M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada Influenza A Renggut 5 Anak di Riau, Kenali Penularan hingga Pencegahannya

Waspada Influenza A Renggut 5 Anak di Riau, Kenali Penularan hingga Pencegahannya
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, ada lima anak di Riau yang meninggal dunia akibat terinfeksi influenza A atau dikenal dengan flu babi.

Kasus tersebut terjadi di Dusun Datai, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Setelah melalui penyelidikan, hasilnya, fasilitas kesehatan di daerah tersebut minim.

Tidak ada mandi, cuci, dan kakus (MCK), tidak ada tempat pembuangan sampah, bahkan tempat memasak yang menggunakan kayu bakar berada di ruang sama dengan tempat tidur. 

Baca Juga: Tanaman Herbal yang Bantu Atasi Gejala Influenza A, Cek Rincian Detailnya!

Melalui kejadian ini, masyarakat diimbau agar selalu berhati-hati dengan penularan virus influenza A. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui bagaimana penularannya, apa saja gejalanya, hingga bagaimana cara pencegahannya.

Penularan influenza A

Dikutip dari www.halodoc.com, penularan influenza A bisa terjadi melalui percikan ludah saat sedang batuk, bersin, maupun berbicara. Virus tersebut bisa bertahan di permukaan benda dalam waktu beberapa jam.

Jadi, ketika ada seseorang yang menyentuh benda tersebut, kemudian terkena wajah, maka hal itu akan menjadi jalurnya untuk mengalami infeksi. 

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Influenza A dan Gejalanya, Bedakah dengan Flu Biasa?

Perlu diketahui bahwa masa inkubasi influenza A umumnya adalah selama 1-4 hari. Sehingga, penularannya bisa saja tidak disadari.

Bahayanya lagi, penularan influenza A bisa terjadi sebelum gejalanya muncul. Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa orang yang kelihatannya sehat-sehat saja, tapi sebenarnya ia sudah menyebarkan virus.

Gejala influenza A

Untuk bisa memberikan penanganan secara cepat, sebaiknya Anda mengetahui dengan jelas apa saja gejala yang muncul ketika terinfeksi Influenza A. Berikut beberapa gejalanya yang bisa Anda deteksi:

  • Demam tinggi sampai 38 derajat celsius lebih
  • Batuk kering
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit kepala berat
  • Kelelahan ekstrem
  • Tenggorokan sakit
  • Hidung tersumbat atau meler.

Untuk kasus yang lebih serius, saat tertular Influenza A bisa menyebabkan komplikasi, seperti pneumonia, gagal napas, hingga kematian.

Baca Juga: Influenza A (H1N1) vs B: Perbedaan Gejala, Risiko, dan Pencegahan Efektif

Cara mencegah penularan influenza A

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penularan Influenza A sebagai berikut:

1. Menjaga kebersihan tangan

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan agar virus tidak mudah masuk ke tubuh, tak terkecuali Influenza A. Apalagi jika Anda baru saja beraktivitas dengan fasilitas umum. Misalnya saja memegang gagang pintu, gagang tangga atau jembatan, hingga memegang HP.

Setelah beraktivitas, biasakan untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer

2. Memakai masker saat sakit

Jika Anda sedang sakit, maka gunakanlah masker. Cara ini bukan hanya melindungi diri sendiri agar tidak semakin parah, tetapi juga melindungi orang lain agar tidak tertular.

Pakailah masker saat Anda sedang berada di area publik atau saat sedang merawat orang sakit ya.

Baca Juga: 8 Cara Cepat Menyembuhkan Flu yang Efektif Menurut Dokter

3. Menghindari kontak langsung

Hindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Hal ini sangat berisiko untuk menularkan Influenza A. Sebaiknya Anda menggunakan peralatan pribadi sendiri tanpa berbagi dengan orang lain.

Selain itu, jika ada orang yang mengalami flu, jagalah jarak minimal 1-2 meter. Dan ketika ada anggota keluarga yang sakit, usahakan untuk menyediakan ruangan terpisah.

4. Jaga kebersihan lingkungan

Penularan virus Influenza A bisa terjadi karena lingkungan yang kotor. Oleh karena itu, penting sekali untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Misalnya saja melakukan disinfeksi pada alat atau benda yang sering dipakai oleh banyak orang. Kemudian, jika ada anggota keluarga yang sakit, cucilah peralatannya menggunakan air hangat. 

Tak lupa, pastikan agar ventilasi rumah dalam kondisi baik agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar.

Baca Juga: 4 Gejala Tubuh Kekurangan Vitamin D Salah Satunya Sering Flu

5. Ketahui etika batuk dan bersin yang benar

Ketika batuk dan bersin tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada etika yang perlu Anda ketahui agar percikannya tidak mengenai orang lain.

Caranya adalah dengan menutup hidung dan mulut menggunakan tisu, kemudian buang ke tempat sampah. Jika tidak ada tisu, Anda bisa menggunakan siku dalam untuk menutup, lalu dilanjutkan dengan mencuci tangan agar virus tidak menempel.

6. Vaksinasi flu tahunan

Vaksinasi flu tahunan juga sangat penting agar sistem imun bisa mengenali virus dengan baik. Jadi, ketika Anda terkena virus, tubuh dalam kondisi yang lebih siap untuk melawan. 

Orang-orang yang perlu mendapatkan vaksinasi adalah anak (di atas 6 bulan), lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis.

Itulah penjelasan tentang cara penularan, gejala, hingga cara pencegahan influenza A atau flu babi. Dengan begitu, Anda tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga orang lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Gula Darah Naik di Malam Hari

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan gula darah naik di malam hari, lo. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Hasil Thailand Open 2026: Ada Thalita, Enam Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua, Rabu (13/5), enam wakil Indonesia melangkah ke 16 besar dari 10 wakil yang berlaga.

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​