M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Hal yang Harus Orang Tua Lakukan saat Anak Menstruasi Pertama Kali

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Berikut adalah 4 hal yang harus orang tua lakukan saat anak menstruasi pertama kali.

Menstruasi merupakan bagian penting dalam kehidupan anak perempuan. Kendati demikian, tak jarang orang tua merasa kebingungan saat harus menghadapi putrinya yang baru pertama kali mengalami menstruasi.

Lalu, apa yang seharusnya orang tua lakukan saat anak pertama kali menstruasi?

Dilansir dari MedicineNet, berikut 4 hal yang harus orang tua lakukan saat anak menstruasi pertama kali:

Baca Juga: 12 Tanda Tubuh Kelebihan Gula, Salah Satunya Jadi Gampang Marah!

1. Jelaskan apa yang terjadi pada tubuh anak

Hal yang harus orang tua lakukan saat anak menstruasi pertama kali yang pertama yaitu menjelaskan apa yang terjadi pada tubuh anak.

Saat anak mengalami menstruasi untuk pertama kalinya, jelaskan kepada anak bahwa perubahan pada tubuhnya yang demikian sepenuhnya normal. Ingatkan juga kepada anak bahwa mereka tidak perlu malu saat darah menstruasi menodai celana dalamnya.

Siklus menstruasi merupakan periode 21-45 hari di mana rahim dan ovarium merespons perubahan kadar hormon yang bersirkulasi. Dalam setiap siklus, sel telur akan dilepaskan.

Penting bagi anak untuk memahami jika sel telur bertemu dengan sperma melalui hubungan seksual, perempuan bisa hamil dan melahirkan seorang bayi.

Apabila sel telur tidak dibuahi, lapisan rahim akan ditumpahkan melalui vagina dan dikeluarkan. Nah, proses itulah yang dinamakan menstruasi dan harus anak alami setiap periode tatkala darah dan jaringan meninggalkan tubuh mereka. Pastikan Anda menjelaskan tentang ini kepada putri Anda ya, Moms.

2. Jelaskan tentang siklus menstruasi

Hal yang harus orang tua lakukan saat anak menstruasi pertama kali yang kedua yaitu menjelaskan tentang siklus menstruasi.

Selanjutnya, beri tahu anak Anda tentang siklus menstruasi. Hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi berikutnya membentuk satu siklus. Siklus ini bisa berkisar antara 21-45 hari, meskipun sebagian besar perempuan memiliki siklus menstruasi 25-35 hari.

Pada 6 tahun pertama setelah menstruasi pertamanya, anak mungkin mengalami menstruasi yang tidak teratur.

Jadi, jangan lupa untuk memberi tahu anak bahwa menstruasi yang tidak teratur merupakan hal yang baik-baik saja. Jelaskan juga kepada anak bahwa siklus menstruasi mereka akan menjadi lebih teratur pada akhirnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Hamil, Ketahui 11 Penyebab Telat Haid Lainnya di Sini

3. Diskusikan aspek praktis dari menstruasi

Hal yang harus orang tua lakukan saat anak menstruasi pertama kali yang ketiga yaitu mendiskusikan aspek praktis dari menstruasi.

Mendiskusikan aspek-aspek praktis dari menstruasi dapat membantu anak untuk merasa lebih nyaman dengan menstruasi yang sedang dialami.

Adapun aspek-aspek praktis dari menstruasi yang perlu didiskusikan bersama anak meliputi:

  • Berapa banyak darah menstruasi yang mungkin keluar setiap bulan?
  • Apakah pendarahan saat menstruasi itu menyakitkan?
  • Apa yang bisa anak gunakan untuk menampung darah menstruasi, bagaimana cara menggunakannya, serta seberapa sering harus menggantinya?
  • Apakah anak dapat melanjutkan aktivitas rutinnya selama menstruasi?

Ketika berbicara tentang jenis-jenis pembalut untuk menampung darah menstruasi, katakanlah kepada anak bahwa jenis pembalut sekali pakai yang banyak ditemukan di pasaran merupakan pilihan yang paling mudah untuk digunakan.

Namun, apabila anak lebih memilih untuk menggunakan tampon, pastikan mereka tahu cara yang tepat untuk memasukkan tampon dan memahami bahwa tampon tidak boleh digunakan lebih dari 4 jam.

