MOMSMONEY.ID - Ada beberapa jenis rempah-rempah yang bisa menurunkan peradangan secara alami, lho. Intip daftarnya di sini!
Peradangan adalah mekanisme alami tubuh untuk melawan infeksi dan memperbaiki jaringan yang rusak. Dalam jangka pendek, proses ini membantu penyembuhan.
Namun ketika peradangan berlangsung lama atau menjadi kronis, risiko berbagai penyakit seperti gangguan jantung, diabetes, radang sendi, hingga masalah autoimun dapat meningkat.
Pola makan memiliki peran besar dalam mengendalikan proses ini, termasuk penggunaan rempah-rempah yang kaya senyawa bioaktif.
Sejak dahulu, rempah-rempah tidak hanya digunakan sebagai penambah cita rasa, tetapi juga sebagai bagian dari pengobatan tradisional. Kandungan antioksidan, polifenol, dan senyawa anti inflamasi di dalamnya membantu tubuh menekan produksi zat pemicu peradangan.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Minuman untuk Mengatasi Peradangan secara Alami
Melansir dari Health, berikut beberapa jenis rempah-rempah yang bisa menurunkan peradangan secara alami:
1. Kunyit
Kunyit dikenal karena warnanya yang kuning cerah dan manfaat kesehatannya. Rempah ini mengandung kurkumin, yaitu senyawa yang dapat membantu menurunkan kadar peradangan dalam tubuh. Kurkumin juga bersifat antioksidan sehingga membantu melindungi sel dari kerusakan.
Sebuah penelitian pada tahun 2023 menunjukkan, konsumsi suplemen kurkumin dapat menurunkan penanda peradangan seperti protein C reaktif atau CRP. Agar penyerapannya lebih maksimal, kunyit sebaiknya dikonsumsi bersama lada hitam. Anda bisa menambahkannya ke sup, nasi, sayuran panggang, atau saus.
2. Jahe
Jahe sudah lama digunakan untuk membantu masalah pencernaan dan meredakan peradangan. Jahe mengandung senyawa seperti gingerol dan shogaol yang dapat menekan jalur peradangan dalam tubuh dan menurunkan protein pemicu inflamasi.
Senyawa tersebut juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat meredakan nyeri otot, kekakuan sendi, serta gangguan pencernaan. Jahe segar bisa diparut untuk tumisan atau diseduh menjadi teh, sedangkan jahe bubuk cocok untuk kue dan campuran rempah.
3. Kayu manis
Kayu manis kaya antioksidan, termasuk cinnamaldehyde, yang membantu melindungi sel dari kerusakan dan menekan peradangan. Rempah ini juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, yang berperan dalam mengurangi inflamasi jangka panjang.
Anda bisa menaburkan kayu manis pada oatmeal, mencampurnya ke dalam kopi, atau menambahkannya ke yogurt dan buah.
4. Bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian juga menunjukkan, senyawa dalam bawang putih dapat membantu memperlambat aktivitas virus.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, cincang atau hancurkan bawang putih lalu diamkan sekitar satu menit sebelum dimasak. Cara ini membantu melepaskan senyawa aktifnya. Anda bisa menambahkannya ke sup, saus, sayuran panggang, atau hidangan berbasis biji-bijian.
Baca Juga: 10 Makanan Sehari-hari yang Bikin Peradangan pada Tubuh
5. Lada rawit
Rasa pedas pada cabai rawit berasal dari capsaicin. Senyawa ini diketahui dapat membantu menurunkan peradangan dan meredakan rasa sakit, terutama jika digunakan sebagai salep oles.
Gunakan dalam jumlah kecil karena rasanya cukup kuat. Cabai rawit cocok ditambahkan ke sup, tumisan, sayuran panggang, atau campuran bumbu buatan sendiri.
6. Lada hitam
Lada hitam mengandung piperine, senyawa yang membantu mengurangi peradangan sekaligus meningkatkan penyerapan nutrisi lain, termasuk kurkumin dari kunyit.
Penelitian juga menunjukkan, piperine dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida. Lada hitam mudah ditambahkan ke berbagai masakan seperti sup, casserole, dan sayuran.
7. Cengkeh
Cengkeh kaya akan antioksidan, terutama eugenol. Senyawa ini membantu mendukung respons inflamasi tubuh dan telah diteliti karena potensi efek antibakteri serta pereda nyeri.
Anda bisa menambahkan cengkeh bubuk ke oatmeal, minuman hangat, atau makanan panggang untuk mendapatkan manfaatnya.
8. Rosemary
Rosemary mengandung asam rosmarinat, yaitu antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari peradangan dan stres oksidatif. Rempah ini juga dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan otak dan jantung.
Beberapa penelitian menunjukkan, rosemary dapat membantu menurunkan peradangan di saluran pencernaan dan melindungi lambung, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Rosemary cocok untuk sayuran panggang, kentang, ayam, dan daging.
Baca Juga: 4 Kombinasi Jus yang Ampuh Mengurangi Peradangan dan Menyehatkan Pencernaan
9. Saffron
Saffron mengandung antioksidan seperti crocin dan safranal yang dapat membantu menurunkan peradangan. Beberapa penelitian juga menunjukkan saffron dapat membantu meningkatkan suasana hati dengan memengaruhi zat kimia di otak.
Karena rasanya kuat, gunakan dalam jumlah kecil. Anda bisa menambahkannya ke hidangan panggang atau mencampurkan beberapa helai saffron ke dalam susu hangat.
10. Kapulaga
Kapulaga adalah rempah aromatik yang sering digunakan dalam masakan India. Rempah ini mengandung senyawa tanaman dan minyak alami yang memiliki efek antioksidan dan anti inflamasi.
Dalam penelitian, konsumsi sekitar 3 gram kapulaga per hari dikaitkan dengan perbaikan kadar kolesterol dan trigliserida, serta penurunan penanda peradangan pada orang dengan pradiabetes atau diabetes tipe 2. Kapulaga cocok digunakan dalam hidangan manis maupun gurih seperti oatmeal, kari, atau nasi.
Itulah beberapa jenis rempah-rempah yang bisa menurunkan peradangan secara alami. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: 4 Benda yang Harus Dibuang dari Kamar Tidur agar Tidur Lebih Nyenyak, Jangan Tunda!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News