M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ternyata Ini Penyebab dan Faktor Risiko Serangan Jantung yang Penting Diketahui

 Ternyata Ini Penyebab dan Faktor Risiko Serangan Jantung yang Penting Diketahui
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja penyebab dan faktor risiko serangan jantung, ya? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

Serangan jantung sering dianggap sebagai kondisi yang datang tiba-tiba tanpa tanda peringatan. Padahal, di balik kejadian tersebut terdapat proses panjang yang melibatkan berbagai penyebab dan faktor risiko yang kerap luput dari perhatian.

Memahami apa saja pemicu dan faktor yang meningkatkan risiko serangan jantung menjadi langkah penting agar Anda dapat melakukan pencegahan sejak dini dan menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Buruk yang Bahaya untuk Kesehatan Jantung

Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa penyebab dan faktor risiko serangan jantung:

1. Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah kondisi ketika plak kolesterol menumpuk di bagian dalam pembuluh darah. Jika plak ini pecah atau terganggu, tubuh akan merespons dengan membentuk gumpalan darah.

Gumpalan tersebut dapat menyumbat aliran darah sebagian atau seluruhnya. Bila penyumbatan terjadi di pembuluh darah koroner yang menuju jantung, serangan jantung bisa terjadi.

2. Gumpalan Darah di Jantung

Serangan jantung juga dapat terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di bagian tubuh lain lalu berpindah dan menyumbat arteri koroner.

Risiko terbentuknya gumpalan darah di jantung meningkat pada kondisi tertentu, seperti gangguan irama jantung fibrilasi atrium, penyakit otot jantung atau kardiomiopati, infeksi pada katup atau ruang jantung atau endokarditis, serta trombosis vena dalam yaitu gumpalan darah di kaki yang dapat mengalir ke jantung.

3. Diseksi Arteri Koroner Spontan

Meskipun jarang terjadi, serangan jantung dapat disebabkan oleh diseksi arteri koroner spontan atau SCAD. Kondisi ini berupa robekan mendadak pada dinding arteri koroner yang menyebabkan darah terperangkap di antara lapisan pembuluh darah.

Akibatnya, aliran darah ke jantung menjadi terhambat. SCAD dilaporkan menyumbang sebagian kecil kasus serangan jantung, namun cukup sering terjadi pada perempuan usia 50 tahun ke bawah.

Baca Juga: Tidur dalam Keadaan Gelap Bagus untuk Jantung Anda, Begini Penjelasannya

4. Kejang Koroner

Kejang koroner adalah penyempitan pembuluh darah jantung yang terjadi secara tiba-tiba dan bersifat sementara. Umumnya kejang ini bisa mereda sendiri, tetapi jika berlangsung lama atau cukup parah, aliran darah ke jantung dapat terganggu dan memicu serangan jantung.

5. Disfungsi Mikrovaskular Koroner

Selain pembuluh darah utama, jantung memiliki pembuluh darah kecil yang berperan penting dalam suplai darah. Gangguan pada pembuluh darah kecil ini disebut disfungsi mikrovaskular koroner.

Kondisi ini dapat menghambat aliran darah ke otot jantung dan dalam beberapa kasus menjadi penyebab serangan jantung.

6. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa tekanan darahnya tinggi. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi hipertensi sejak dini.

Baca Juga: 10 Minuman yang Bagus Dikonsumsi untuk Menyehatkan Jantung

7. Kolesterol Tidak Normal

Kadar kolesterol yang tidak seimbang, terutama kolesterol LDL yang tinggi, dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Kolesterol LDL berperan dalam pembentukan plak di pembuluh darah. Pemeriksaan darah melalui tes profil lipid dapat membantu mengetahui kondisi kolesterol Anda.

8. Diabetes

Diabetes menyebabkan kadar gula darah meningkat dan dapat merusak pembuluh darah. Penderita diabetes memiliki risiko serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi dibandingkan orang tanpa diabetes. Oleh karena itu, pengelolaan gula darah sangat penting untuk melindungi kesehatan jantung.

9. Kebiasaan Gaya Hidup

Gaya hidup memiliki pengaruh besar terhadap risiko serangan jantung. Risiko akan meningkat jika Anda jarang bergerak atau berolahraga, merokok, sering mengonsumsi makanan tinggi garam, lemak jenuh, lemak trans, dan makanan ultra olahan, kurang tidur, serta tidak mampu mengelola stres dengan baik.

Baca Juga: Awas! Ini 4 Minuman yang Bikin Risiko Penyakit Jantung Meningkat Menurut Ahli

Itulah beberapa penyebab dan faktor risiko serangan jantung. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kedai Kwetiau Shefa: Menu Sederhana Ini Punya Kisah Unik di Baliknya.

Kwetiau Shefa sering libur Sabtu, tapi pelanggan lama rela menunggu. Ada apa di balik loyalitas ini? 

Awas Rugi Waktu! Jangan Sampai Liburan 3 Hari Gagal Hanya Karena Ini

Libur panjang 3 April di depan mata! Hindari kesalahan umum pemesanan tiket yang bisa merusak rencana Anda. 

Bisnis Untung Besar: WhatsApp Kini Jadi Mesin Penjualan Otomatis!

Bisnis masih manual butuh 20-30 karyawan untuk layanan pelanggan? Dengan AI, Anda hanya butuh 2-3 orang. 

Jangan Hanya Main Gadget, Anak Bisa Tingkatkan Literasi Membaca di Aplikasi BukuAku

Aplikasi BukuAku hadir untuk memberikan akses membaca buku secara digital dengan lebih mudah.       

Ini Tips Investasi dari MAMI di Tengah Dinamika Pasar Global dan Domestik yang Tinggi

Simak tips investasi dari MAMI di tengah kondisi yang dinamis saat ini, saat dinamika pasar global dan domestik tinggi.

Provinsi Ini Hujan Sangat Lebat, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/3)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 25 Maret 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/3) di Jabodetabek, Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (25/3) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Kesehatan Mental: Aplikasi Batin Hadir, Curhat Kini Lebih Aman!

Mencurahkan isi hati ke ChatGPT punya batasan. Aplikasi Batin tawarkan kombinasi AI dan psikolog profesional. Pahami bedanya sebelum memilih!

Dampak Good Girl Syndrome Bagi Kesehatan Mental Seseorang

Jangan sampai berlarut mengabaikan dampak psikologis dari fenomena Good Girl Syndrome.                  

Good Girl Syndrome: Hidup Anda Terancam Kehilangan Diri Sendiri?

Terjebak Good Girl Syndrome? Pelajari bagaimana stereotip budaya membatasi pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan Anda.