MOMSMONEY.ID - Lowongan kerja palsu menjadi momok yang menghantui para pencari kerja yang tengah berjuang mendapatkan lahan untuk mencari nafkah.
Di era digital yang serba terbuka ini, menemukan peluang karier terasa semudah membalik telapak tangan. Cukup dari gawai, Anda bisa mengakses ratusan tawaran pekerjaan dari berbagai platform.
Namun, kemudahan ini menyimpan sisi kelam yang kerap luput dari kewaspadaan pencari kerja. Lowongan kerja palsu kerap kali tersembunyi di antara banyaknya lowongan kerja yang muncul di media sosial dengan beragam tawaran menggiurkan.
Baca Juga: Lewat Program Andal, Generasi Muda Dibekali Skill untuk Hadapi Dunia Kerja
Banyak oknum tak bertanggung jawab memanfaatkan euforia pencari kerja dengan melakukan berbagai modus. Maka, sebelum Anda mengklik kirim lamaran atau mentransfer rupiah hasil keringat sendiri, luangkan waktu sejenak untuk melakukan riset sederhana.
Cek ulasan perusahaan di Google, tanyakan di komunitas pencari kerja terpercaya, dan pastikan alamat fisik serta nomor telepon resmi tertera secara jelas ya.
Berikut adalah beberapa ciri lowongan kerja palsu yang perlu Anda ketahui untuk meningkatkan kewaspadaan Anda, sebagaimana dikutip dari id.jobstreet.com:
Baca Juga: SEEK Luncurkan Kampanye Terbaru Bantu Pencari Kerja Temukan Pekerjaan yang Relevan
1. Kriteria tidak spesifik dan mencurigakan
Ciri yang pertama bisa Anda lihat dari kriteria yang diberikan tidak spesifik dan mengundang kecurigaan.
Misalnya saja ada kriteria bekerja tanpa pengalaman. Nah, hal ini perlu dipertanyakan. Menyadari bahwa untuk melakukan suatu pekerjaan, apalagi yang membutuhkan skill khusus, tentunya membutuhkan jam terbang.
2. Pekerjaan mudah, gaji tinggi
Anda patut curiga jika dalam pekerjaan tersebut mendeskripsikan bahwa pekerjaan yang akan Anda lakukan tergolong mudah, tapi gaji yang ditawarkan tinggi.
Hal seperti ini jika dipikirkan secara logika kurang masuk akal. Bisa saja ini adalah modus yang sedang dilancarkan oleh si penipu agar korbannya tertarik.
Baca Juga: Loker Tenaga Pendukung Direktorat Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Cek Syaratnya
3. Butuh cepat dan langsung diterima
Dalam proses rekrutmen pekerjaan, umumnya membutuhkan serangkaian proses yang cukup menggunakan waktu. Apalagi di zaman sekarang, di mana banyak orang yang juga membutuhkan pekerjaan.
Otomatis perusahaan juga perlu melakukan seleksi untuk memilih calon karyawan yang tepat untuk perusahaannya. Jadi, sangat mencurigakan jika lowongan kerja itu menjelaskan bahwa membutuhkan karyawan cepat dan akan langsung diterima.
4. Profil perusahaan kurang jelas
Ciri-ciri lowongan kerja palsu berikutnya adalah profil perusahaan yang kurang jelas. Nah, saat Anda menemukan suatu lowongan pekerjaan, sebaiknya Anda melakukan riset kecil, seperti mengecek profil perusahaan tersebut melalui media sosial.
Apalagi di era digital ini, akan sangat mudah bagi Anda untuk menelusuri jejak digital suatu perusahaan. Perusahaan yang baik, tentu akan lebih mudah ditemukan, memiliki ulasan yang positif, serta mengenalkan perusahaannya kepada umum secara jelas.
Baca Juga: Kopi Kenangan Buka Peluang Kerja bagi Penyandang Disabilitas Tuli sebagai Barista
5. Membayar sejumlah uang
Pada dasarnya tujuan seseorang mencari lowongan pekerjaan adalah untuk bekerja dan mendapatkan uang berupa gaji dari kerja kerasnya. Namun, jika lowongan kerja justru meminta Anda untuk membayar sejumlah uang, maka sebaiknya Anda melepas lowongan tersebut.
Karena dalam proses rekrutmen pekerjaan, secara umum tidak memungut biaya apapun. Jadi, pertimbangan kembali ketika lowongan yang Anda lamar meminta uang dan jangan langsung mentransfer uang yang diminta ya.
Dengan mengenali ciri-ciri lowongan kerja palsu sejak dini, Anda bukan hanya melindungi dompet, tetapi juga masa depan karier Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News