4. Jelaskan tentang gejala dan nyeri menstruasi

Hal yang harus orang tua lakukan saat anak menstruasi pertama kali yang keempat yaitu menjelaskan tentang gejala dan nyeri menstruasi.

Jangan sampai lupa untuk memberi tahu anak bahwa selama menstruasi, mereka mungkin merasakan nyeri di bagian payudara dan rasa tidak nyaman atau nyeri ringan di bagian perut.

Setelah itu, lanjutkan dengan menjelaskan berbagai pengobatan rumahan untuk meredakan nyeri perut akibat menstruasi seperti:

  • Menempatkan kantong atau botol air panas di perut bagian bawah selama beberapa menit.
  • Makan dengan porsi kecil namun sering sepanjang hari.
  • Beristirahat dengan posisi menyamping dan lutut ditekuk.
  • Pijat ringan perut bagian bawah.
  • Minum minuman hangat dan minum banyak air putih.
  • Minum obat pereda nyeri seperti acetaminophen.

Jika anak tidak mengalami menstruasi selama 6 bulan, menderita rasa sakit luar biasa saat menstruasi, mengalami diare dan muntah saat menstruasi, atau mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem selama menstruasi, jangan ragu untuk segera menemui dokter, ya, Moms.

Demikian 4 hal yang harus orang tua lakukan saat anak menstruasi pertama kali. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Ringan Masih Berpotensi Guyur Sumatera Barat Besok Kamis (6/8), Cek Wilayahnya

BMKG memprakirakan hujan ringan masih mendominasi sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Kamis (6/8). Simak prakiraan cuaca besok lengkapnya.

Prakiraan Cuaca Bali Besok Kamis (6/8) Cerah Mendominasi, Simak Rincian Wilayahnya

BMKG memprakirakan cuaca besok di Bali pada Kamis (6/8) didominasi cerah. Simak prakiraan cuaca lengkap seluruh kabupaten/kota.

Tren Perhiasan Bergeser ke Gaya Minimalis, Isago Luncurkan Koleksi Baru

​Studio Collection jadi koleksi terbaru Isago yang menyasar tren perhiasan harian lewat desain minimalis lewat warna Yellow, Silver, dan Two-Tone

4 Kesalahpahaman tentang TB yang Masih Banyak Dipercaya Masyarakat, Begini Faktanya

Di balik tingginya angka kasus penyakit TB masih banyak anggapan keliru yang dipercaya masyarakat.​ Simak faktanya berikut ini.

Promo A&W Agustus 2026, Nikmati Buy 1 Get 1 Free Burger Favorit Setiap Hari Rabu

Rayakan bulan Agustus dengan promo A&W WednesDeal Buy 1 Get 1 Free burger serta beragam paket Couple Meal hemat.

Indonesia Kembangkan AI untuk Percepat Deteksi Tuberkulosis

Koneksi bersama sejumlah perguruan tinggi dan lembaga riset mengembangkan TBScreen.AI untuk mempercepat deteksi tuberkulosis.  

Promo HokBen Spesial Agustus 2026, Nikmati Cashback hingga 50% Lewat QRIS Bank Saqu

Rayakan Kemerdekaan ke-81 dengan berburu promo HokBen yang menghadirkan cashback menggiurkan hingga 50% dan bonus menu gratis pakai Bank Saqu.

Tidak Ada Work Life Balance, Kenali Tanda Tempat Kerja Anda Toxic

Agar tidak terjebak di situasi tidak mengenakkan, kenali beberapa tanda tempat kerja toxic berikut ini.  

Jangan Tunggu Komplikasi, Perlu Deteksi dan Edukasi Diabetes Sejak Dini

Diabetes kini mengintai usia produktif, kenapa hal ini bisa terjadi? Lantas, bagaimana cara mengatasinya, ya?

Jangan Takut Kepanasan! Ini 7 Penyakit Akibat Kurang Sinar Matahari termasuk Kanker

Tubuh sangat membutuhkan asupan vitamin D alami dari matahari. Ketahui 7 dampak buruk kekurangan paparan sinar matahari pagi bagi kesehatan.