MOMSMONEY.ID - Ini, lho, beberapa suplemen penurun gula darah alami yang bisa dicoba. Cek ada apa saja di sini, yuk!
Menjaga kadar gula darah tetap stabil merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat, terutama bagi orang yang memiliki pradiabetes atau diabetes tipe 2. Selain menerapkan pola makan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan menjaga berat badan ideal, beberapa suplemen alami juga dinilai dapat membantu mendukung pengendalian gula darah.
Perlu dipahami bahwa suplemen bukanlah pengganti obat yang diresepkan dokter. Manfaatnya lebih sebagai pendukung gaya hidup sehat, dan efektivitasnya dapat berbeda pada setiap orang. Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen, terutama jika Anda sedang menjalani pengobatan diabetes karena beberapa suplemen dapat berinteraksi dengan obat atau meningkatkan risiko gula darah turun terlalu rendah.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Dikonsumsi saat Ingin Makan Manis
Suplemen Penurun Gula Darah Alami yang Bisa Dicoba
Melansir dari Health, berikut beberapa suplemen penurun gula darah alami yang bisa dicoba:
1. Alpha Lipoic Acid
Alpha lipoic acid atau ALA merupakan antioksidan yang juga terdapat secara alami pada brokoli, tomat, kubis brussel, dan daging merah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ALA dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan begitu, tubuh menjadi lebih efektif menggunakan glukosa sehingga kadar gula darah dapat lebih terkontrol. Meski demikian, hasil penelitian masih beragam sehingga manfaatnya belum dapat dipastikan pada semua orang.
2. Kayu Manis
Kayu manis, terutama jenis Ceylon, sering dikaitkan dengan manfaat untuk membantu mengontrol gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu menurunkan gula darah puasa, meningkatkan kerja insulin, dan bahkan membantu meredakan nyeri saraf yang berkaitan dengan diabetes. Walaupun hasilnya cukup menjanjikan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis yang paling efektif.
3. Magnesium
Magnesium adalah mineral yang berperan penting dalam membantu tubuh menggunakan glukosa dengan baik.
Orang dengan diabetes tipe 2 sering memiliki kadar magnesium yang rendah. Pada kondisi tersebut, suplemen magnesium dapat membantu memperbaiki sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah puasa, terutama jika memang terjadi kekurangan magnesium.
4. Kromium
Kromium membantu meningkatkan cara kerja insulin dalam mengatur gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen kromium dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa dan hemoglobin A1C pada penderita diabetes tipe 2. Namun, penggunaannya tetap perlu berhati-hati, terutama jika Anda juga menggunakan insulin atau obat penurun gula darah.
5. Seng
Seng merupakan mineral yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk metabolisme glukosa.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa suplemen seng dapat membantu mengontrol gula darah dan mengurangi risiko komplikasi diabetes. Manfaat ini tampak lebih jelas pada orang yang mengalami kekurangan seng atau memiliki berat badan berlebih.
6. Asam Lemak Omega-3
Omega-3 dikenal baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga berpotensi membantu mengatur kadar gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi omega-3 secara rutin dapat membantu memperbaiki profil kolesterol sekaligus mendukung pengendalian gula darah pada penderita diabetes.
Baca Juga: 7 Cara Alami Menghentikan Keinginan Makan Manis yang Layak Dicoba
7. Berberine
Berberine adalah senyawa alami yang berasal dari beberapa jenis tanaman obat.
Penelitian menunjukkan bahwa berberine dapat membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung produksi insulin. Beberapa ahli bahkan menilai berberine berpotensi menjadi pelengkap terapi diabetes, meski masih dibutuhkan penelitian yang lebih kuat.
8. Probiotik
Probiotik merupakan bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu mengontrol gula darah dengan menjaga kesehatan usus, mengurangi peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan stres oksidatif. Namun, manfaatnya dapat berbeda tergantung pada jenis probiotik yang digunakan.
9. Vitamin D
Vitamin D tidak hanya penting untuk kesehatan tulang, tetapi juga berperan dalam metabolisme tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu mengontrol gula darah, kemungkinan karena kemampuannya mengurangi peradangan yang berkaitan dengan resistensi insulin. Meski demikian, mekanisme pastinya masih terus diteliti.
10. Lidah Buaya
Lidah buaya tidak hanya digunakan untuk kesehatan kulit, tetapi juga tersedia dalam bentuk suplemen.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lidah buaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa dan hemoglobin A1C. Namun, kualitas bukti ilmiahnya masih terbatas sehingga manfaatnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
11. Gymnema
Gymnema merupakan tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda untuk membantu mengelola diabetes.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gymnema berpotensi membantu menurunkan gula darah puasa dan hemoglobin A1C. Meski hasilnya menjanjikan, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya dalam penggunaan jangka panjang.
Baca Juga: 7 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula bagi Kesehatan Tubuh
Itulah beberapa suplemen penurun gula darah alami yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News