M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Tips Kurangi Risiko Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID -  Darah tinggi pada ibu hamil memang berbahaya. Apa saja tips untuk kurangi risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil? 

Tekanan darah tinggi atau hipertensi selama kehamilan adalah kondisi yang dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan ibu dan janin.

Ini karena kondisi tersebut dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk preeklampsia, pertumbuhan janin terhambat, kelahiran prematur, dan kondisi berbahaya lainnya.

Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mengambil langkah-langkah proaktif dalam mengurangi risiko hipertensi.

Mengutip dari Mayo Clinic, berikut adalah lima tips yang dapat membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil:

Baca Juga: Ketahui Diet DASH yang Baik untuk Penderita Darah Tinggi

1.      Patuhi jadwal periksa prenatal

Mengikuti semua jadwal periksa prenatal dengan dokter atau bidan Anda adalah kunci utama untuk mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan.

Dengan begitu, dokter atau bidan dapat memantau kesehatan Anda dan perkembangan bayi secara teratur. Langkah ini juga dapat memastikan bahwa setiap potensi masalah dapat teridentifikasi dan ditangani sejak dini.

Pemantauan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, pertumbuhan janin, dan tes laboratorium yang mungkin diperlukan berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

2.      Ikuti anjuran pengobatan

Mengonsumsi obat tekanan darah dan aspirin dosis rendah sesuai anjuran dokter sangat penting untuk menjaga tekanan darah dalam kisaran normal. Ini juga dapat mengurangi risiko komplikasi seperti preeklampsia.

Dokter akan menentukan kombinasi obat yang paling aman dan dosis yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan spesifik Anda.

Baca Juga: Inilah 7 Makanan Penyebab Darah Tinggi, Cek yuk

3.      Tetap bergerak

Menjaga keaktifan selama kehamilan, sesuai dengan petunjuk medis, dapat membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran normal dan meningkatkan kesejahteraan umum.

Aktivitas fisik yang disesuaikan, seperti berjalan kaki, berenang, atau yoga prenatal, mendukung kesehatan fisik dan mental, mempersiapkan tubuh untuk persalinan dan pemulihan pasca melahirkan.

4.      Konsumsi makanan bergizi

Mengadopsi diet sehat selama kehamilan mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin serta kesehatan ibu. Makanan yang kaya akan nutrisi, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak harus menjadi fokus.

Berkonsultasi dengan ahli gizi dapat membantu dalam merencanakan makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi spesifik kehamilan.

Baca Juga: Cara Menaikan Hemoglobin yang Rendah Pada Ibu Hamil

5.      Hindari zat berbahaya

Menghindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang adalah penting untuk mencegah komplikasi kehamilan. Selain itu, mengonsumsi obat idealnya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada risiko bagi ibu atau bayi.

Penelitian terkini menunjukkan bahwa konsumsi aspirin dosis rendah dapat mengurangi risiko preeklampsia bagi wanita dengan risiko tinggi. 

American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan penggunaan harian aspirin dosis rendah (81 miligram) mulai dari akhir trimester pertama bagi mereka yang berisiko.

Itulah tips untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Mengurangi risiko hipertensi selama kehamilan tidak hanya membantu menjaga kesehatan ibu tetapi juga mendukung perkembangan yang sehat bagi janin.

Memiliki rencana perawatan prenatal yang komprehensif adalah kunci untuk mencegah dan mengelola hipertensi selama kehamilan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Enak & Hemat! Ini 7 Menu Makan Siang Diet Ala Masakan Rumahan buat BB Ideal

Menurunkan berat badan tidak harus mahal. Dapatkan ide makan siang diet lezat dan kaya gizi dari olahan masakan rumahan yang praktis berikut.

Buruan Serbu! Promo Burger Bangor November Hadirkan Diskon Shopee & Paket Jawara

Gunakan promo Burger Bangor untuk memesan varian burger favoritmu via ShopeeFood, GoFood, atau GrabFood hingga 30 November 2026.

Ketahui Bahaya Mangga bagi Penderita Gula Darah Tinggi yang Jarang Disadari!

Mengolah mangga menjadi jus ternyata berbahaya bagi kadar gula darah. Pahami penyebab dan aturan mengonsumsinya secara tepat di sini.

Khusus Weekend! Promo HokBen Edisi November 2026, Diskon Pakai BSI, BTN & BNI

Liburan akhir pekan makin hemat dengan promo HokBen November. Nikmati diskon hingga 20% dan gratis Takoyaki untuk transaksi via BSI, BTN, dan BNI.

Stop Salah Kaprah! Mentega Ternyata Picu Kadar Koleterol LDL di dalam Tubuh

Satu sendok makan mentega simpan lemak jenuh tinggi. Kenali batas aman konsumsi agar kolesterol tidak melonjak drastis.

6 Inspirasi Ide Kostum Hari Pahlawan Klasik dan Mudah Dicari

Jika ada yang masih bingung, berikut ini beberapa inspirasi ide kostum pahlawan klasik yang bisa digunakan untuk merayakan Hari Pahlawan 2026.​

Dosis Aspirin yang Salah Picu Serangan Asam Urat hingga Ancaman Gagal Ginjal!

Konsumsi aspirin dosis bebas terbukti mengganggu fungsi ginjal. Ketahui batas aman dosis yang justru memicu lonjakan asam urat.

Solusi Nyaman Datang Bulan, Ini 7 Pertolongan Pertama saat Kram Haid Melanda

Ketahui penyebab dan langkah praktis meredakan kram haid sendiri di rumah agar Anda bisa tetap aktif dan nyaman beraktivitas sepanjang hari.

10 Cara Mencegah Demensi dan Alzheimer di Usia Tua, Mulai Lakukan Sejak Dini

Inilah beberapa tips untuk mencegah demensia dan Alzheimer di usia tua. Yuk, lakukan sejak dini mulai sekarang.

Masuk Usia 30-an? Hindari 4 Kesalahan Skincare Ini biar Kulit Tetap Awet Muda

Memasuki usia 30-an, kulit mengalami transisi biologis yang cukup signifikan. Ini 4 kesalahan skincare di usia 30-an yang wajib dihindari.