M O M S M O N E Y I D
AturUang

Uang Receh Belanja Bisa Jadi Investasi Lo, Begini Cara Melakukannya

Uang Receh Belanja Bisa Jadi Investasi Lo, Begini Cara Melakukannya
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Uang receh dari belanja bisa dikumpulkan menjadi modal investasi. Simak cara sederhana, manfaat compounding, dan risikonya.

Uang sisa setelah berbelanja biasanya langsung kembali masuk ke dompet atau justru habis untuk transaksi berikutnya. Padahal, nominal kecil tersebut dapat diarahkan menjadi bagian dari kebiasaan finansial yang lebih produktif. 

Caranya tidak harus dimulai dengan modal besar karena prinsip micro investing justru mengandalkan setoran kecil yang dilakukan secara konsisten. 

Melansir dari Peaks, kebiasaan menginvestasikan uang receh dari transaksi dapat membantu seseorang membangun aset secara bertahap melalui kontribusi kecil dan rutin. 

Konsep ini menarik bagi Anda yang ingin memulai berinvestasi tanpa merasa terbebani oleh nominal awal yang besar.

Baca Juga: Tips Moms Mengatur Waktu dan Keuangan agar Bisnis Tetap Berjalan

Cara kerja investasi dari uang receh

Gagasan tersebut pada dasarnya cukup sederhana. Setiap melakukan transaksi, nilai pembayaran dapat dibulatkan ke nominal tertentu, kemudian selisihnya disisihkan.

Sebagai contoh, seseorang membeli makanan seharga Rp27.500. Jika menggunakan aturan pembulatan Rp30.000, terdapat Rp2.500 yang dapat dipindahkan ke rekening khusus. Kebiasaan tersebut kemudian diulang setiap kali bertransaksi.

Tidak harus menggunakan aplikasi investasi. Cara manual melalui rekening terpisah juga bisa dilakukan. Yang paling penting adalah membuat sistem agar uang kecil tidak kembali tercampur dengan dana belanja.

Mengapa uang kecil bisa berkembang?

Kunci dari strategi ini bukan nominal setiap transaksi, melainkan frekuensi dan waktu. Dana yang dikumpulkan secara rutin dapat menjadi lebih besar apabila kemudian ditempatkan pada instrumen investasi yang sesuai.

Ada pula efek compounding atau pertumbuhan majemuk. Secara sederhana, keuntungan yang kembali diinvestasikan berpotensi menghasilkan pertumbuhan berikutnya.

Sebagai ilustrasi, dana Rp700.000 per bulan yang diasumsikan tumbuh rata rata 8% per tahun dapat mencapai sekitar Rp1,04 miliar dalam 30 tahun. 

Namun, angka tersebut hanya simulasi matematika. Investasi sebenarnya tidak memberikan hasil tetap dan nilainya dapat naik maupun turun.

Langkah mengubah receh menjadi aset

Bagi kamu yang ingin mencoba, kebiasaan tersebut dapat dimulai dengan cara sederhana, yaitu:

  1. Tentukan batas pembulatan, misalnya Rp1.000, Rp5.000, atau Rp10.000.
  2. Pisahkan selisih transaksi ke rekening atau tempat penyimpanan khusus.
  3. Buat jadwal pemindahan dana secara rutin, misalnya setiap minggu.
  4. Tambahkan setoran berkala ketika kondisi keuangan memungkinkan.
  5. Pilih instrumen berdasarkan tujuan, jangka waktu, dan profil risiko.
  6. Evaluasi biaya serta perkembangan dana secara berkala.

Melansir dari TheFinanceKey, uang receh juga dapat dikombinasikan dengan setoran rutin agar jumlah modal berkembang lebih cepat. 

Strategi ini membuat seseorang tidak hanya mengandalkan sisa transaksi, tetapi juga membangun kebiasaan investasi yang lebih terencana.

Baca Juga: Uang Habis Total? Ini Cara Bertahan Sambil Menata Keuangan dari Nol

Tetap pahami risiko sebelum berinvestasi

Nominal kecil bukan berarti risikonya otomatis kecil. Ketika uang sudah ditempatkan dalam instrumen investasi, nilainya tetap dapat mengalami perubahan mengikuti karakteristik produk dan kondisi pasar.

Otoritas Jasa Keuangan juga mengingatkan masyarakat agar memahami manfaat, risiko, biaya, serta legalitas produk sebelum berinvestasi. 

Prinsip ini penting karena instrumen yang menawarkan potensi pertumbuhan lebih tinggi biasanya juga dapat mengalami fluktuasi yang lebih besar.

Karena itu, dana untuk kebutuhan sehari hari dan keperluan darurat sebaiknya tidak langsung dialihkan ke investasi berisiko. Pilih nominal yang memang sanggup disisihkan tanpa mengganggu kebutuhan utama.

Receh hari ini, modal untuk masa depan

Mengubah uang receh menjadi investasi bukan strategi untuk mendapatkan keuntungan secara instan. Justru, kekuatan metode ini berada pada kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali dalam waktu panjang.

Bagi kamu yang baru belajar mengelola keuangan, cara tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk mengenal investasi sekaligus melatih kedisiplinan finansial. 

Mulai dari nominal yang terasa ringan, pisahkan secara konsisten, pahami instrumennya, lalu biarkan waktu membantu mengembangkan aset.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.