MOMSMONEY.ID - Moms, manfaat aktivitas belajar sambil bermain melalui STEM mampu memberikan stimulasi yang kaya bagi perkembangan anak lo.
Bermain bukan sekadar aktivitas yang menyenangkan bagi anak, tetapi juga menjadi cara efektif untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir kritis, hingga keterampilan memecahkan masalah.
Karena itu, pembelajaran berbasis science, technology, engineering, and mathematics (STEM) semakin penting untuk dikenalkan sejak usia dini.
Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026, lebih dari 8.600 anak di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Banyumas akan mendapatkan kesempatan mengikuti pembelajaran STEM melalui roadshow STEM Kit yang digelar sepanjang Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program "Menginspirasi Generasi Inovator" yang dijalankan MR.D.I.Y. Indonesia untuk memperluas akses pembelajaran STEM bagi anak-anak Indonesia melalui aktivitas yang interaktif dan menyenangkan.
Baca Juga: Bukan Cuma Jago AI, Ini Keterampilan yang Perlu Dimiliki Anak
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi perusahaan untuk semakin mendekatkan pembelajaran STEM kepada keluarga Indonesia.
Karena itu, program "Menginspirasi Generasi Inovator" merupakan upaya membawa akses pembelajaran STEM lebih dekat dengan keluarga Indonesia, sehingga anak-anak dapat belajar melalui pengalaman langsung yang menyenangkan, interaktif, dan mudah diakses.
Dengan memberikan akses pembelajaran STEM sejak dini, MR.D.I.Y. berharap, inisiatif ini bisa menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta minat belajar anak yang menjadi bekal penting bagi lahirnya talenta STEM Indonesia di masa depan.
"Kami percaya, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensinya secara optimal," ujar Edwin dalam keterangan resmi Rabu (22/7).
Psikolog Klinis dan Play Therapist Hertha Christabelle Hambalie menyebutkan, aktivitas belajar sambil bermain melalui STEM mampu memberikan stimulasi yang kaya bagi perkembangan anak.
Menurutnya, permainan berbasis STEM dapat membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, hingga membangun rasa percaya diri.
Baca Juga: UI Kenalkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Anak Berbasis Gamifikasi
"Bermain adalah cara anak memahami dunia. Aktivitas belajar sambil bermain melalui praktik STEM memberikan stimulasi yang kaya untuk membangun konsistensi, sikap pantang menyerah, dan kepercayaan diri anak," kata Hertha.
Di Jakarta, MR.D.I.Y. Indonesia menggandeng Indonesia Mengajar untuk menghadirkan roadshow STEM Kit di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Jakarta, dan Tebet Eco Park yang berhasil menjangkau sekitar 500 anak berusia 6–15 tahun.
Sementara program serupa juga akan menjangkau sekitar 5.800 anak di 10 sekolah di Bandung, 1.000 anak di tiga sekolah di Kabupaten Banyumas, serta 300 anak di tiga sekolah di Surabaya.
Tak hanya itu, MR.D.I.Y. Indonesia juga bekerja sama dengan Sriwijaya Air Group untuk membagikan 1.000 STEM Kit kepada anak-anak yang mengikuti penerbangan pada 23 Juli 2026 dalam rangka Hari Anak Nasional.
Program "Menginspirasi Generasi Inovator" pertama kali diluncurkan di Waingapu, Sumba Timur, pada April 2026.
Selain memperluas akses pembelajaran STEM, MR.D.I.Y. Indonesia juga menjalankan program Teaching Factory yang menghubungkan pembelajaran vokasi dengan pengalaman industri nyata bagi siswa dan guru di SMKN 1 Katapang, Bandung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News