MOMSMONEY.ID - Asam asam sitrat dan asam malat dalam mangga tidak meningkatkan asam urat lo.
Asam-asam tersebut bukanlah purin, mangga diklasifikasikan sebagai makanan rendah purin karena mengandung sekitar 1-4 mg purin per 100 g yang jauh di bawah kisaran 100-1.000 mg yang ditemukan dalam jeroan.
Namun, mangga mengandung fruktosa yang tinggi. Ashwani Kumar, dokter ahli gizi dari Indiatvnews.com, memaparkan, asupan fruktosa yang tinggi dapat merangsang produksi asam urat dengan mempercepat degradasi purin di sel hati.
Satu buah mangga berukuran 350 g dapat mengandung 15-20 g fruktosa.
Baca Juga: Ancaman Serangan Asam Urat Datang 11 Tahun Lebih Awal pada Usia Muda!
Apakah mangga memicu kadar asam urat?
Penderita asam urat dapat mengonsumsi mangga. Buah ini memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat dari mengonsumsi satu atau dua buah mangga per minggu.
Mangga yang manis kaya akan fruktosa yang berbahaya bagi penderita asam urat. Ketika tubuh memecahnya, purin akan dilepaskan dan meningkatkan kadar asam urat.
Anda dapat mengonsumsi mangga dalam jumlah sedang dan beberapa kali seminggu untuk mencegah kekambuhan asam urat. Mengonsumsi tiga atau empat buah mangga cukup berbahaya, sebab mangga mengandung asupan fruktosa yang tinggi dan bisa memicu asam urat.
Untungnya, mangga juga mengandung quercetin dan mangiferin yang memiliki kemampuan untuk menghambat xanthine oxidase atau enzim yang menghasilkan asam urat. Konsumsi mangga bersamaan dengan air, hidrasi membantu ginjal membuang asam urat.
Tips menjaga kadar asam urat & mencegah kekambuhan
Kelebihan berat badan meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi pembersihan ginjal. Menurunkan berat badan 5-7% dapat menurunkan kadar asam urat serum secara signifikan.
Hindari olahraga anaerobik intensif selama serangan asam urat. Hal ini dapat meningkatkan kadar asam urat sementara melalui kerusakan sel otot. Selain itu, lakukan beberapa tips berikut ini:
1. Pemeriksaan kesehatan rutin
Pemeriksaan kadar asam urat serum tidak mahal dan mudah didapatkan. Memeriksa kadar setiap 3–6 bulan sambil melakukan perubahan pola makan memberikan manfaat untuk penderita asam urat.
Catat makanan mana yang memicu peningkatan kadar asam urat dalam buku harian makanan.
Baca Juga: Lupakan Nyeri Sendi di Malam Hari, Buah dan Sayur Ini Redakan Bengkak Asam Urat
2. Sumber hewani dengan kandungan purin tinggi
Sumber makanan hewani dengan kandungan purin yang sangat tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat secara drastis dalam waktu singkat. Individu yang mengonsumsi protein hewani tinggi purin secara teratur memiliki risiko serangan asam urat hingga 40% lebih tinggi.
Konsumsi berlebihan menyebabkan pembentukan kristal asam urat di persendian yang mengakibatkan pembengkakan, kekakuan, dan nyeri hebat. Membatasi sumber hewani membantu mengontrol asam urat dengan lebih baik dan mengurangi frekuensi kambuhnya serangan.
2. Produk daging olahan dan diawetkan
Produk daging olahan dan diawetkan dikaitkan dengan peningkatan gangguan metabolisme dan kadar asam urat yang lebih tinggi. Konsumsi yang sering dapat meningkatkan risiko asam urat hingga hampir 20-30%.
Produk-produk ini juga mengandung natrium tinggi yang dapat memengaruhi fungsi ginjal seiring waktu. Mengurangi konsumsi mendukung pembuangan asam urat yang tepat dan kesehatan sendi secara keseluruhan.
Contoh makanan olahan yang harus dihindari yakni sosis, hot dog, daging kalengan, dan makanan olahan beku.
3. Seafood
Beberapa jenis seafood mengandung purin pekat yang dapat meningkatkan kadar asam urat secara drastis. Konsumsi rutin dapat meningkatkan risiko asam urat hingga hampir 50% pada individu yang rentan.
Hindari konsumsi ikan teri, sarden, makarel, kerang, kepiting, udang, dan tuna.
Baca Juga: Racikan Teh Jahe & Herbal: Lonjakan Asam Urat Tinggi Langsung Dinetralkan!
4. Minuman beralkohol
Konsumsi alkohol sangat berkaitan dengan kadar asam urat yang lebih tinggi. Individu yang minum alkohol secara teratur memiliki risiko serangan asam urat hingga dua kali lebih besar.
Alkohol mengurangi kemampuan ginjal untuk menghilangkan asam urat secara efektif. Membatasi asupan alkohol menurunkan peradangan berulang dan episode nyeri sendi.
5. Minuman manis dan tinggi fruktosa
Minuman tinggi gula meningkatkan produksi asam urat di hati dan mengganggu metabolisme normal. Konsumsi minuman kaya fruktosa setiap hari dapat meningkatkan risiko asam urat hingga hampir 30-40%.
Gula berlebih juga menyebabkan penambahan berat badan yang memperburuk hiperurisemia. Mengurangi minuman manis dan meningkatkan hidrasi penting untuk pengelolaan asam urat.
Batasi konsumsi minuman ringan, jus buah kemasan dan minuman energi. Itulah informasi mengenai konsumsi mangga bagi penderita asma urat tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News