M O M S M O N E Y I D
Bugar

13 Makanan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi, Ada Alpukat

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Cek di sini! Berikut adalah beberapa makanan sehat untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi.

Kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan pembuluh darah.

Meski obat-obatan dapat membantu mengontrol kolesterol, gaya hidup sehat, terutama dalam hal pola makan, memiliki peran yang sangat penting.

Salah satu cara terbaik untuk mengelola kadar kolesterol adalah dengan mengonsumsi makanan sehat yang dapat menurunkan kadar kolesterol secara alami.

Baca Juga: 13 Cara Ampuh Mengatasi Kolesterol Tinggi dengan Cepat, Coba yuk

Bersumber dari laman Healthline, inilah rekomendasi makanan sehat untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi:

1. Legum

Legum seperti kacang polong, lentil, dan buncis merupakan sumber serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi satu cangkir legum setiap hari secara signifikan menurunkan LDL.

Selain itu, legum dapat mengurangi risiko obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, dan peradangan. Tambahkan legum ke dalam hidangan seperti sup, salad, atau pasta sebagai pengganti daging olahan.

2. Alpukat

Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan serat, dua komponen penting untuk menurunkan LDL dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Studi menunjukkan, makan satu buah alpukat setiap hari dapat menurunkan LDL lebih baik dibandingkan dengan diet tanpa alpukat. Nikmati alpukat dalam bentuk salad, guacamole, atau roti panggang.

3. Kacang-kacangan

Kacang seperti kenari, almond, dan pistachio memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung. Makanan ini mengandung lemak sehat, serat, dan fitosterol yang membantu menurunkan LDL serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Kenari, khususnya, kaya akan asam lemak omega-3 yang mendukung kesehatan pembuluh darah. Konsumsi satu porsi kacang per hari sebagai camilan atau tambahan pada makanan.

4. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan sarden adalah sumber omega-3 yang sangat baik. Nutrisi ini membantu meningkatkan HDL, menurunkan trigliserida, dan mengurangi peradangan.

Penelitian menunjukkan, makan ikan berlemak secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, dan aritmia. Pilih metode memasak sehat seperti memanggang atau mengukus, dan hindari menggoreng ikan.

Baca Juga: 7 Obat yang Cepat Menurunkan Kolesterol Tinggi secara Alami

5. Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh seperti gandum dan jelai mengandung beta-glukan, serat larut yang membantu menurunkan kolesterol dengan mengeluarkannya melalui tinja.

Penelitian menunjukkan bahwa makan tiga porsi biji-bijian utuh setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Tambahkan oatmeal atau roti gandum utuh ke dalam menu harian Anda untuk mendapatkan manfaat ini.

6. Buah tertentu

Buah seperti apel, anggur, jeruk, dan stroberi mengandung pektin, sejenis serat larut yang dapat menurunkan LDL hingga 10%.

Buah beri juga kaya akan senyawa bioaktif seperti antosianin, yang memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Konsumsi buah segar sebagai camilan sehat atau tambahkan ke dalam smoothie.

Baca Juga: Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Kolesterol secara Berlebihan

7. Cokelat hitam dan kakao

Cokelat hitam dengan kandungan kakao tinggi kaya akan polifenol, yang membantu meningkatkan HDL dan melindungi kolesterol LDL dari oksidasi.

Penelitian menunjukkan, konsumsi kakao murni dapat menurunkan kolesterol LDL dan tekanan darah. Pilih cokelat hitam dengan kadar kakao 75% atau lebih tinggi dan batasi konsumsi untuk menghindari gula tambahan.

8. Bawang putih

Bawang putih mengandung allicin, senyawa tanaman yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total.

Namun, untuk mendapatkan efek signifikan, diperlukan konsumsi dalam jumlah besar. Suplemen bawang putih dapat menjadi alternatif yang lebih praktis dan efektif dibandingkan bawang putih segar.

9. Makanan berbasis kedelai

Kedelai dan produk olahannya, seperti tahu, tempe, dan susu kedelai, dapat mendukung kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa menggantikan lemak jenuh dengan minyak kedelai dapat menurunkan LDL.

Beberapa studi juga menemukan, makanan berbasis kedelai dapat meningkatkan HDL dan menurunkan kolesterol total. Namun, hasil penelitian mengenai protein kedelai masih beragam.

Anda dapat menambahkan kedelai dalam diet dengan mengganti daging menggunakan tahu atau memasak dengan minyak kedelai.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Kacang Mede untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

10. Sayuran

Sayuran kaya akan serat, antioksidan, dan nutrisi yang mendukung kesehatan jantung. Mengonsumsi lebih dari tiga porsi sayuran per hari dapat membantu menurunkan LDL, trigliserida, dan tekanan darah.

Sayuran seperti brokoli, wortel, dan kembang kol bisa dimasukkan dalam sup, salad, atau sebagai bahan tambahan pada casserole dan burger.

11. Teh

Teh, terutama teh hijau, mengandung katekin yang membantu menurunkan LDL dan kolesterol total. Katekin juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang mendukung kesehatan jantung.

Selain teh hijau, teh hitam dan teh putih juga memiliki manfaat serupa. Namun, efek teh terhadap peningkatan kolesterol baik (HDL) masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

12. Sayuran berdaun hijau

Sayuran seperti bayam, kangkung, dan lobak Swiss mengandung lutein dan karotenoid yang berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung. Sayuran ini membantu mengikat asam empedu, yang mendorong tubuh mengeluarkan kolesterol lebih banyak.

Penelitian juga menunjukkan bahwa lutein dapat mencegah kolesterol teroksidasi menempel pada dinding arteri.

Baca Juga: 10 Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Terabaikan, Sakit Kepala Salah Satunya

13. Minyak zaitun extra virgin

Minyak zaitun extra virgin adalah bagian penting dari pola makan Mediterania. Minyak ini membantu meningkatkan HDL, meskipun dampaknya terhadap LDL dan kolesterol total relatif kecil.

Menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak goreng atau mentega adalah langkah sederhana untuk mendukung kesehatan jantung.

Nah, itu tadi rekomendasi makanan sehat untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Menjadikan makanan ini bagian dari pola makan harian, bersama dengan gaya hidup sehat, dapat mendukung kesehatan jantung.

Untuk hasil yang optimal, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi mengenai pola makan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca Juga: Kadar Kolesterol Tinggi Tidak Boleh Makan Apa Saja? Yuk, Cek di Sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.