MOMSMONEY.ID - Asam urat tinggi bisa memicu penyakit jantung lo. Studi yang dipublikasikan di The Lancet Rheumatology dan dipimpin oleh peneliti dari Universitas Oxford, Glasgow, dan KU Leuven mengungkapkan, penderita asam urat mengalami peningkatan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 58%.
Joshua F. Baker, Profesor Reumatologi dan Epidemiologi di Universitas Pennsylvania, menjelaskan, peningkatan risiko ini terlihat pada semua penyakit kardiovaskular yang diteliti dalam penelitian ini. Mulai dari gagal jantung, penyakit jantung iskemik, aritmia, penyakit katup jantung, dan tromboembolisme vena.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Annals of the Rheumatic Disease menemukan, lebih dari setengah pasien asam urat memiliki risiko sangat tinggi terkena penyakit jantung.
Baca Juga: Asam Urat Kambuh Terus? Dokter Ungkap Rahasia Diet Efektifnya
Mengapa asam urat dapat merusak jantung?
Dilansir dari Creakyjoints.org, kadar asam urat yang tinggi akan menumpuk di aliran darah, membentuk kristal, dan mengendap di satu atau lebih persendian. Hal ini memicu respons peradangan yang ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, dan nyeri hebat.
Hal ini juga jadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami peradangan yang berlebihan. Peradangan tersebut membuat tubuh lebih rentan terhadap pembekuan darah, stroke, serangan jantung, dan masalah kardiovaskular lainnya.
Orang dengan kadar penanda inflamasi yang disebut interleukin-1 (IL-1) tinggi lebih rentan terhadap serangan asam urat. Zat yang sama ini juga dikaitkan dengan peningkatan risiko gagal jantung, penyakit kronis saat jantung terlalu lemah untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Cara menurunkan risiko penyakit jantung pasien asam urat
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah penyakit jantung pada pasien asam urat:
1. Minumlah obat asam urat sesuai resep
Untuk mencegah penyakit jantung, pasien asam urat bisa mengonsumsi Allopurinol. Selain itu, obat lain yang umum digunakan untuk asam urat adalah Kolkisin.
Obat asam urat tersebut telah terbukti memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko serangan jantung.
Baca Juga: Obat Asam Urat: Mana yang Tepat untuk Serangan Akut dan Kronis Anda?
2. Pantau terus kesehatan jantung
Dokter spesialis reumatologi biasanya akan secara teratur memeriksa tekanan darah, kolesterol, dan gula darah Anda. Tergantung pada risiko penyakit kardiovaskular secara keseluruhan, dokter mungkin juga akan meminta Anda menjalani tes tambahan seperti EKG dan CT scan jantung.
3. Turunkan berat badan
Menurunkan berat badan berlebih bisa jadi tantangan, tetapi langkah ini bisa membantu melindungi jantung Anda. Mengurangi asupan kalori hingga menurunkan berat badan juga bantu mengurangi risiko serangan asam urat di masa mendatang.
Sekian informasi mengenai asam urat tinggi bisa memicu penyakit jantung dan cara mencegahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News