M O M S M O N E Y I D
Santai

4 Tren Diet Sehat 2025 Kaya Manfaat dari Mediterania hingga Intermitten Fasting

4 Tren Diet Sehat 2025 Kaya Manfaat dari Mediterania hingga Intermitten Fasting
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Yuk, kenali beberapa tren diet sehat populer yang banyak diminati pada tahun 2025 oleh pegiat gaya hidup sehat.

Selain berolahraga, gaya hidup sehat juga besar diperoleh dari diet atau pola makan bersih dan sehat.

Di tahun 2025 ini ada beberapa diet sehat yang ternyata banyak dilakukan dan diminati karena manfaatnya.

“Meski begitu, tidak ada satu pun diet terbaik yang cocok untuk semua orang, semuanya bergantung pada tujuan kesehatan, kondisi medis, gaya hidup, preferensi budaya, dan bagaimana Anda mempertahankan diet tersebut.” kata  Dr. Lena Voss, RD, PhD, mengutip laman NutritionEd.

Nah, NutritionEd mencatat setidaknya ada beberapa diet sehat yang populer di tahun 2025 dan bisa Anda coba berikut ini:

Baca Juga: 5 Tips Ampuh Lakukan Defisit Kalori bagi Pemula biar Diet Tidak Terasa Menyiksa

Diet Mediterania

Pola makan Mediterania didasarkan pada pola makan tradisional di wilayah Mediterania, khususnya Kreta dan Italia Selatan yang dipelajari pada pertengahan abad ke-20. Diet ini secara konsisten menempati peringkat di antara diet tersehat di dunia secara ilmiah.

Pola makan ini menekankan pola makan nabati, seperti konsumsi penuh sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Minyak zaitun digunakan sebagai sumber utama lemak dalam diet Mediterania ini.

Anda tetap boleh makan ikan, unggas, daging merah, dan produk susu namun dalam jumlah sedang. Penelitian ekstensif menunjukkan diet Mediterania dapat mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker tertentu.

Penelitian juga mengaitkan pola makan ini dengan fungsi kognitif yang lebih baik, mengurangi peradangan, dan meningkatkan umur panjang.

Diet DASH

DASH adalah singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension atau pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi. Diet ini dikembangkan untuk membantu menurunkan tekanan darah tanpa obat dan telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Diet DASH dapat secara efektif menurunkan tekanan darah dalam beberapa minggu. Penelitian juga menunjukkan pengurangan kolesterol LDL, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, dan dapat membantu pengelolaan berat badan dan pencegahan diabetes.

Diet DASH menekankan pada konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan produk susu rendah lemak. Jenis makanan seperti natrium, daging merah, tambahan gula, dan lemak jenuh sangat dibatasi dalam diet ini.

Baca Juga: 15 Cara Diet Turun Berat Badan Tanpa Olahraga dan Tetap Makan Nasi

Puasa Intermiten

Puasa Intermiten atau Intermitten Fasting (IF) berfokus pada kapan waktu makan daripada apa yang dimakan. Ada perputaran antara waktu makan dan puasa dengan berbagai metode beragam.

Metode puasa intermiten yang populer mencakup metode 16:8 (puasa selama 16 jam dan makan dalam jangka waktu 8 jam), diet 5:2 (makan normal selama lima hari dan mengurangi kalori secara drastis dua hari seminggu), dan puasa alternatif.

Penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten membantu penurunan berat badan karena mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Hal ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi peradangan, mendukung proses perbaikan sel, dan berpotensi meningkatkan kesehatan otak.

Namun, puasa intermiten mungkin tidak cocok untuk semua orang sebab dapat menyebabkan rasa lapar, mudah tersinggung, dan sulit berkonsentrasi, terutama saat awal. Penderita diabetes, riwayat gangguan makan, wanita hamil atau menyusui, dan yang memiliki kondisi medis tertentu sebaiknya menghindari puasa ini tanpa pengawasan medis.

Diet Ketogenik

Diet ketogenik (keto) adalah pola makan sangat rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang dapat mengubah cara tubuh Anda menghasilkan energi. Awalnya dikembangkan pada tahun 1920-an sebagai pengobatan epilepsi, obat ini mendapatkan popularitas untuk menurunkan berat badan dan kesehatan metabolisme.

Pada diet ketogenik, Anda biasanya mengonsumsi 70-80% kalori dari lemak, 15-20% dari protein, dan hanya 5-10% dari karbohidrat (biasanya 20-50 gram karbohidrat setiap hari).

Pembatasan karbohidrat secara drastis memaksa tubuh memasuki kondisi metabolisme ketosis, di mana tubuh membakar lemak sebagai bahan bakar, bukan glukosa. Diet ketogenik dapat menyebabkan penurunan berat badan dengan cepat, terutama dalam beberapa bulan pertama.

Penelitian menunjukkan bahwa diet ini dapat meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2, mengurangi frekuensi kejang pada beberapa penderita epilepsi, dan berpotensi memberikan manfaat untuk kondisi neurologis tertentu.

Diet ini mungkin tidak aman untuk orang dengan penyakit pankreas, penyakit hati, masalah tiroid, kelainan makan, atau penyakit kandung empedu.

Nah, itulah beberapa jenis diet populer yang banyak digandrungi di tahun 2025 ini karena manfaat kesehatannya. Pastikan berkonsultasi dengan ahli sebelum mencoba diet tadi, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.