MOMSMONEY.ID - Ada beberapa makanan yang bisa mempercepat penyembuhan sakit pilek Anda, lo. Intip daftarnya di sini, yuk!
Pilek memang sering dianggap penyakit ringan, tetapi gejalanya bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Hidung tersumbat, tenggorokan gatal, bersin terus-menerus, hingga badan terasa lemas membuat tubuh tidak nyaman sepanjang hari.
Saat pilek menyerang, tubuh membutuhkan istirahat dan asupan nutrisi yang tepat agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.
Selain minum obat dan cukup tidur, beberapa jenis makanan juga dapat membantu meredakan gejala pilek sekaligus mendukung sistem imun tubuh.
Kandungan vitamin, mineral, antioksidan, dan senyawa alami pada makanan tertentu dipercaya membantu tubuh melawan infeksi dan mengurangi peradangan.
Baca Juga: 7 Cara Efektif Atasi Batuk dan Pilek yang Layak Dicoba
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa makanan yang bisa mempercepat penyembuhan sakit pilek:
1. Sup ayam
Sup ayam mengandung protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh saat sakit. Selain itu, kandungan elektrolitnya membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Uap hangat dari sup juga dapat membantu melegakan hidung dan sinus yang tersumbat. Sup mudah dikonsumsi dan dicerna, terutama ketika Anda merasa lelah atau nafsu makan menurun.
2. Jeruk dan buah sitrus lainnya
Buah sitrus seperti jeruk, jeruk bali, jeruk keprok, dan lemon kaya akan vitamin C. Vitamin ini berperan penting dalam meningkatkan produksi sel darah putih yang membantu tubuh melawan infeksi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin C dapat membantu mempersingkat durasi pilek. Jus jeruk juga mengandung vitamin C tinggi, tetapi rasanya yang asam bisa mengiritasi tenggorokan yang sedang sakit.
3. Makanan dan minuman tinggi antioksidan
Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan. Makanan dan minuman yang kaya antioksidan dapat mendukung daya tahan tubuh saat melawan penyakit.
Salah satu antioksidan yang banyak diteliti adalah quercetin, yang dinilai dapat membantu melawan pilek. Sumber quercetin antara lain blueberry, brokoli, cranberry, teh hijau, kale, dan bawang merah.
4. Makanan dengan sifat antiinflamasi
Makanan antiinflamasi dapat membantu mencegah dan meredakan infeksi saluran pernapasan. Umumnya, makanan ini juga kaya antioksidan. Contohnya buah beri, ikan, bawang putih, jahe, bawang bombay, dan kunyit.
5. Cabai
Cabai tidak hanya memberi rasa pedas pada masakan, tetapi juga membantu melegakan hidung tersumbat saat pilek. Kandungan capsaicin di dalam cabai diketahui dapat membantu mengurangi gejala batuk pada sebagian orang.
Baca Juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Jus Jeruk saat Pilek?
6. Jahe
Jahe dikenal mampu membantu meredakan mual dan memiliki sifat antimikroba. Beberapa penelitian menunjukkan jahe dapat membantu melawan bakteri penyebab radang tenggorokan.
Anda dapat mengunyah jahe segar atau mengonsumsinya dalam bentuk minuman hangat untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman di tenggorokan.
7. Bawang putih
Bawang putih mengandung allicin yang memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Konsumsi bawang putih secara rutin dinilai dapat membantu tubuh melawan infeksi pernapasan.
Anda bisa menambahkannya ke dalam masakan sehari hari, bahkan sebagian orang memilih mengonsumsinya mentah.
8. Teh chamomile
Teh chamomile dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan gejala pilek lainnya. Kandungan antioksidan dan senyawa alaminya membantu mengurangi peradangan dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Namun, ibu hamil dan orang dengan riwayat alergi berat sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
9. Madu
Madu memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan infeksi. Beberapa penelitian menunjukkan madu lebih efektif dibandingkan bahan dalam obat batuk anak yang dijual bebas. Perlu diingat, madu tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah usia 12 bulan.
10. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Senyawa ini dinilai dapat membantu tubuh melawan infeksi. Kunyit bisa dikonsumsi segar, dijadikan minuman, atau ditambahkan ke dalam masakan.
Baca Juga: 5 Jenis Teh Pereda Gejala Pilek Alami yang Layak Dicoba
11. Ceri
Ceri kaya vitamin C yang mendukung daya tahan tubuh. Jus ceri asam juga diketahui dapat membantu meningkatkan kualitas tidur karena mengandung senyawa yang berperan dalam pengaturan tidur. Tidur yang cukup sangat penting untuk pemulihan saat sakit.
12. Wortel
Wortel mengandung beta karoten yang membantu menjaga fungsi sistem imun. Wortel bisa dikonsumsi mentah, dijus, atau ditambahkan ke dalam sup dan kaldu.
13. Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale mengandung vitamin, mineral, serta polifenol yang melindungi sel tubuh dari kerusakan. Sayuran ini bisa ditambahkan ke dalam sup, smoothie, atau dikonsumsi langsung.
14. Kiwi
Kiwi mengandung vitamin C, vitamin E, folat, kalium, serta berbagai antioksidan. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi kiwi secara rutin dapat membantu menurunkan risiko pilek, terutama pada anak anak.
15. Ikan berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan ikan teri merupakan sumber protein yang baik saat tubuh sedang sakit. Kandungan omega 3 di dalamnya memiliki efek antiinflamasi, sementara vitamin D berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Teksturnya yang lembut juga memudahkan untuk dikonsumsi saat kondisi tubuh tidak fit.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Teh untuk Meredakan Gejala Pilek secara Alami
Nah, itu dia beberapa makanan yang bisa mempercepat penyembuhan sakit pilek. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News