M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Jenis Teh Pereda Gejala Pilek Alami yang Layak Dicoba

5 Jenis Teh Pereda Gejala Pilek Alami yang Layak Dicoba
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa jenis teh pereda gejala pilek alami yang layak dicoba berikut ini! Apa saja?

Pilek memang bukan penyakit serius, tetapi gejalanya sering kali mengganggu aktivitas harian. Hidung tersumbat, tenggorokan gatal, tubuh terasa tidak nyaman, hingga kepala terasa berat bisa menurunkan fokus dan produktivitas.

Di tengah kondisi ini, tubuh membutuhkan asupan hangat yang menenangkan sekaligus membantu proses pemulihan secara alami.

Salah satu pilihan yang aman dan mudah dikonsumsi adalah teh herbal. Berbagai jenis teh mengandung senyawa alami yang dapat membantu meredakan peradangan, menghangatkan tubuh, serta mendukung sistem imun.

Jika dikonsumsi secara tepat, teh tidak hanya memberikan rasa nyaman, tetapi juga membantu mempercepat pemulihan dari gejala pilek.

Baca Juga: 15 Makanan yang Bantu Sembuhkan Pilek dengan Cepat

Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa jenis teh pereda gejala pilek alami yang layak dicoba:

1. Teh Hijau

Teh hijau mengandung katekin, yaitu salah satu jenis polifenol. Polifenol merupakan senyawa alami yang membantu tubuh melawan virus, bakteri, dan peradangan.

Katekin dari teh hijau dapat membantu mencegah pilek jika dikonsumsi dengan cara diminum, digunakan untuk berkumur, atau melalui suplemen. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum teh hijau setidaknya 2 kali seminggu memiliki risiko terserang pilek 61% lebih rendah.

Untuk mendapatkan kandungan polifenol paling tinggi, daun teh hijau sebaiknya diseduh dengan air bersuhu sekitar 85 °C selama 30 menit. Metode lain seperti menyeduh dengan air dingin sekitar 20 °C selama 12 jam juga dapat menghasilkan kadar antioksidan yang tinggi.

Menambahkan perasan lemon ke dalam teh hijau dapat meningkatkan manfaatnya. Katekin bekerja lebih optimal dalam kondisi asam, dan lemon membantu menciptakan suasana tersebut.

Perlu diingat, teh hijau mengandung kafein. Konsumsilah dalam jumlah wajar karena kafein berlebihan dapat mengganggu tidur dan berpotensi menyebabkan dehidrasi.

2. Teh Echinacea

Echinacea adalah tanaman berbunga ungu yang mengandung berbagai senyawa bermanfaat, salah satunya alkamida. Senyawa ini membantu melawan peradangan dan virus, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen Echinacea dapat membantu mencegah infeksi saluran pernapasan atas dan mempercepat pemulihan, terutama pada anak-anak. Penelitian lain menemukan bahwa teh Echinacea yang diseduh dengan air panas lebih efektif melawan virus dibandingkan bentuk kapsul atau tablet.

Ada juga studi yang menyebutkan bahwa minuman hangat berbahan Echinacea dan elderberry bekerja sebanding dengan obat pilek resep jika dikonsumsi pada tahap awal sakit.

Namun, Echinacea tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui. Beberapa orang juga dapat mengalami reaksi alergi. Tanaman ini bisa berinteraksi dengan obat tertentu, terutama obat yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis khusus.

Baca Juga: 3 Manfaat Makan Bawang Putih saat Pilek, Apa Saja?

3. Teh Elderberry

Elderberry adalah buah berwarna ungu tua yang sering digunakan sebagai suplemen untuk membantu meredakan pilek dan gangguan pernapasan atas.

Buah ini kaya akan antosianin, yaitu antioksidan kuat yang membantu mendukung sistem imun dan memperlambat penyebaran virus. Tinjauan penelitian menunjukkan bahwa suplemen elderberry dapat membuat gejala pilek lebih singkat dan tidak terlalu berat.

Sebagian besar penelitian masih berfokus pada bentuk suplemen. Bukti manfaat teh elderberry untuk pilek masih terbatas. Teh elderflower dibuat dari bunga elderberry, bukan buah mentahnya, karena bagian lain seperti daun, batang, dan buah mentah bersifat beracun.

4. Teh Chamomile

Chamomile sering digunakan untuk membantu meredakan pilek dan batuk. Tanaman ini mengandung senyawa antiinflamasi dan antioksidan.

Meski belum ada penelitian yang membuktikan secara langsung bahwa teh chamomile dapat menyembuhkan pilek, chamomile diketahui mampu meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup sangat penting untuk membantu tubuh pulih dari penyakit, sehingga teh chamomile dapat berperan secara tidak langsung dalam proses penyembuhan.

Baca Juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Jus Jeruk saat Pilek?

5. Teh Jahe

Jahe mengandung gingerol, senyawa yang memiliki potensi melawan virus. Namun, belum ada penelitian pada manusia yang secara khusus membuktikan efektivitas teh jahe untuk mengatasi pilek.

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen jahe dapat membantu menurunkan peradangan dan memberikan perlindungan antioksidan. Dengan berkurangnya peradangan, tubuh dapat pulih lebih baik, meskipun pengaruh langsung teh jahe terhadap pilek masih belum diteliti secara mendalam.

6. Teh Lemon

Sebagian orang percaya bahwa teh lemon dapat meredakan gejala pilek. Namun, belum ada bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung klaim tersebut.

Lemon memang kaya vitamin C, yang diketahui dapat membantu mengurangi tingkat keparahan pilek. Namun, kandungan vitamin C dalam teh lemon biasanya tidak terlalu tinggi. Untuk mendapatkan manfaat vitamin C yang optimal, sebaiknya konsumsi lemon secara langsung atau dari buah jeruk lainnya.

Itulah beberapa jenis teh pereda gejala pilek alami yang layak dicoba. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.