MOMSMONEY.ID - Pedagang pasar rakyat mulai didorong untuk memanfaatkan transaksi digital dalam aktivitas jual beli sehari-hari.
Salah satunya melalui INKOPPAS Link, aplikasi yang dikembangkan Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS).
Program ini menjadikan Koperasi Pedagang Pasar Cibubur Sejahtera (KOPPAS Cibubur) sebagai proyek percontohan.
Digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk pembayaran nontunai, tetapi juga membantu pencatatan dan pengelolaan transaksi pedagang.
Bagi pedagang, penggunaan transaksi digital diharapkan membuat pembayaran lebih praktis sekaligus mengurangi kebutuhan mengelola uang tunai.
Baca Juga: Jualan Online Makin Ramai, Ini Tantangan UMKM di Era Digital
Sistem tersebut juga dinilai dapat membantu meningkatkan keamanan transaksi dan mempermudah pencatatan keuangan.
Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro Kementerian Koperasi Rulli Nuryanto mengatakan, pemanfaatan teknologi juga dapat membuka peluang bagi pedagang untuk menjangkau pembeli lebih luas.
"Pemanfaatan INKOPPAS Link akan memperluas pasar karena memperbesar daya jangkau para pedagang," katanya dalam keterangan resmi Kamis (17/9)
"Saya harap, kedepannya terus dikembangkan sampai menjadi semacam ecommerce supaya pembeli dapat mengakses produk pedagang secara online pada kondisi-kondisi di mana pembeli tidak dapat langsung membeli di pasar," ujarnya.
Sekretaris Jenderal INKOPPAS Adrian Lame Muhar bilang, digitalisasi diharapkan membuat koperasi dan pedagang pasar lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.
"Melalui program digitalisasi, kami ingin membantu koperasi dan pedagang pasar menjadi lebih adaptif, efisien, dan mampu memberikan pelayanan yang sesuai kebutuhan masyarakat saat ini," katanya.
Baca Juga: Penerapan AI Demi Perluas Pasar bagi UMKM
Dalam program ini, INKOPPAS menggandeng PT Moneta Pembayaran Teknologi (MonetaPay) untuk mendukung sistem pembayaran digital serta PT Manunggal Laju Teknologi (Manalogi) sebagai pengembang aplikasi.
Direktur Utama MonetaPay Vista Octarensa menjelaskan, manfaat transaksi digital bagi pedagang tidak berhenti pada pembayaran.
“Prinsipnya, digitalisasi bukan sekadar memindahkan transaksi ke platform non-tunai, tetapi bagaimana MonetaPay dapat mempermudah pencatatan keuangan, meningkatkan keamanan transaksi, dan membuka akses finansial yang lebih luas bagi para pedagang pasar tradisional,” ujar Vista.
Setelah diuji di KOPPAS Cibubur, program ini diharapkan dapat diterapkan di koperasi pedagang pasar lainnya.
INKOPPAS menargetkan digitalisasi tersebut nantinya dapat menjangkau 28.000 KOPPAS di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News