang banyak mengandalkan ruang terbatas untuk berbagai aktivitas keluarga.
Jeannine Bogart, desainer interior dari Southern Living juga mengatakan bahwa masyarakat mulai menginginkan ruangan yang terasa personal, bukan sekadar tertata sempurna.
Baca Juga: 7 Desain Ruang Tamu yang Mulai Ketinggalan Zaman, Ini Kata Desainer
Ruang tamu makin mengutamakan kenyamanan
Ruang tamu kini tidak hanya digunakan ketika ada keluarga atau tamu datang. Area ini juga bisa menjadi tempat bersantai, membaca, menikmati hiburan, hingga melakukan aktivitas ringan dari rumah.
Karena itu, desain ruang tamu 2027 diperkirakan lebih fleksibel. Furnitur dan dekorasi dipilih berdasarkan kegunaan sehari hari, bukan semata mata karena tampilannya.
Penyimpanan dibuat menyatu dengan ruangan
Lemari built in diperkirakan masih menjadi pilihan. Konsepnya bukan sekadar menambah tempat menyimpan barang, tetapi membuat lemari terlihat sebagai bagian dari arsitektur rumah.
Cara ini dapat membantu menyembunyikan kabel, perangkat elektronik, buku, hingga barang kecil yang sering membuat ruang tamu terlihat penuh. Ruangan pun bisa tetap rapi tanpa mengurangi fungsi.
Warna hangat mulai mengambil perhatian
Pilihan warna ruang tamu diperkirakan bergerak menuju nuansa yang lebih membumi. Putih hangat, beige, cokelat lembut, greige, tanah liat, dan warna menyerupai batu dapat menciptakan suasana tenang sekaligus hangat.
Untuk menerapkannya, tidak perlu langsung mengecat ulang seluruh dinding. Sofa, karpet, sarung bantal, tirai, atau meja berbahan kayu bisa menjadi langkah awal yang lebih sederhana.
Pojok baca kembali punya tempat
Bagi penghuni rumah yang gemar membaca, pojok baca dapat menjadi salah satu elemen menarik pada 2027. Area ini tidak harus luas karena faktor terpenting adalah kenyamanan dan pencahayaan.
Kursi yang nyaman, lampu baca, meja kecil, dan rak buku sudah cukup untuk mengubah sudut kosong menjadi area yang lebih personal. Konsep ini juga membuat ruang tamu tidak selalu berpusat pada aktivitas menggunakan layar.
Furnitur lebih empuk dan mudah disesuaikan
Susunan furnitur yang terlalu kaku diperkirakan semakin ditinggalkan. Sofa dengan dudukan lebih dalam, ottoman, kursi putar, dan tempat duduk tambahan memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan ruangan.
Konsep tersebut cocok diterapkan pada rumah dengan ruang terbatas. Susunan furnitur dapat diubah ketika ruangan digunakan untuk menerima tamu, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar bersantai.
Baca Juga: Cara Menata Ruang Tamu Panjang biar Gak Terasa Sempit
Aksen gelap dan karya seni jadi pemanis
Warna gelap tidak harus mendominasi seluruh ruangan. Penggunaannya sebagai aksen pada lemari, karpet, kursi, atau satu bagian dinding dapat memberikan kontras dan membuat warna netral terasa lebih hidup.
Karya seni juga diperkirakan semakin diperhatikan dalam penataan ruang tamu. Lukisan, foto, atau karya visual lain dapat menjadi inspirasi untuk menentukan palet warna dan karakter ruangan.
Tidak perlu mengejar tren secara keseluruhan
Tren dekorasi ruang tamu 2027 pada dasarnya mengarah pada rumah yang lebih nyaman, fungsional, dan mencerminkan penghuninya.
Penyimpanan terintegrasi, warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, aksen gelap, dan karya seni bisa diterapkan secara bertahap.
Anda tidak perlu mengubah seluruh ruang tamu hanya demi mengikuti tren. Pilih elemen yang sesuai dengan ukuran rumah, kebiasaan keluarga, dan anggaran agar hasilnya tetap nyaman digunakan sekaligus memiliki karakter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News