M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Alasan Kesehatan Usus Bisa Terganggu jika Terlalu Banyak Makan Gula

5 Alasan Kesehatan Usus Bisa Terganggu jika Terlalu Banyak Makan Gula
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa alasan kesehatan usus bisa terganggu jika terlalu banyak makan gula. Apa sajakah itu?

Kesehatan usus memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar membantu proses pencernaan. Organ ini menjadi tempat hidup triliunan mikroorganisme yang berperan dalam menyerap nutrisi, mendukung sistem kekebalan tubuh, hingga memengaruhi metabolisme. Agar seluruh fungsi tersebut berjalan dengan baik, keseimbangan bakteri baik di dalam usus perlu tetap terjaga.

Salah satu faktor yang dapat memengaruhi keseimbangan tersebut adalah pola makan. Konsumsi gula tambahan dalam jumlah berlebihan secara terus-menerus dapat mengubah komposisi mikrobiota usus dan memengaruhi kesehatan saluran cerna. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi jika kebiasaan ini berlangsung dalam waktu lama, berbagai gangguan pencernaan dapat lebih mudah muncul.

Baca Juga: 11 Suplemen Penurun Gula Darah Alami yang Bisa Dicoba

Alasan Kesehatan Usus Bisa Terganggu jika Terlalu Banyak Makan Gula

Melansir dari Verywell Health, di bawah ini beberapa alasan kesehatan usus bisa terganggu jika terlalu banyak makan gula:

1. Keseimbangan Bakteri Baik di Usus Bisa Terganggu

Terlalu banyak gula dalam makanan dapat mengubah keseimbangan bakteri di dalam usus. Padahal, bakteri usus memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Pola makan tinggi gula dapat mendorong pertumbuhan bakteri yang kurang bermanfaat, sementara jumlah bakteri baik justru berkurang. Kondisi ini dikenal sebagai disbiosis, yaitu ketidakseimbangan mikrobioma usus.

Ketika hal ini terjadi, usus menjadi kurang optimal dalam mencerna makanan dan menghasilkan zat penting yang dibutuhkan tubuh untuk tetap sehat.

2. Dinding Usus Menjadi Lebih Rentan

Saluran pencernaan memiliki lapisan pelindung yang berfungsi menjaga makanan dan zat lain tetap berada di dalam usus. Lapisan ini juga mencegah zat yang tidak diperlukan masuk ke aliran darah.

Konsumsi gula berlebihan dapat membuat lapisan usus menjadi lebih mudah ditembus. Akibatnya, beberapa zat dari dalam usus berpotensi masuk ke aliran darah dan memicu berbagai masalah kesehatan.

Kondisi ini juga dapat memengaruhi keseimbangan bakteri usus serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan tertentu.

Baca Juga: 12 Cara Efektif Menurunkan Kadar Gula Darah yang Tinggi

3. Memicu Gangguan Pencernaan

Tidak semua gula dapat langsung dipecah dan diserap tubuh. Jika jumlahnya terlalu banyak, sebagian gula akan mencapai usus besar.

Kelebihan gula di usus besar dapat menyulitkan mikrobioma usus untuk mengolahnya. Akibatnya, proses fermentasi meningkat dan memicu berbagai keluhan pencernaan seperti perut kembung, begah, dan gas berlebih.

Karena itu, konsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan sering kali membuat perut terasa tidak nyaman.

4. Meningkatkan Peradangan dalam Tubuh

Perubahan pada mikrobioma usus dan meningkatnya permeabilitas usus akibat konsumsi gula berlebih dapat memicu peradangan.

Kondisi ini memengaruhi keseimbangan sistem kekebalan tubuh. Beberapa sel imun yang berfungsi menjaga keseimbangan tubuh dapat berkurang, sementara sel yang memicu respons peradangan menjadi lebih aktif.

Jika berlangsung terus-menerus, peradangan dapat berdampak pada kesehatan usus dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

5. Meningkatkan Risiko Gangguan Metabolisme

Dampak gula berlebih tidak hanya dirasakan oleh sistem pencernaan. Ketidakseimbangan bakteri usus, meningkatnya permeabilitas usus, dan peradangan juga dapat memengaruhi metabolisme tubuh.

Konsumsi gula, terutama fruktosa dan sukrosa dalam jumlah tinggi, dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan perlemakan hati.

Bahkan pada orang dengan berat badan normal, gangguan pada kesehatan usus akibat pola makan tinggi gula tetap dapat meningkatkan risiko masalah metabolisme di kemudian hari.

Baca Juga: 10 Makanan yang Tampak Sehat tapi Ternyata Tinggi Kandungan Gula

Nah, itu tadi beberapa alasan kesehatan usus bisa terganggu jika terlalu banyak makan gula. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.