M O M S M O N E Y I D
Bugar

19 Makanan Penurun Berat Badan yang Tinggi Protein

19 Makanan Penurun Berat Badan yang Tinggi Protein
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip daftar makanan penurun berat badan yang tinggi protein berikut ini. Kira-kira ada apa saja?

Menurunkan berat badan sering kali terasa seperti perjuangan antara rasa lapar dan tekad untuk konsisten. Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi rasa lapar berlebihan adalah dengan meningkatkan asupan protein.

Nutrisi ini tidak hanya membantu membangun dan mempertahankan massa otot, tetapi juga membuat Anda kenyang lebih lama. Protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membantu mengurangi keinginan makan berlebihan dan menjaga metabolisme tetap aktif.

Menggabungkan makanan tinggi protein ke dalam pola makan harian dapat menjadi strategi cerdas untuk menurunkan berat badan secara sehat.

Baca Juga: 10 Minuman Penurun Berat Badan untuk Dikonsumsi Sebelum Tidur

Melansir dari laman Eating Well, di bawah ini daftar makanan penurun berat badan yang tinggi protein:

1. Keju Cottage Rendah Lemak

Satu cangkir keju cottage rendah lemak mengandung sekitar 13 g protein, kurang dari 3 g lemak, dan kurang dari 2 g lemak jenuh. Teksturnya lembut dan gurih meski kandungan lemak jenuhnya rendah.

Menurut Mandy Enright, MS, RD, keju cottage enak dinikmati dengan topping buah dan biji bijian, disajikan dengan roti gandum, dicampurkan ke dalam smoothie atau adonan pancake, hingga diaduk ke telur orak arik agar lebih lembut.

2. Udang

Dalam 3 ons udang mentah terdapat 17 g protein, kurang dari 1 g lemak, dan 0 g lemak jenuh. Udang praktis digunakan untuk berbagai hidangan seperti tumisan, menu panggang, atau disajikan sebagai koktail. Enright juga menyarankan untuk menyimpan udang beku karena bisa dicairkan hanya dalam 15 menit.

3. Dada Ayam Tanpa Tulang dan Kulit

Empat ons dada ayam mentah mengandung 25 g protein, 3 g lemak, dan kurang dari 1 g lemak jenuh. Dada ayam sangat serbaguna dan cocok sebagai bahan utama salad, pasta, atau dinikmati langsung dengan bumbu favorit Anda.

4. Buncis

Satu cangkir buncis kalengan yang sudah ditiriskan mengandung 11 g protein, 4 g lemak, dan kurang dari 1 g lemak jenuh. Menurut Alyssa Smolen, M.S., RDN, buncis adalah sumber protein nabati yang murah dan mudah diolah untuk salad, burger sayuran, atau kari.

5. Ikan Nila

Empat ons nila mentah menyediakan 23 g protein, 2 g lemak, dan kurang dari 1 g lemak jenuh. Ikan ini cepat matang, mudah dibumbui, dan cocok untuk sup tomat atau taco ikan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Minuman Tinggi Kalsium yang Bikin Tulang Kuat

6. Kacang Polong

Satu cangkir kacang polong mentah mengandung 8 g protein, kurang dari 1 g lemak, dan 0 g lemak jenuh. Rasanya sedikit manis dan cocok sebagai tambahan casserole, mangkuk biji-bijian, atau sup kacang polong.

7. Yogurt Yunani Tanpa Lemak

Setengah cangkir yogurt Yunani tanpa lemak menyediakan 13 g protein dan kurang dari 1 g lemak. Yogurt ini kental meski dibuat dari susu skim dan bisa ditambahkan ke smoothie, oatmeal, atau disajikan bersama buah beri.

8. Kacang Hitam

Satu cangkir kacang hitam matang mengandung 15 g protein, 1 g lemak, dan 0 g lemak jenuh. Hadley mengatakan bahwa kacang kaya serat yang baik untuk sistem pencernaan dan lebih hemat dibandingkan daging.

9. Edamame

Setengah cangkir edamame yang sudah dikupas menyediakan 9 g protein, 5 g lemak, dan kurang dari 1 g lemak jenuh. Edamame kaya kalsium dan mudah digunakan untuk salad, mie, atau hummus alternatif.

10. Susu Kedelai

Satu cangkir susu kedelai mengandung 8 g protein, 5 g lemak, dan kurang dari 1 g lemak jenuh. Ini merupakan pilihan tinggi protein bagi Anda yang menghindari susu hewani.

