M O M S M O N E Y I D
Bugar

Wajib Waspada, Inilah Komplikasi Obesitas yang Bahaya untuk Kesehatan

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan fisik seseorang, tetapi juga berpotensi menyebabkan sejumlah komplikasi kesehatan yang serius. Apa saja komplikasi obesitas yang bahaya untuk kesehatan?

Menyadur dari Alo Dokter, di bawah ini adalah komplikasi obesitas yang bahaya untuk kesehatan dan harus Anda waspadai:

1. Penyakit refluks asam lambung

Obesitas dapat meningkatkan tekanan pada perut dan menyebabkan isi lambung bocor ke dalam kerongkongan, menyebabkan gejala refluks asam lambung seperti sensasi terbakar di dada.

2. Gangguan pernapasan, seperti asma dan sleep apnea

Lemak tambahan di dada dan leher dapat mempersempit saluran napas, meningkatkan risiko gangguan pernapasan seperti asma dan sleep apnea, di mana seseorang berhenti bernapas sementara saat tidur.

Baca Juga: Mengapa Saat Suhu Udara Dingin Jadi Sering Buang Air Kecil? Ini Kata Ilmuwan!

3. Sindrom metabolic

Obesitas sering kali terkait dengan sindrom metabolik, kumpulan kondisi medis termasuk tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, kolesterol tinggi, dan lemak tubuh berlebih di sekitar pinggang.

4. Diabetes tipe 2

Obesitas adalah salah satu faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2, di mana tubuh tidak mampu menggunakan insulin dengan efektif atau tidak memproduksi cukup insulin untuk mengontrol kadar gula darah.

Baca Juga: Alasan Mengapa Obesitas Berbahaya untuk Kesehatan Anda

5. Amenore akibat polycystic ovaria syndrome (PCOS)

PCOS adalah kondisi hormonal yang dapat menyebabkan gangguan menstruasi atau amenore pada wanita yang obesitas. Hal ini dapat mempengaruhi kesuburan dan meningkatkan risiko komplikasi kesehatan lainnya.

6. Penyakit jantung

Obesitas meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan penyakit pembuluh darah lainnya karena tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan kerusakan pada pembuluh darah.

Baca Juga: Bahaya untuk Kesehatan, Terapkan Cara Mencegah Obesitas Berikut!

7. Stroke

Obesitas dapat meningkatkan risiko pembekuan darah dan pembentukan plak di arteri, yang meningkatkan risiko stroke.

8. Hipertensi

Lemak tambahan dalam tubuh dapat meningkatkan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama untuk hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Benarkah Makan Kimchi Bisa Turunkan Berat Badan? Cek Penjelasan dari Studi

9. Batu empedu

Obesitas meningkatkan risiko pembentukan batu empedu karena perubahan dalam metabolisme lemak dan kolesterol dalam tubuh.

10. Perlemakan hati

Obesitas dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati, yang dapat menyebabkan perlemakan hati atau steatosis hepatitis.

Baca Juga: Eksis Jadi Sajian Bulan Puasa, Ini Manfaat Kolang-Kaling untuk Kesehatan

11. Gangguan kesuburan atau infertilitas

Obesitas pada wanita dapat memengaruhi kesuburan dengan mempengaruhi siklus menstruasi dan ovulasi, sementara pada pria, dapat mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma.

12. Osteoarthritis

Obesitas meningkatkan tekanan pada sendi, meningkatkan risiko osteoarthritis atau kerusakan tulang rawan.

Baca Juga: Jus Sayuran Apa yang Bagus untuk Diet ya? Ini Daftarnya Moms

13. Kanker, seperti kanker usus, kanker hati, atau kanker payudara

Obesitas juga mempengaruhi peningkatan risiko sejumlah jenis kanker karena peradangan kronis dan perubahan hormon yang terkait dengan lemak tubuh berlebih.

Itulah sejumlah komplikasi obesitas yang bahaya untuk kesehatan dan perlu diwaspadai. Mengelola obesitas dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan perubahan gaya hidup lainnya sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya komplikasi kesehatan yang terkait dengan kelebihan berat badan. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.

Konsultasi ke Psikolog Bahas Apa Saja? Ini Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

Beragam persoalan bisa dibawa ke psikolog, mulai dari persoalan emosi dan hubungan keluarga hingga terjadinya depresi dan kecemasan.

Cuaca Jawa Timur Besok (6/10) dan Lusa: Berawan Mendominasi, Suhu Tembus 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok (6/10) dan lusa (7/10) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.

Mayoritas Cuaca Jawa Barat Besok (6/10) Diprediksi Berawan, Tapi Ada Potensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan sejumlah wilayah berpotensi hujan.  

Hampir Seluruh Wilayah Diguyur Hujan, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (6/10)

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Utara hujan besok (6/10). Hujan sedang diprediksi terjadi di Labuhanbatu dan Dairi.

Semua Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (6/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta cerah besok (6/10). Suhu udara berada di kisaran 23–32 derajat Celsius.

Ramalan Cuaca Sumatra Selatan Besok (6/10) Didominasi Udara Kabur. Suhu Tembus 37°C

Cuaca Sumatra Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu udara mencapai 37 derajat Celsius di empat wilayah. SImak tiap wilayah.