MOMSMONEY.ID - Komplikasi hipertensi adalah kondisi yang sangat berbahaya dan perlu segera mendapatkan penanganan medis.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering juga disebut dengan silent killer karena kehadirannya yang secara umum tidak menimbulkan gejala.
Oleh karena itu, tekanan darah tinggi wajib segera mendapatkan penanganan medis. Bukan hanya untuk menurunkan angka di tensimeter, tetapi untuk memutus rantai kerusakan yang bisa menjalar ke seluruh organ vital.
Baca Juga: Tinggi Natrium & Gula, Ini 5 Bahaya Sering Makan Kecap Manis Termasuk Hipertensi
Jadi, jangan menunggu gejala menjadi semakin serius. Rutin cek tekanan darah adalah langkah paling sederhana namun ampuh untuk mendeteksi komplikasi hipertensi sejak dini, sebelum ia menjelma menjadi penyakit berbahaya.
Berikut adalah beberapa penyakit akibat komplikasi hipertensi yang bisa dialami, dikutip dari www.siloamhospitals.com:
1. Stroke
Salah satu komplikasi hipertensi adalah mengalami stroke. Di mana tekanan darah sudah terlalu tinggi, sehingga membuat pembuluh darah di area otak pecah.
Akibatnya, aliran darah ke otak terhambat dan mengalami penyumbatan. Gejala yang muncul berupa lumpuh di beberapa bagian tubuh, mati rasa, dan sulit bicara.
Baca Juga: 5 Makanan Sehari-hari Pemicu Hipertensi yang Sebaiknya Dibatasi Konsumsinya
2. Aneurisma
Ketika seseorang mengalami hipertensi, hal ini bisa menyebabkan dinding arteri lemah dan memicu pembentukan kantong yang rapuh di pembuluh arteri.
Jika tekanan darah terlalu tinggi, seiring berjalannya waktu bisa pecah dan merusak organ permanen hingga mengalami kematian.
3. Gagal jantung
Komplikasi hipertensi bisa menyebabkan risiko yang serius berupa gagal jantung. Dalam kondisi ini, jantung dipaksa untuk bekerja keras memompa darah.
Kemudian, dinding dan otot jantung akan menebal dan membuat jantung sulit memompa darah. Jika jantung tidak bisa lagi memompa darah secara baik, maka terjadilah gagal jantung.
Baca Juga: 7 Jenis Teh yang Bisa Menurunkan Hipertensi secara Alami
4. Gangguan ginjal
Hipertensi akan membuat pembuluh darah menyempit dan turut merusak pembuluh darah yang ada di ginjal. Jika kondisi ini tidak segera ditangani secara tepat, maka akan menyebabkan gagal ginjal.
Jika pembuluh darah di ginjal rusak, maka ginjal tidak bisa menjalankan tugasnya secara normal, salah satunya adalah menyaring zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.
5. Gangguan penglihatan
Komplikasi hipertensi juga berdampak serius bagi penglihatan. Pembuluh darah yang mengarah ke retina akan menyempit dan menyebabkan pembengkakan retina serta penekanan saraf optik.
Akibatnya, sel-sel saraf yang ada di mata akan lumpuh, bahkan parahnya lagi bisa menyebabkan kebutaan.
Hipertensi memang diam, tapi dampaknya tidak pernah diam. Dari mata hingga ke organ vital lainnya, komplikasi hipertensi bisa mengubah hidup Anda dalam sekejap, bahkan merampas kemampuan Anda untuk melihat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News