M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Minuman yang Bantu Atasi Peradangan pada Tubuh secara Alami

6 Minuman yang Bantu Atasi Peradangan pada Tubuh secara Alami
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa minuman yang bantu atasi peradangan pada tubuh secara alami. Yuk, intip daftarnya di sini.

Peradangan merupakan respons alami tubuh saat melawan infeksi atau cedera. Namun, jika terjadi secara terus-menerus, kondisi ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri sendi hingga penyakit kronis.

Salah satu cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk membantu meredakan peradangan adalah melalui pilihan minuman yang tepat. Beberapa minuman alami diketahui mengandung senyawa anti-inflamasi yang mampu mendukung proses pemulihan tubuh.

Baca Juga: 10 Daftar Makanan Sehari-hari yang Bisa Picu Peradangan, Cek yuk!

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa minuman yang bantu atasi peradangan pada tubuh secara alami:

1. Teh hijau

Teh hijau mengandung senyawa tumbuhan bernama katekin yang membantu mengurangi stres oksidatif dan menurunkan penanda peradangan dalam tubuh.

Konsumsi 1 hingga 2 cangkir per hari sudah cukup bagi kebanyakan orang untuk merasakan manfaatnya tanpa berlebihan asupan kafein.

Agar efek antiinflamasinya maksimal, sebaiknya teh hijau dikonsumsi tanpa tambahan gula karena gula justru dapat memicu peradangan.

2. Jus ceri tart

Ceri tart kaya akan antosianin, pigmen alami yang terbukti membantu mengurangi peradangan dan nyeri otot, sekaligus meningkatkan kualitas tidur. Minuman ini sangat bermanfaat bagi Anda yang sering mengalami sendi kaku atau otot pegal.

Konsumsi setengah cangkir jus ceri tart 2 kali sehari dapat membantu menjaga efek antiinflamasi sepanjang hari. Karena rasanya cukup kuat dan mengandung gula alami, jus ini bisa diencerkan dengan air. Minum sekitar 4 hingga 6 ons sekali minum sudah cukup nyaman di lidah.

3. Kombucha

Kombucha adalah minuman teh fermentasi berkarbonasi yang mengandung probiotik. Penelitian menunjukkan bahwa kombucha memiliki sifat antiinflamasi berkat kandungan polifenolnya, yaitu senyawa tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas dan stres oksidatif.

Selain itu, asam organik yang terbentuk selama proses fermentasi juga turut mendukung efek antiinflamasi. Disarankan mengonsumsi sekitar 4 hingga 8 ons kombucha per hari. Konsumsi berlebihan, terutama lebih dari 12 ons, dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Baca Juga: 5 Makanan yang Bisa Memicu Peradangan pada Tubuh, Batasi Konsumsinya!

4. Teh jahe

Jahe mengandung hampir 40 senyawa antiinflamasi, termasuk gingerol. Senyawa ini membantu menenangkan jalur peradangan dalam tubuh serta mendukung sistem pencernaan, yang secara tidak langsung membantu menurunkan peradangan.

Bahkan, secangkir teh jahe segar sekali sehari sudah dapat memberikan manfaat, terutama jika diminum setelah makan. Jahe juga berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

5. Teh kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki efek antiinflamasi kuat. Selain teh kunyit, Anda juga bisa mencoba susu kunyit, yaitu minuman hangat berbahan kunyit yang dicampur dengan susu, jahe, kayu manis, madu atau sirup maple, lada hitam, serta sedikit lemak seperti ghee atau minyak kelapa.

Kurkumin sulit diserap tubuh jika dikonsumsi sendiri, sehingga kombinasi lemak dan lada hitam membantu meningkatkan penyerapannya.

6. Jus delima

Jus delima dikenal kaya akan polifenol, terutama punicalagin, yang berperan dalam menurunkan peradangan sistemik. Senyawa ini membantu menurunkan kadar protein C-reaktif, salah satu penanda utama peradangan dalam tubuh.

Mengonsumsi sekitar 1 cangkir jus delima 100% setiap hari dapat membantu tubuh melawan stres akibat aktivitas harian. Jika tidak menyukai jus delima, alternatif lainnya adalah jus anggur atau berry yang juga mengandung antosianin dan resveratrol, senyawa antiinflamasi yang telah banyak diteliti dan terbukti memiliki efek antioksidan.

Baca Juga: 10 Jenis Rempah-Rempah yang Bisa Menurunkan Peradangan secara Alami

Nah, itu tadi beberapa minuman yang bantu atasi peradangan pada tubuh secara alami. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (30/6) dan Lusa, Hujan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah, sementara lusa didominasi cuaca berawan.

Laporan Jobstreet: Pekerja Indonesia Paling Puas soal Gaji di Asia Pasifik

Laporan Salary Pulse dari Jobstreet by SEEK sebut pekerja Indonesia merasa digaji paling adil dan layak dibandingkan wilayah Asia Pasifik lainnya.

Prakiraan Cuaca Banten Besok (30/6) dan Lusa, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah, sementara lusa didominasi cuaca berawan.

Katalog Promo Alfamart Gantung (Gajian Untung) Periode 29 Juni-2 Juli 2026

Manfaatkan Promo Alfamart Gantung Periode 29 Juni-2 Juli 2026 untuk belanja hemat selama musim gajian ini.  

Harga Emas Global Tergelincir Dekati US$ 4.000 karena AS-Iran Memanas Lagi

Meski harga emas di pasar global tergelincir, analis justru melihat pembeli kembali bertahan. Apa alasannya?

Cerah 31 °C di Kota ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (30/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Selasa (30/6), yang didominasi oleh cerah dengan suhu mencapai 31 °C

Suhu Capai 34 °C, Ketahui Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Hari Selasa (30/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat besok, Selasa (30/6), didominasi oleh cerah dengan suhu mencapai 34 °C

Didominasi Cerah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (30/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok, Selasa (30/6), didominasi oleh cerah dengan suhu mencapai 33 °C.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 29-30 Juni 2026, Gentle Gen 700ml Hanya Rp 13.900

Manfaatkan promo Alfamart Paling Murah Sejagat periode 24-30 Juni 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek di sini.

80% UMKM Dikelola Perempuan, Tapi Akses ke Sumber Daya Masih Jadi Tantangan

​Meski mendominasi pelaku UMKM, perempuan dinilai masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya dan kesejahteraan.