M O M S M O N E Y I D
AturUang

Tips Kelola THR, Coba Sisihkan untuk Investasi Emas ala DANA

Tips Kelola THR, Coba Sisihkan untuk Investasi Emas ala DANA
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID. Tunjangan Hari Raya (THR) biasanya menjadi tambahan pemasukan yang ditunggu banyak pekerja menjelang Lebaran. Namun, agar tidak cepat habis, ada baiknya dana ini dikelola dengan lebih terencana. Salah satu cara yang bisa dipertimbangkan adalah menyisihkan sebagian THR untuk investasi, misalnya emas.

Emas kerap dipilih karena relatif stabil dan mudah dipahami, terutama bagi pemula. Laporan World Gold Council bahkan mencatat sekitar 67% masyarakat Indonesia memiliki investasi emas dalam berbagai bentuk.

Supaya THR tidak hanya habis untuk konsumsi, berikut beberapa tips yang bisa dicoba jika ingin mulai berinvestasi emas.

1. Tentukan tujuan investasi

Langkah pertama adalah menentukan tujuan penggunaan dana. THR sebaiknya tidak dianggap sebagai “uang kaget” yang bisa langsung dihabiskan.

Salah satu cara sederhana adalah membaginya ke beberapa pos, misalnya 40% untuk kebutuhan hari raya, 30% untuk tabungan atau dana darurat, 20% untuk investasi, dan 10% untuk kebutuhan sosial atau sedekah.

Jika sudah menyisihkan dana investasi, tentukan tujuan yang jelas, misalnya untuk dana pendidikan, dana darurat, atau rencana jangka panjang. Tujuan ini akan membantu menjaga konsistensi agar emas yang dibeli tidak mudah dijual untuk kebutuhan yang tidak direncanakan.

2. Mulai dari nominal kecil

Investasi emas tidak selalu membutuhkan dana besar. Memulai dari nominal kecil justru bisa membantu membangun kebiasaan berinvestasi secara bertahap.

Saat ini, investasi emas juga bisa dilakukan secara digital. Salah satunya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA yang memungkinkan pengguna membeli emas mulai dari sekitar 0,0001 gram atau sekitar Rp200-an, tergantung harga emas saat transaksi.

Dengan nominal kecil, investasi bisa dilakukan secara rutin tanpa terlalu membebani kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Harga Emas Memantul ke atas US$ 5.100, tapi Sepekan Turun Hampir 3%

3. Pahami jangka waktu investasi

Harga emas memang dikenal relatif stabil dan sering digunakan sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Namun, harga emas tetap bisa naik turun.

Karena itu, penting untuk memahami bahwa investasi emas biasanya lebih cocok untuk jangka panjang. Secara historis, dalam periode lebih dari lima tahun, harga emas cenderung menunjukkan tren positif.

Melalui fitur eMAS di DANA, pengguna juga dapat melihat tren harga emas dalam berbagai rentang waktu, mulai dari satu minggu hingga satu tahun.

4. Pilih platform yang aman

Kemudahan berinvestasi secara digital juga perlu diimbangi dengan pemilihan platform yang aman. Pastikan layanan yang digunakan memiliki pengawasan dari otoritas terkait.

Transaksi emas digital di fitur eMAS DANA berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Selain itu, pengguna juga dapat memantau saldo emas dan riwayat transaksi secara langsung di aplikasi.

Head of Investment and Insurance DANA Ivan Kusuma mengatakan, kebiasaan berinvestasi bisa dimulai dari nominal kecil dan dilakukan secara konsisten.

“Momentum THR bisa dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi. Dengan akses yang mudah, diharapkan semakin banyak orang bisa membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat,” ujar Ivan dalam siaran pers, Jumat (6/3).

Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (6/3) Kompak Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.