M O M S M O N E Y I D
Santai

Tips Merawat Kaktus Natal di Bulan September agar Menghasilkan Bunga

Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Kaktus Natal merupakan tanaman sukulen yang cantik sepanjang tahun. Berikut ini tips merawat kaktus natal di bulan September. 

Ada beberapa tips merawat kaktus natal di bulan September yang dapat Anda simak di sini. 

Merawat kaktus natal cukup mudah. Anda dapat merawatnya kaktus natal menggunakan langkah-langkah yang tepat agar menghasilkan bunga yang banyak. 

Mengutip Balcony Garden Web, berikut tips merawat kaktus natal di bulan September. 

1. Kurangi Penyiraman

Kaktus Natal memerlukan periode istirahat, di mana mereka memperlambat pertumbuhan dan aktivitas metabolisme, untuk memulai pembungaan. Dengan memperlambat pertumbuhan, mereka menghemat energi dan sumber daya, yang dapat mereka gunakan untuk menghasilkan bunga.

Baca Juga: Bunga Deposito Bank CIMB Niaga di Bulan September 2024, Bunga Lebih Tinggi di Online

Selama waktu ini, tingkatkan interval antara periode penyiraman dibandingkan dengan musim panas dan siram tanah hanya saat media tampak agak kering. Namun, penting untuk tidak membiarkan substrat menjadi benar-benar kering.

2. Simulasikan Hari Pendek dan Malam Panjang

Kaktus Natal disebut tanaman hari pendek karena memerlukan setidaknya 12-14 jam kegelapan untuk membentuk tunas. Tanaman ini menggunakan mekanisme internal yang rumit untuk mengukur panjang siang dan malam (fotoperiodisme) guna menentukan kapan akan berbunga.

Kegelapan yang berkepanjangan memicu pembentukan kuncup bunga. Menjelang bulan September, kurangi jam siang hari secara perlahan baik dari pagi atau sore hari dan pastikan setidaknya setengah hari tanpa cahaya selama 6-8 minggu, dengan bantuan tirai antitembus pandang, kerai, atau lokasi yang berbeda.

Baca Juga: Cara Memangkas Bunga Matahari agar Mekar Jadi Lebih Banyak

Namun, setelah kuncup terbentuk, Anda tidak dapat melakukan apa pun untuk mendapatkan lebih banyak, dan bahkan fotoperiodisme tidak akan membantu. 

Saat Anda memulai siklus ini, berhati-hatilah untuk tidak menyalakan lampu, bahkan sebentar saja selama periode gelap. Ini dapat mengganggu proses pembungaan dan menyebabkan kuncup rontok.

3. Tetap Tenang

Pada bulan September, Anda mungkin juga ingin mulai menyesuaikan termostat di ruangan tempat kaktus Natal Anda diletakkan. Agar dapat menumbuhkan kuncup bunga, pastikan suhu siang hari sekitar 60-70 F (15-21 C) dan suhu malam hari 50-55 F (10-12 C) selama setidaknya dua bulan.

Jika suhu berfluktuasi drastis atau tiba-tiba terjadi angin kencang, kuncup bunga mungkin akan rontok. 

4. Jaga Kelembaban

Kaktus Natal umumnya lebih menyukai kisaran kelembapan tinggi 50-60% di dalam ruangan untuk membantu kuncup tetap utuh dan terbuka pada waktu yang tepat. Kelembapan yang kurang dari itu dapat menghambat pembungaan dan menyebabkan kuncup rontok.

Letakkan wadah Anda di nampan tetes berisi batu-batu kecil dan air, tetapi pastikan bagian bawah pot tidak menyentuh air secara langsung. Anda juga dapat menyimpan semangkuk air di dekat wadah tersebut di dalam lemari. Saat air menguap secara bertahap, hal itu akan membantu meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman.

Baca Juga: Daftar Tanaman Herbal Bisa Ditanam di Dapur Tanpa Menggunakan Tanah

5. Tidak Perlu Pupuk untuk Kaktus Natal

Kedengarannya ekstrem, tetapi hentikan pemupukan Kaktus Natal Anda sepenuhnya mulai akhir September untuk memastikan mekarnya bunga musim dingin! Kaktus sedang menghangat atau sudah berbunga pada periode ini, dan pupuk kemungkinan akan mengganggu dan mengalihkannya untuk menumbuhkan lebih banyak dedaunan alih-alih bunga yang sangat ditunggu-tunggu!

Misalnya, nitrogen mendorong pertumbuhan daun dengan mengorbankan perkembangan bunga atau buah. Pupuk juga dapat mengganggu keseimbangan alami hormon tanaman yang mengatur tunas dan pembungaan, yang dapat menunda atau mencegah pembungaan sepenuhnya.

Jadi itulah beberapa informasi mengenai tips merawat kaktus natal di bulan September. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!