M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Tanda Anak Memiliki Victim Mentality, Orang Tua Perlu Waspada!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Victim mentality atau mental korban merupakan keadaan di mana seseorang percaya bahwa dirinya adalah korban dan ia tidak memiliki kendali atas hidupnya.

Victim mentality dapat berkembang karena berbagai alasan. Pada anak, victim mentality bisa tumbuh tatkala mereka diintimidasi oleh teman sebayanya atau ketika anak tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Saat anak terus memelihara victim mentality, itu dapat menyebabkan citra diri yang negatif, sabotase diri, kebencian, dan kurangnya akuntabilitas.

Baca Juga: Miss V Bau? Ini 5 Jenis Aroma Miss V dan Penyebabnya yang Harus Wanita Tahu

Ada sejumlah tanda yang menunjukkan bahwa seorang anak memiliki victim mentality. Melansir Verywell Family, inilah 6 tanda anak memiliki victim mentality yang perlu orang tua waspadai.

1. Merasa tidak berdaya

Tanda anak memiliki victim mentality yang pertama yaitu anak merasa tidak berdaya.

Anak yang memandang dirinya sebagai korban biasanya tidak akan mencoba apapun untuk mengubah situasi.

Anak cenderung menganggap bahwa tidak ada yang dapat mereka lakukan untuk mengatasi hambatan yang sedang mereka hadapi, atau mereka percaya bahwa upayanya untuk menciptakan perubahan tidak akan efektif.

Kemungkinan, anak yang memiliki victim mentality tidak mau meminta bantuan tatkala dirinya tidak tahu bagaimana cara mengerjakan sesuatu. Anak pun cenderung pasif ketika teman-temannya memperlakukan mereka dengan tidak baik alih-alih bersikap tegas.

2. Memiliki pandangan yang negatif

Tanda anak memiliki victim mentality yang kedua yaitu anak memiliki pandangan yang negatif.

Daripada mengambil langkah, anak lebih mungkin untuk mengasihani diri mereka sendiri dan mengeluh saat suasana hati mereka memburuk atau ketika situasi berubah menjadi sulit.

Kadang-kadang, anak bisa saja menyabotase hal-hal baik yang terjadi dalam hidup mereka bahkan tanpa mereka sadari.

Adapun sabotase diri merupakan kebiasaan maladaptif yang dipelajari akibat trauma dan kesulitan.

3. Fokus pada hal-hal negatif

Tanda anak memiliki victim mentality yang ketiga yaitu anak lebih sering berfokus pada hal-hal negatif.

Bahkan ketika sesuatu yang positif terjadi, anak dengan victim mentality cenderung mengabaikan nasib baik mereka. Semakin anak berfokus pada hal negatif, maka semakin buruk pula perasaan mereka.

Untuk alasan tersebut, sangat penting bagi para orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya yang memiliki victim mentality tentang bagaimana menjadi lebih positif atau menemukan kebaikan dalam situasi yang menantang.

Baca Juga: Cek Skor Kredit Sekarang Tidak Sulit Lagi Melalui Aplikasi SkorKu

4. Sering memprediksi sesuatu dengan pandangan buruk

Tanda anak memiliki victim mentality yang keempat yaitu anak sering memprediksi sesuatu dengan pandangan yang buruk.

Anak mungkin gemar mengatakan hal-hal seperti “Saya pasti akan gagal dalam ujian besok” atau “Semua orang pasti akan menertawakan saya saat saya bercerita di depan kelas”.

Dalam kebanyakan situasi, anak mungkin juga takut untuk terlalu berharap. Ketika orang lain yakin dengan kemampuan anak dan memberi tahu bahwa dirinya akan memberikan hasil yang terbaik, anak mungkin akan memprediksi bahwa ucapan orang lain tersebut tidak akan berhasil.

Jika pikiran negatif terus-menerus menyelimuti anak, itu bisa menciptakan stres yang tidak perlu sekaligus mempersulit mereka untuk melakukan yang terbaik atau menikmati waktu dengan tenang.

5. Suka menyalahkan orang lain

Tanda anak memiliki victim mentality yang kelima yaitu anak gemar menyalahkan orang lain.

Saat keadaan yang anak alami terasa tidak menguntungkan, mereka mungkin akan menyalahkan orang lain atas keadaan tersebut.

Kemungkinan, anak juga bersikeras untuk memprovokasi orang lain dengan sengaja sehingga mereka dapat membangkitkan reaksi negatif yang akan memperkuat anggapan pribadinya bahwa setiap orang jahat kepada mereka.

6. Merasa dirinya paling malang

Tanda anak memiliki victim mentality yang terakhir yaitu anak merasa dirinya paling malang.

Anak mungkin sering menggunakan kata-kata “selalu” dan “tidak pernah” ketika menggambarkan keadaan mereka.

Sebagai orang tua dari anak yang memiliki victim mentality, Anda mungkin akan sering mendengar anak berkata hal-hal seperti “Saya tidak pernah melakukan sesuatu yang menyenangkan” atau “Anak-anak lain selalu jahat kepada saya”.

Bahkan, ketika seseorang menunjukkan bukti yang bertentangan dengan anggapan anak, anak dengan pola pikir korban cenderung bersikeras bahwa persepsi mereka tentang kemalangannya merupakan hal yang akurat.

Itulah 6 tanda anak memiliki victim mentality yang perlu orang tua waspadai. Jika tanda-tanda tersebut ada pada anak Anda, jangan ragu untuk menghubungi psikolog.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Gaet Ario Bayu hingga Sang Suami, Andien Bawa 13 Muse Lintas Generasi di MV Naksir

Penyanyi Andien merilis video musik terbarunya berjudul Naksir pada 21 Oktober 2026.​ Hadirkan 13 muse.

4 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (24/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (24/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (24/10), Ada 15 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Sabtu dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi.

Telur Bebas Sangkar, Kenali Sistem Pemeliharaan Ayam Petelur

Telur bebas sangkar atau cage-free berasal dari ayam petelur yang dipelihara tanpa kandang baterai. ​

Mau Investasi Properti, Intip Peluang di Luar Jakarta

​JLL menyoroti peluang investasi properti di Indonesia, dari kawasan industri dan logistik, pusat data,  serta alih fungsi gedung. 

Kenangan Festival Bawa Naykilla hingga Yura Yunita, Tiket General Dijual Besok

Digelar 7 November, penjualan tiket reguler Kenangan Festival dibuka Sabtu, 24 Oktober mulai pukul 13.00 WIB.

Langkah dan Upaya Menggulirkan Roda Usaha di Daerah Terdampak Bencana

Kementerian UMKM membuat program untuk mempercepat pemulihan roda usaha di daerah yang terkena bencana.

Lewat Kenangan Festival, Penikmat Musik Diajak Nostalgia dan Rayakan Perjalanan Hidup

Kenangan Festival digelar di Tennis Indoor Senayan GBK​ pada 7 November​ mendatang. Penonton diajak bernostalgia dan rayakan perjalanan hidup.

Ada Kartika Sari hingga Batagor Kahuripan di Little Bandung Blok M

​GoFood menghadirkan lima kuliner asal Bandung di Pasaraya Blok M, Jakarta, pada 23-25 Oktober 2026 melalui Little Bandung by GoFood.

Pengguna Akun Indodax, Waspadai Penipuan Berkedok Customer Support

Penipu bisa menyamar sebagai Customer Support melalui telepon, media sosial, hingga situs palsu. Simak cara memverifikasi kontak resmi Indodax.