MOMSMONEY.ID - Bisnis kecantikan tak hanya soal kemampuan merias wajah. Bagi Nagita, keterampilan nail art yang awalnya dipelajari dari nol kini menjadi salah satu bekal untuk membangun peluang usaha.
Kesempatan itu terlihat saat Nagita bersama para nail artist lainnya membuka booth Nail Art by MUA Tuli Bakti BCA dalam gelaran BCA Expo Jabodetabek 2026 di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Nagita mulai mengikuti program MUA Tuli Bakti BCA sejak 2024. Sebelumnya, ia memang sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia tata rias. Namun, untuk menjadikan ketertarikan tersebut sebagai keterampilan profesional, Nagita harus melalui proses belajar dan latihan. Ia mempelajari berbagai teknik, mulai dari tata rias hingga nail art. Pada awalnya, sejumlah teknik masih menjadi tantangan baginya.
“Sejak lama saya sudah menyukai tata rias. Ketika mengikuti program dari Bakti BCA saya sempat mengalami kesulitan dalam beberapa hal, seperti riasan alis yang kurang rapi atau nail art yang berantakan,” kata Nagita dalam keterangan resminya, Rabu (23/9).
Alih-alih berhenti, Nagita terus berlatih dengan pendampingan para pengajar. Dari proses tersebut, kemampuan yang sebelumnya masih dasar kemudian berkembang hingga ia mampu menjadi juru rias profesional.
Baca Juga: Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah
Bagi pelaku usaha jasa kecantikan, keterampilan menjadi modal penting. Kemampuan tata rias dan nail art dapat menjadi bekal untuk menawarkan layanan kepada pelanggan, baik secara mandiri maupun melalui berbagai kesempatan kerja dan kegiatan. Untuk mendukung peserta agar memiliki bekal usaha yang lebih lengkap, program MUA Tuli Bakti BCA tidak berhenti pada pelatihan tata rias.
Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai manajemen keuangan dan pengelolaan media sosial.
Dua kemampuan tersebut cukup penting bagi pelaku usaha kecantikan. Pengelolaan keuangan dapat membantu pelaku usaha memahami pemasukan dan pengeluaran, sementara media sosial dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan jasa sekaligus membangun portofolio.
Peserta juga menjalani proses seleksi, pembekalan, praktik tata rias, tata rambut, nail art, hingga ujian sertifikasi BNSP. Program yang digagas Bakti BCA bersama Yayasan Perempuan Tangguh Mandiri Indonesia (PTI) tersebut diarahkan untuk membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan yang dapat menjadi sumber penghasilan.
Sekadar informasi saja, di booth Nail Art by MUA Tuli Bakti BCA, para MUA Tuli tidak hanya menunjukkan keterampilan, tetapi juga berkesempatan mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen. Selama tiga hari penyelenggaraan, pendapatan sekitar Rp13 juta berhasil dicatatkan dari booth tersebut.
Bagi Nagita, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang berharga dalam mengembangkan kemampuan sekaligus melihat secara langsung bagaimana keterampilan yang dimilikinya dapat menghasilkan pendapatan. “Saya senang sekali bisa berpartisipasi di BCA Expo 2026, dan kagum dengan dukungan yang diberikan oleh BCA untuk teman-teman Tuli,” ungkap Nagita.
Baca Juga: 4 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram yang Terbukti Efektif, Mau Coba?
Program MUA Tuli Bakti BCA sebelumnya telah membina Nagita dan 14 MUA Tuli lainnya. Kelima belas peserta tersebut mengikuti acara kelulusan pada Desember 2025.
Setelah menyelesaikan program, mereka mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang melibatkan BCA, termasuk BCA Expo Jabodetabek 2026.
Kesempatan tampil di berbagai acara dapat menjadi ruang bagi para MUA untuk membangun pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus memperkenalkan jasa mereka kepada masyarakat.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi Teman Tuli untuk menunjukkan kemampuan dan karyanya.
“Kehadiran MUA Tuli di BCA Expo 2026 menjadi bukti bahwa pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menciptakan ruang yang lebih inklusif sekaligus memberikan kesempatan bagi Teman Tuli untuk menunjukkan kemampuan dan karyanya kepada masyarakat,” kata Hera.
Baca Juga: 4 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram yang Terbukti Efektif, Mau Coba?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News