M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada! Tekanan Darah Tinggi Berbahaya untuk Ibu Hamil

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID -  Tahukah bahwa ternyata tekanan darah tinggi berbahaya untuk ibu hamil? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu kondisi yang memerlukan perhatian serius, terutama bagi ibu hamil. Kondisi ini tidak hanya berisiko bagi kesehatan ibu, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan janin.

Merujuk dari Mayo Clinic, berikut ini adalah risiko bahaya yang timbul  akibat tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Baca Juga: 5 Tips Kurangi Risiko Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

1.      Kurangnya aliran darah ke plasenta

Hal ini bisa mengakibatkan janin mendapat lebih sedikit oksigen dan nutrisi, yang berpotensi menyebabkan pertumbuhan lambat (pembatasan pertumbuhan intrauterin), berat lahir rendah, atau kelahiran prematur.

Bayi yang lahir prematur mungkin mengalami masalah pernapasan, risiko infeksi yang lebih tinggi, dan komplikasi lainnya.

2.      Solusio plasenta

Kondisi di mana plasenta yang terpisah dari dinding rahim sebelum melahirkan. Ini dapat diperparah oleh preeklampsia, tekanan darah tinggi, serta meningkatkan risiko pendarahan hebat yang bisa mengancam jiwa ibu dan bayi.

Baca Juga: Ketahui Diet DASH yang Baik untuk Penderita Darah Tinggi

3.      Cedera pada organ lain

Hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik bisa merusak otak, mata, jantung, paru-paru, ginjal, hati, dan organ utama lainnya, potensial mengancam jiwa.

4.      Persalinan prematur

Dalam beberapa kasus, persalinan dini mungkin diperlukan untuk menghindari komplikasi yang mengancam jiwa akibat tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Inilah 7 Makanan Penyebab Darah Tinggi, Cek yuk

5.      Risiko penyakit kardiovaskular

Wanita yang mengalami preeklampsia memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan pembuluh darah di kemudian hari. Risiko ini meningkat jika mengalami preeklampsia lebih dari satu kali atau jika mengalami kelahiran prematur akibat hipertensi selama kehamilan.

Memantau tekanan darah merupakan aspek krusial dari perawatan prenatal. Bagi mereka yang menderita hipertensi, dokter akan menggunakan kategori berikut untuk menilai tingkat tekanan darah:

  • Tekanan darah tinggi: Diindikasikan dengan tekanan sistolik antara 120 dan 129 mm Hg dan tekanan diastolik kurang dari 80 mm Hg. Tanpa intervensi, tekanan darah yang meningkat dapat berpotensi memburuk seiring waktu.
  • Hipertensi tahap 1: Didefinisikan oleh tekanan sistolik antara 130 dan 139 mm Hg atau tekanan diastolik antara 80 dan 89 mm Hg.
  • Hipertensi tahap 2: Kondisi yang lebih serius, ditandai dengan tekanan sistolik 140 mm Hg atau lebih atau tekanan diastolik 90 mm Hg atau lebih.
  • Hipertensi gestasional: Diagnosa ini diberikan setelah kehamilan minggu ke-20 dengan tekanan darah lebih dari 140/90 mm Hg tanpa indikasi kerusakan pada organ lain. Pengukuran tekanan darah harus dilakukan dan didokumentasikan dalam dua kesempatan terpisah, dengan jarak minimal empat jam.

Baca Juga: Ambang Batas Hipertensi versi WHO Berbeda dengan Anggapan Umum

Nah, itulah pembahasan tentang beberapa bahaya yang mengintai karena tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Tekanan darah tinggi selama kehamilan memerlukan perhatian dan pengelolaan yang serius untuk melindungi kesehatan ibu dan bayi.

Melalui pemantauan rutin dan pengelolaan medis yang tepat, risiko komplikasi dapat diminimalisir. Dengan begitu, ini memungkinkan ibu dan bayi untuk menjalani proses kehamilan yang lebih aman dan sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bogasari Menata Bantaran Kali Kresek menjadi Ruang Terbuka Hijau

Bogasari menata bantaran Kali Kresek di Jakarta Utara menjadi ruang terbuka hijau melalui program CSR yang dimulai sejak Oktober 2025.

Pantau Cuaca Jawa Tengah Besok (5/8) dan Lusa, Berawan hingga Cerah

BMKG memprakirakan cuaca mayoritas wilayah Jawa Tengah akan berawan pada 5-6 Agustus, tanpa potensi hujan. 

Promo Alfamart Carnaval Ice Cream 1-15 Agustus 2026, Magnum Beli 2 Hanya Rp 25.000

Cek promo es krim Alfamart Carnaval Ice Cream periode 1-15 Agustus 2026 untuk belanja es krim favorit.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (5/8) dan Lusa, Dominan Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 5-6 Agustus didominasi berawan dengan suhu berkisar 13-34 derajat Celsius.

Promo Hypermart Weekday 4-6 Agustus 2026, Beli 1 Gratis 1 Butter dan Bratwurst

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 4-6 Agustus 2026 untuk belanja di awal pekan.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 1-6 Agustus 2026, Pantene Beli 1 Gratis 1!

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 31 Juli-6 Agustus 2026.  

Harga Emas Dunia Bergulir Tipis, Diprediksi ke US$ 4.500 pada Kuartal Terakhir

Harga emas cenderung stabil saat para pedagang memantau upaya diplomatik AS-Iran dan prospek suku bunga Federal Reserves.

Sebelum Bepergian, Simak Prakiraan Cuaca DIY Yogyakarta Besok Rabu (5/8)

BMKG memprakirakan cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (5/8) kompak berawan.        

Anak Kembali Sekolah, Jangan Lupa Lindungi dari Ancaman Demam Berdarah

Nyamuk yang membawa virus dengue umumnya aktif menggigit pada pagi dan sore hari, bertepatan dengan jam anak sekolah.

Khusus Hari Selasa! Nikmati Promo HokBen Paket Kenyang Berdua Cuma Rp 50 Ribu

Jangan lewatkan promo HokBen Hello Tuesday Hello Tasty Day khusus layanan dine-in. Dapatkan 2 menu favorit lengkap dengan nasi hanya Rp 50.000.