MOMSMONEY.ID - Intip beberapa makanan yang tampak sehat tapi ternyata tinggi kandungan gula berikut ini. Kira-kira apa saja?
Memilih makanan yang dianggap sehat merupakan langkah penting untuk menjaga tubuh tetap bugar. Namun, tidak semua makanan yang memiliki citra sehat benar-benar rendah gula. Beberapa produk mengandung gula tambahan dalam jumlah cukup tinggi meski dikemas dengan label seperti rendah lemak, alami, atau kaya vitamin.
Jika dikonsumsi terlalu sering, asupan gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga kerusakan gigi. Oleh karena itu, memahami kandungan gula pada makanan sehari-hari dapat membantu Anda membuat pilihan yang lebih bijak.
Baca Juga: 4 Jus Tinggi Gula yang Diam-diam Bikin Gula Darah Naik
Makanan yang Tampak Sehat tapi Ternyata Tinggi Kandungan Gula
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa makanan yang tampak sehat tapi ternyata tinggi kandungan gula:
1. Yogurt Yunani Berperisa
Yogurt Yunani merupakan sumber protein dan kalsium yang baik. Namun, yogurt dengan tambahan rasa seperti stroberi, vanila, atau blueberry sering mengandung 7 hingga 15 gram gula tambahan dalam setiap porsi.
Sebagai pilihan yang lebih sehat, pilih yogurt Yunani tawar tanpa pemanis. Anda dapat menambahkan potongan buah segar, buah beku, sedikit selai kacang, atau 1 sendok teh madu untuk memberikan rasa manis alami.
2. Overnight Oat Kemasan
Overnight oat dapat menjadi menu sarapan yang bergizi, terutama jika dibuat sendiri di rumah.
Namun, produk kemasan siap santap sering mengandung hingga 10 gram gula tambahan dalam 1 porsi. Sebelum membeli, periksa label gizi dan pilih produk dengan kandungan gula yang lebih rendah. Anda juga bisa membuat overnight oat sendiri menggunakan oatmeal, susu tanpa pemanis, kayu manis, dan sedikit madu atau sirup maple.
3. Granola
Granola mengandung bahan bergizi seperti oat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Meski demikian, granola kemasan juga sering ditambahkan gula agar rasanya lebih nikmat.
Beberapa produk bahkan mengandung hingga 20 gram gula tambahan dalam setiap porsi. Granola dengan tambahan cokelat atau buah kering biasanya memiliki kandungan gula yang lebih tinggi.
Karena itu, selalu perhatikan ukuran saji dan baca label kemasan sebelum membeli.
4. Protein Bar
Protein bar sering dipilih sebagai camilan praktis, terutama setelah berolahraga.
Namun, tidak semua protein bar benar-benar sehat. Beberapa produk mengandung hingga 15 gram gula tambahan dalam 1 batang. Jumlah ini sudah memenuhi sebagian besar batas konsumsi gula tambahan harian yang dianjurkan.
Pilih protein bar yang tinggi protein dan serat, tetapi rendah gula tambahan.
5. Buah Kalengan
Buah kalengan tetap mengandung vitamin dan mineral seperti buah segar.
Akan tetapi, sebagian produk dikemas menggunakan sirup yang mengandung gula tambahan. Jika dikonsumsi terlalu sering, asupan gula dapat meningkat tanpa disadari.
Sebagai alternatif, pilih buah kalengan yang dikemas dalam air atau 100% jus buah tanpa tambahan gula.
Baca Juga: 11 Suplemen Penurun Gula Darah Alami yang Bisa Dicoba
6. Sereal Sarapan
Tidak semua sereal sarapan rendah gula. Beberapa produk yang mengandung biji-bijian utuh atau diperkaya serat tetap memiliki sekitar 10 gram gula tambahan dalam setiap porsi.
Saat memilih sereal, pastikan biji-bijian utuh menjadi bahan utama. Selain itu, pilih produk yang tinggi serat dan memiliki kandungan gula tambahan lebih rendah.
7. Oatmeal Instan Berperisa
Oatmeal merupakan sumber serat yang baik untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga gula darah tetap stabil.
Namun, oatmeal instan dengan rasa apel kayu manis, maple, atau cokelat biasanya mengandung sekitar 8 hingga 12 gram gula tambahan sebelum diberi topping apa pun.
Jika ingin pilihan yang lebih sehat, pilih oatmeal tawar dan tambahkan buah segar, kayu manis, atau selai kacang tanpa tambahan gula.
8. Roti Gandum Utuh
Roti gandum utuh sering menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan roti putih.
Meski demikian, beberapa merek menambahkan gula ke dalam adonannya sehingga setiap lembar roti dapat mengandung hingga 5 gram gula tambahan.
Untungnya, tersedia pula roti gandum utuh dengan kandungan gula yang jauh lebih rendah. Membaca label kemasan dapat membantu Anda menemukan produk yang lebih sehat.
9. Saus Tomat Kemasan
Saus tomat umumnya dianggap lebih sehat dibandingkan saus berbahan dasar krim.
Namun, beberapa produk mengandung gula tambahan untuk menyeimbangkan rasa asam tomat. Kandungan gula tambahan pada saus tomat kemasan dapat mencapai sekitar 7 gram dalam setiap setengah cangkir.
Jika memungkinkan, pilih saus tomat tanpa tambahan gula atau buat sendiri di rumah.
10. Susu Nabati
Susu almond, susu oat, dan jenis susu nabati lainnya semakin populer sebagai pengganti susu sapi.
Namun, produk yang tidak berlabel tanpa pemanis sering mengandung 4 hingga 20 gram gula tambahan dalam setiap cangkir.
Jika Anda rutin menggunakannya untuk kopi, sereal, atau smoothie, pilih susu nabati tanpa pemanis agar asupan gula tetap lebih terkendali.
Baca Juga: 12 Cara Efektif Menurunkan Kadar Gula Darah yang Tinggi
Itulah beberapa makanan yang tampak sehat tapi ternyata tinggi kandungan gula. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News