Baca Juga: 8 Teh yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan dan Mengurangi Lemak Perut

11. Kacang Polong Bermata Hitam

Setengah cangkir kacang polong bermata hitam yang dimasak memiliki 5 g protein tanpa kandungan lemak. Teksturnya cocok untuk salad, semur, dan saus.

12. Seitan

Tiga ons seitan menyediakan 15 g protein, kurang dari 1 g lemak, dan 0 g lemak jenuh. Bahan tinggi gluten ini menyerupai tekstur daging dan cocok untuk tumisan atau sandwich.

13. Susu Skim

Satu cangkir susu skim menyediakan 8 g protein tanpa lemak maupun lemak jenuh. Susu ini dapat digunakan untuk sup, saus, kue, smoothie, atau oatmeal.

14. Telur

Satu butir telur besar mengandung 6 g protein, 5 g lemak, dan 2 g lemak jenuh. Telur juga mengandung vitamin D yang penting untuk tubuh.

15. Tahu

Setengah cangkir tahu menyediakan 22 g protein, 11 g lemak, dan kurang dari 2 g lemak jenuh. Meskipun tampak tinggi lemak, proporsi protein dan lemaknya tetap seimbang dan termasuk makanan fermentasi yang baik untuk pencernaan.

Baca Juga: 12 Sayuran untuk Diet agar Berat Badan Turun, Mau Coba?

16. Bubuk Selai Kacang

Dua sendok makan bubuk selai kacang mengandung 5 g protein dan kurang dari 2 g lemak. Rasanya seperti selai kacang biasa, tetapi jauh lebih rendah lemak.

17. Quinoa

Satu cangkir quinoa matang memiliki 8 g protein, 4 g lemak, dan kurang dari 1 g lemak jenuh. Quinoa kaya serat dan membuat Anda kenyang lebih lama.

18. Dada Kalkun

Empat ons dada kalkun mentah menyediakan 27 g protein, 2 g lemak, dan kurang dari 1 g lemak jenuh. Dada kalkun mudah dimasak dan cocok untuk berbagai sajian.

19. Tuna

Tiga ons tuna kalengan yang sudah ditiriskan mengandung 22 g protein, kurang dari 1 g lemak, dan 0 g lemak jenuh. Tuna kaya omega 3 tetapi tetap rendah lemak jenuh dan mudah dipadukan dalam berbagai menu.

Baca Juga: 15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Nah, itu tadi daftar makanan penurun berat badan yang tinggi protein. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Film Ryan Gosling Terbaik, Wajib Tonton Setelah Project Hail Mary

Setelah Project Hail Mary, jelajahi karya terbaik Ryan Gosling. Ada rekomendasi film romantis, aksi, hingga fiksi ilmiah yang wajib ditonton.  

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (16/4) Turun Rp 5.000, Tren Naik Terhenti

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Kamis (16/4) melemah Rp 5.000 dari perdagangan sebelumnya dan buyback tidak berubah.

Stok Pangan Aman! 7 Sayuran Musim Kemarau Ini Bisa Tumbuh Subur, Tanam Sekarang

Musim kemarau sering bikin pusing harga kebutuhan dapur. Untungnya, sayuran ini terbukti tahan banting. Cek jenisnya dan mulai tanam sekarang.

Rebound, IHSG Menguat 1% Pada Kamis Pagi (16/4)

Pada Kamis, 16 April 2026, pukul 09:20 WIB, Indeks naik 1% ke level 7.697,9, setelah melemah di hari sebelumnya.

7 Drakor Byeon Woo Seok yang Wajib Tonton Usai Perfect Crown

Bintangi Perfect Crown, Byeon Woo Seok punya deretan drakor lain yang sayang dilewatkan. Intip semua perannya yang bikin penasaran di sini!  

IHSG Berpeluang Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (16/4)

IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis (16/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

HP Infinix Note 60 Pro: Fitur Kesehatan Canggih & Performa Baru

Infinix Note 60 Pro bawa layar Active Matrix LED dan sensor detak jantung! Aksesori MagPower gratis untuk waktu terbatas. Simak fitur uniknya! 

Disiplin, Etika, dan Adaptasi Jadi Kunci Leadership ala Ignasius Jonan

​Di tengah perubahan bisnis yang makin cepat, Ignasius Jonan membagikan pandangannya soal kunci kepemimpinan modern.

IHSG Masih Bisa Menguat, Berikut 4 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (16/4)

IHSG berpeluang kembali menguat pada perdagangan Kamis (16/4), meski sebelumnya sempat terkoreksi.​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas

IHSG Berpotensi Bergerak Sideways, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas (16/4)

IHSG diproyeksi bergerak sideways pada perdagangan Kamis (16/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.