MOMSMONEY.ID - Pendidikan saat ini tidak lagi cukup berfokus pada pencapaian nilai akademik. Anak juga perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, bekerja sama, beradaptasi, serta memahami keberagaman budaya agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
Hal itu yang melatarbelakangi transformasi tiga sekolah SPK di Bali, Bintaro, dan Kelapa Gading menjadi Veritas Intercultural School (VIS) mulai tahun ajaran 2026/2027.
Melalui perubahan ini, sekolah memperkuat pendekatan pembelajaran yang berpusat pada perkembangan peserta didik sekaligus menerapkan kerangka pendidikan International Baccalaureate (IB).
School Director Veritas Intercultural School Bintaro Megasari mengatakan, perubahan tersebut merupakan upaya sekolah untuk menghadirkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak di masa depan.
"Perubahan menjadi Veritas Intercultural School merupakan wujud komitmen kami untuk terus berkembang dan menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan," katanya dalam keterangan resmi Minggu (26/7).
Baca Juga: Bukan Cuma Jago AI, Ini Keterampilan yang Perlu Dimiliki Anak
"Kami ingin setiap peserta didik tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang berintegritas, memiliki rasa ingin tahu, mampu berpikir kritis, dan siap memberikan dampak positif di manapun mereka berada," lanjut Megasari.
Melalui pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri, siswa didorong untuk aktif bertanya, mencari solusi, berdiskusi, serta bekerja sama.
Pendekatan ini juga bertujuan membentuk karakter anak agar lebih terbuka terhadap perbedaan dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Sementara School Director Veritas Intercultural School Kelapa Gading Lauren Sarinah bilang, kerangka pendidikan IB telah diterapkan di ribuan sekolah di berbagai negara.
Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya membantu anak meraih prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan.
"Harapannya tidak lain tidak bukan, dengan menggunakan IB framework ini, kami bisa bekerja sama dengan orang tua mensukseskan anak-anak, bukan hanya di akademik, tapi anak-anak bisa sukses di dalam hidupnya," kata Lauren.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News