MOMSMONEY.ID - Antioksidan yang terkandung dalam buah dan sayur dapat membantu mendukung pembuangan asam urat. Asam urat adalah gangguan metabolisme yang menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah yang kemudian memicu pembentukan kristal di dalam sendi.
Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri, pembengkakan, kemerahan, dan keterbatasan gerak. Penderita sering kali mengalami nyeri hebat pada malam hari atau dini hari disertai dengan sendi yang terasa panas dan bengkak.
Dr. Nguyen Anh Duy Tung, dokter ortopedi menyatakan bahwa, pola makan yang kaya akan vitamin dan antioksidan dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Dilansir dari Hola.health.com, berikut adalah buah-buahan yang bermanfaat bagi penderita asam urat:
Baca Juga: Bahaya Daging Sapi dan Babi yang Mengincar Sendi Penderita Asam Urat!
1. Ceri
Ceri kaya akan antosianin, antioksidan kuat yang mampu mengurangi peradangan dan menurunkan kadar asam urat. Buah ini dapat membantu membatasi frekuensi serta tingkat keparahan kekambuhan asam urat.
2. Nanas
Nanas mengandung bromelain, enzim alami dengan sifat antiinflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan sendi. Kandungan vitamin C di dalamnya juga mendukung proses pembuangan asam urat dari tubuh.
3. Kiwi
Kiwi kaya akan vitamin C yang membantu melarutkan dan mengeluarkan asam urat melalui urin. Kandungan kalium di dalamnya membantu menyeimbangkan elektrolit serta mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal yang merupakan salah satu komplikasi potensial dari asam urat.
4. Apel
Apel mengandung kuersetin, antioksidan dengan efek antiinflamasi serta serat pektin yang membantu mengendalikan kolesterol dan berat badan. Sehingga, mengurangi tekanan pada sendi penderita asam urat.
5. Semangka
Semangka memiliki kandungan air yang tinggi,yang dapat meningkatkan produksi urine dan pembuangan asam urat. Sifatnya yang sedikit basa juga membantu menetralkan asam di dalam tubuh.
6. Blueberry
Blueberry kaya akan antosianin dan vitamin C yang memberikan perlindungan antioksidan bagi sendi dan pembuluh darah, sekaligus mendukung fungsi ginjal. Penderita asam urat sebaiknya membatasi konsumsi daging merah, seafood, jeroan, alkohol, dan minuman manis.
Sayuran terbaik yang membantu menurunkan asam urat
Berikut adalah jenis sayuran yang cocok untuk penderita asam urat tinggi:
1. Seledri
Seledri mengandung senyawa antioksidan seperti apigenin dan luteolin yang dapat berkontribusi dalam mengurangi respons inflamasi dan menghambat aktivitas enzim xantin oksidase. Berkat kandungan airnya yang tinggi dan kandungan energinya yang rendah, seledri merupakan pilihan yang tepat dalam diet orang dengan kadar asam urat tinggi.
Seledri dapat dikonsumsi sebagai jus murni, dalam smoothie, atau dalam tumisan ringan dan sup. Mempertahankan konsumsinya sebagai bagian dari diet sehat dapat memberikan manfaat karena senyawa antioksidannya.
Orang yang mengonsumsi diuretik, antikoagulan, atau wanita hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi seledri dalam jumlah besar.
2. Lobak putih
Lobak putih merupakan sayuran yang cocok untuk penderita kadar asam urat tinggi, penyakit tulang dan sendi. Lobak putih mengandung kadar air yang sangat tinggi sekitar 95%, dikombinasikan dengan serat dan vitamin C yang melimpah.
Dengan kandungan airnya yang tinggi, lobak putih berkontribusi meningkatkan asupan air dalam tubuh. Ia juga mampu mendukung proses pengeluaran urin dan membantu menjaga pembuangan asam urat dengan menyediakan banyak air dan serat dalam makanan.
Antioksidan yang ditemukan dalam sayuran akar ini juga membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri yang disebabkan oleh kristal urat di persendian. Anda bisa merebus, membuat sup, atau dikukus agar lebih mudah diserap tubuh dan mengurangi rasa pahit alaminya.
Anda sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak lobak mentah atau memakannya saat perut kosong karena rasanya yang sedikit pedas dapat mengiritasi lapisan lambung.
3. Mentimun
Mentimun kaya akan air, bersifat basa, dan sangat rendah purin. Mentimun mengandung 96% air dan memiliki kandungan purin yang sangat rendah hanya sekitar 7 mg purin per 100 g.
Mengonsumsi mentimun membantu meningkatkan volume urine, sehingga mempermudah pengenceran dan pengeluaran asam urat berlebih dari tubuh. Selain itu, senyawa flavonoid dan cucurbitacin dalam mentimun memiliki efek anti-inflamasi.
Tingkat konsumsi yang aman dan efektif adalah sekitar 1 hingga 2 buah berukuran 150-250g per hari. Sebaiknya dikonsumsi segar, dengan sedikit saus salad, atau diolah menjadi jus.
Baca Juga: Berat Badan Turun Cepat Malah Bikin Asam Urat Kambuh Hebat
Cara ini membantu mempertahankan kandungan air, vitamin, dan senyawa anti-inflamasi alami secara maksimal. Hindari mengonsumsi terlalu banyak mentimun sekaligus atau saat perut kosong jika emiliki riwayat masalah perut, karena kandungan airnya yang tinggi dapat menyebabkan kembung.
4. Brokoli
Brokoli adalah sayuran silangan yang direkomendasikan untuk penderita asam urat karena kandungan nutrisinya yang unggul. Brokoli termasuk dalam kelompok makanan dengan kandungan purin 50-100 mg per 100 g.
Sayuran ini kaya akan vitamin C dan serat yang berkontribusi pada pengelolaan berat badan, menjaga pola makan seimbang, dan menyediakan antioksidan yang bermanfaat. Sayuran ini dapat dikonsumsi 2-3 kali seminggu dalam porsi yang wajar.
Itulah rekomendasi buah dan sayur dapat membantu mendukung pembuangan asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News