MOMSMONEY.ID - Apa saja penyebab dan faktor risiko serangan jantung, ya? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!
Serangan jantung sering dianggap sebagai kondisi yang datang tiba-tiba tanpa tanda peringatan. Padahal, di balik kejadian tersebut terdapat proses panjang yang melibatkan berbagai penyebab dan faktor risiko yang kerap luput dari perhatian.
Memahami apa saja pemicu dan faktor yang meningkatkan risiko serangan jantung menjadi langkah penting agar Anda dapat melakukan pencegahan sejak dini dan menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Baca Juga: 8 Kebiasaan Buruk yang Bahaya untuk Kesehatan Jantung
Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa penyebab dan faktor risiko serangan jantung:
1. Aterosklerosis
Aterosklerosis adalah kondisi ketika plak kolesterol menumpuk di bagian dalam pembuluh darah. Jika plak ini pecah atau terganggu, tubuh akan merespons dengan membentuk gumpalan darah.
Gumpalan tersebut dapat menyumbat aliran darah sebagian atau seluruhnya. Bila penyumbatan terjadi di pembuluh darah koroner yang menuju jantung, serangan jantung bisa terjadi.
2. Gumpalan Darah di Jantung
Serangan jantung juga dapat terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di bagian tubuh lain lalu berpindah dan menyumbat arteri koroner.
Risiko terbentuknya gumpalan darah di jantung meningkat pada kondisi tertentu, seperti gangguan irama jantung fibrilasi atrium, penyakit otot jantung atau kardiomiopati, infeksi pada katup atau ruang jantung atau endokarditis, serta trombosis vena dalam yaitu gumpalan darah di kaki yang dapat mengalir ke jantung.
3. Diseksi Arteri Koroner Spontan
Meskipun jarang terjadi, serangan jantung dapat disebabkan oleh diseksi arteri koroner spontan atau SCAD. Kondisi ini berupa robekan mendadak pada dinding arteri koroner yang menyebabkan darah terperangkap di antara lapisan pembuluh darah.
Akibatnya, aliran darah ke jantung menjadi terhambat. SCAD dilaporkan menyumbang sebagian kecil kasus serangan jantung, namun cukup sering terjadi pada perempuan usia 50 tahun ke bawah.
Baca Juga: Tidur dalam Keadaan Gelap Bagus untuk Jantung Anda, Begini Penjelasannya
4. Kejang Koroner
Kejang koroner adalah penyempitan pembuluh darah jantung yang terjadi secara tiba-tiba dan bersifat sementara. Umumnya kejang ini bisa mereda sendiri, tetapi jika berlangsung lama atau cukup parah, aliran darah ke jantung dapat terganggu dan memicu serangan jantung.
5. Disfungsi Mikrovaskular Koroner
Selain pembuluh darah utama, jantung memiliki pembuluh darah kecil yang berperan penting dalam suplai darah. Gangguan pada pembuluh darah kecil ini disebut disfungsi mikrovaskular koroner.
Kondisi ini dapat menghambat aliran darah ke otot jantung dan dalam beberapa kasus menjadi penyebab serangan jantung.
6. Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa tekanan darahnya tinggi. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi hipertensi sejak dini.
Baca Juga: 10 Minuman yang Bagus Dikonsumsi untuk Menyehatkan Jantung
7. Kolesterol Tidak Normal
Kadar kolesterol yang tidak seimbang, terutama kolesterol LDL yang tinggi, dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Kolesterol LDL berperan dalam pembentukan plak di pembuluh darah. Pemeriksaan darah melalui tes profil lipid dapat membantu mengetahui kondisi kolesterol Anda.
8. Diabetes
Diabetes menyebabkan kadar gula darah meningkat dan dapat merusak pembuluh darah. Penderita diabetes memiliki risiko serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi dibandingkan orang tanpa diabetes. Oleh karena itu, pengelolaan gula darah sangat penting untuk melindungi kesehatan jantung.
9. Kebiasaan Gaya Hidup
Gaya hidup memiliki pengaruh besar terhadap risiko serangan jantung. Risiko akan meningkat jika Anda jarang bergerak atau berolahraga, merokok, sering mengonsumsi makanan tinggi garam, lemak jenuh, lemak trans, dan makanan ultra olahan, kurang tidur, serta tidak mampu mengelola stres dengan baik.
Baca Juga: Awas! Ini 4 Minuman yang Bikin Risiko Penyakit Jantung Meningkat Menurut Ahli
Itulah beberapa penyebab dan faktor risiko serangan jantung. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Senat AS Akan Voting Batasi Aksi Militer Trump terhadap Venezuela
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News