MOMSMONEY.ID - Di tengah kondisi global yang masih belum menentu meski laju ekonomi domestik tetap tumbuh, langkah menyebar investasi masih diperlukan hingga saat ini.
Dus, diversifikasi investasi adalah strategi menyebarkan dana ke berbagai jenis instrumen atau keranjang investasi untuk mengurangi ketergantungan portofolio pada satu jenis aset, pasar, mata uang, atau wilayah.
Dengan diversifikasi, risiko dari satu investasi dapat dibatasi sehingga penurunan pada satu bagian portofolio tidak selalu berdampak besar pada keseluruhan investasi.
Perlu diingat, diversifikasi bukan berarti investasi menjadi bebas risiko. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan pada satu investasi tertentu, bukan menghilangkan risiko sepenuhnya.
Lantas bagaimana cara melakukan diversifikasi investasi? Untuk memudahkan Moms, berikut ada empat elemen yang bisa dijadikan acuan utama seperti dilansir dari Allianz Insurance.
Baca Juga: Ini Reksadana yang Menarik saat Rupiah dan Foreign Flow Menguat
1. Diversifikasi berdasarkan kelas aset
Moms dapat membagi dana ke beberapa jenis aset seperti saham, obligasi, pasar uang, atau instrumen lainnya. Masing-masing memiliki tingkat risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda.
Komposisinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Tidak ada satu pembagian aset yang otomatis cocok untuk semua investor karena tujuan, kondisi keuangan, dan kemampuan menghadapi risiko berbeda.
2. Diversifikasi berdasarkan sektor dan industri
Jika berinvestasi di saham, jangan hanya fokus pada satu sektor. Misalnya, dana dapat dibagi ke sektor perbankan, konsumer, kesehatan, atau teknologi agar tidak terlalu bergantung pada kinerja satu industri.
Baca Juga: Investasi Otomatis Bukan Berarti Bisa Dilupakan
3. Diversifikasi berdasarkan negara atau wilayah
Investasi juga dapat disebarkan ke beberapa negara atau wilayah yang memiliki kondisi ekonomi dan pasar yang berbeda.
Ketika suatu negara mengalami tekanan ekonomi, pasar di negara lain belum tentu mengalami kondisi yang sama pada waktu yang bersamaan. Namun, kondisi ekonomi global tetap dapat memengaruhi beberapa pasar secara bersamaan.
4. Diversifikasi di dalam satu jenis investasi
Bahkan dalam satu kelas aset, diversifikasi tetap bisa dilakukan. Misalnya pada saham, investor dapat memilih perusahaan dengan ukuran bisnis, sektor, atau karakteristik yang berbeda.
Ingat, diversifikasi berarti tidak selalu punya banyak portofolio. Mengutip Investor.gov, Moms mungkin memiliki beberapa saham dari perusahaan berbeda, tetapi jika sebagian besar berasal dari satu sektor, portofolio tetap memiliki konsentrasi risiko.
Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya jumlah investasi, tetapi juga komposisi dan seberapa besar dana ditempatkan pada masing-masing investasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News