MOMSMONEY.ID - Mari intip daftar makanan yang bisa memicu peradangan dalam tubuh berikut ini. Batasi konsumsinya, ya!
Peradangan dalam tubuh sebenarnya merupakan respons alami sistem imun untuk melawan infeksi atau cedera. Namun, ketika peradangan terjadi secara terus-menerus atau kronis, kondisi ini justru dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, diabetes, hingga gangguan autoimun.
Salah satu faktor yang sering tidak disadari berkontribusi terhadap peradangan adalah pola makan sehari-hari. Beberapa jenis makanan tertentu dapat memicu respons inflamasi dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan dan dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali jenis makanan yang sebaiknya dibatasi agar kesehatan tetap terjaga.
Baca Juga: 4 Kombinasi Jus yang Ampuh Mengurangi Peradangan dan Menyehatkan Pencernaan
Melansir dari laman Health, di bawah ini daftar makanan yang bisa memicu peradangan dalam tubuh:
1. Makanan dan Minuman Manis
Makanan dan minuman manis seperti soda, permen, kue, es krim, dan minuman berpemanis mengandung gula tambahan tinggi. Konsumsi gula berlebih dapat mengganggu kesehatan usus dan meningkatkan zat pemicu peradangan dalam tubuh.
Selain itu, pola makan tinggi gula berkaitan dengan obesitas, penyakit jantung, dan gangguan hati. Kelebihan gula juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri usus yang berhubungan dengan peradangan.
2. Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji umumnya tinggi daging olahan, karbohidrat olahan, gula tambahan, dan garam. Pola makan ini dapat memicu penambahan berat badan dan menurunkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Asupan garam tinggi dari makanan cepat saji dapat meningkatkan protein pemicu peradangan dan memperbesar risiko penyakit sendi serta penyakit jantung akibat penumpukan plak di pembuluh darah.
3. Daging Merah dan Daging Olahan
Steak, bacon, dan hot dog termasuk daging yang dapat meningkatkan penanda peradangan dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Pola makan tinggi daging merah dan olahan juga dapat meningkatkan senyawa tertentu yang berkaitan dengan peradangan dan risiko penyakit jantung.
Baca Juga: 10 Jenis Rempah-Rempah yang Bisa Menurunkan Peradangan secara Alami
4. Makanan Gorengan
Gorengan seperti kentang goreng, ayam goreng, dan bacon mengandung senyawa berbahaya hasil proses pemanasan tinggi. Zat ini dapat memicu peradangan, stres oksidatif, dan kerusakan sel.
Konsumsi gorengan secara rutin juga dikaitkan dengan penuaan dini serta meningkatnya risiko diabetes, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.
5. Makanan Kemasan dan Olahan
Keripik, biskuit, makanan beku, dan makanan manis kemasan biasanya tinggi gula, garam, dan bahan tambahan. Makanan jenis ini dapat meningkatkan peradangan dan dikaitkan dengan gangguan autoimun serta masalah pencernaan tertentu jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
6. Minyak Tinggi Omega 6
Minyak seperti minyak kedelai, jagung, dan canola mengandung omega 6 yang cenderung bersifat proinflamasi jika tidak seimbang dengan omega 3.
Asupan berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Menjaga keseimbangan antara lemak omega 6 dan omega 3 sangat penting untuk mengendalikan peradangan.
Baca Juga: 6 Minuman yang Bantu Atasi Peradangan pada Tubuh secara Alami
7. Makanan Tinggi Garam Tambahan
Makanan asin seperti keripik, saus asin, dan camilan kemasan mengandung natrium tinggi. Kelebihan garam dapat meningkatkan produksi protein pemicu peradangan, memperburuk gangguan radang usus, dan mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.
8. Biji-Bijian Olahan
Roti putih, nasi putih, dan kue kering termasuk biji-bijian olahan yang rendah serat. Kurangnya serat membuat makanan ini kurang mendukung kesehatan usus dan dapat memicu kenaikan berat badan serta peradangan jika dikonsumsi berlebihan.
9. Pemanis Buatan
Pemanis buatan seperti aspartam dan sukralosa dapat memengaruhi keseimbangan bakteri usus. Kondisi ini berpotensi menciptakan lingkungan pencernaan yang mendukung peradangan.
Baca Juga: 10 Menu Sarapan Sehat untuk Mengatasi Peradangan
10. Alkohol
Konsumsi alkohol berlebih dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas dan protein pemicu peradangan. Dalam jangka panjang, alkohol dapat merusak hati dan meningkatkan risiko penyakit hati terkait alkohol.
Nah, itulah daftar makanan yang bisa memicu peradangan dalam tubuh. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News