MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global naik, setelah dollar AS melemah dan perang di Timur Tengah memasuki hari keenam tanpa tanda-tanda penyelesaian.
Mengutip Bloomberg, Kamis (5/3) pukul 12.37 WIB, harga emas spot naik 0,50% menjadi US$ 5.166,21 per troi ons. Harga emas hari ini melanjutkan kenaikan setelah kemarin ditutup menguat 1%.
Investor mencari aset yang lebih aman, karena pasukan AS dan Israel memborbardir Iran. Di sisi lain, Iran menembakkan rudal ke beberapa negara di kawasan itu, menyerang infrastruktur energi yang penting dan secara efektif memblokir selat Hormuz yang strategis.
Presiden AS Donald Trump menyatakan keyakinannya dalam kampanye militer Amerika, dan AS menenggelamkan sebuah kapal perang Iran di perairan internasional. Tetapi, Teheran menepis laporan bahwa Kementerian Intelijen telah menghubungi Washington untuk menegosiasikan akhir konflik.
Baca Juga: Harga Emas Global Memantul Naik ke atas US$ 5.100 Setelah Ambles Kemarin
Seiring berlanjutnya perang dan melonjaknya harga energi, perdagangan global menghadapi guncangan lain, karena Washington bersiap memberlakukan tarif impor lebih tinggi. Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan pada Rabu, bahwa rencana Trump untuk menaikkan bea masuk universal 10% menjadi 15% kemungkinan akan efektif minggu ini.
Harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, didukung oleh ketegangan geopolitik dan perdagangan yang terus berlanjut, serta kekhawatiran tentang independensi The Fed. Emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5.595 per troi ons pada akhir Januari.
Dukungan lebih lanjut terhadap emas datang pada Rabu dari dollar AS yang melemah paling tajam dalam tiga minggu. Dollar AS yang lebih lemah mendukung emas, karena menjadikannya lebih terjangkau bagi sebagian besar pembeli. Indeks dollar telah turun sekitar 0,4% dalam dua hari terakhir, meskipun masih menguat hampir 1% minggu ini.
Baca Juga: Naik Tipis! Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 5 Maret
Menurut Rhona O'Connell, Kepala Analisis Pasar di Stonex Financial Ltd., penguatan dollar AS di awal pekan serta aksi jual besar-besaran di pasar saham memicu penurunan tajam emas dalam satu hari pada Selasa. "Sejak itu, emas memiliki sedikit tekanan spekualtif, karena investor melepas posisi beli berlebih mereka," kata O'Connell mengutip Bloomberg, Kamis (5/3).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News