M O M S M O N E Y I D
Santai

Sudah Tahu Beda Biji Kopi Robusta, Arabica, dan Liberica? Cari Tahu di Sini yuk

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Para penggemar kopi sudah tahu belum perbedaan jenis-jenis biji kopi populer? Jika belum, baca artikel berikut ini.

Bagi yang suka dengan minuman kopi tentu sudah tidak asin bahwa kopi terbuat dari biji kopi dengan berbagai ragam jenis.

Biji kopi yang paling umum dikenal adalah robusta dan arabica. Namun, ada satu lagi biji kopi yang juga patut Anda ketahui yaitu liberica.

Tak semua orang awam mengenal perbedaan ketiga jenis biji kopi tersebut. Untuk menambah pengetahuan Anda mengenai kopi, berikut Momsmoney telah merangkum perbedaan biji kopi robusta, arabica, dan liberica.

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Protein Shake di Bulan Puasa, Bikin Kenyang Lebih Lama

Robusta

Biji kopi robusta memiliki bentuk bulat dan lebih gendut daripada biji kopi arabica. Biji kopi ini menghasilkan rasa dengan dominan rasa bittersweet atau pahit namun masih memiliki sedikit rasa manis.

Selain itu rasa cokelat, kacang, dan sedikit terasa kering pada saat akhir. Ini di karena kan oleh tingginya konsentrasi kafein dibandingkan gula atau rasa manis yang dihasilkan biji kopi ini. Aroma yang dihasilkan biji kopi ini juga tidak terlalu intens seperti biji kopi arabica.

Arabica

Ciri khas dari biji kopi arabica adalah bentuknya yang oval dan datar. Rasa yang mungkin dihasilkan dari biji kopi arabica didominasi oleh rasa asam dan manis namun lembut ketika diminum.

Biji kopi arabica juga memiliki aroma yang sangat enak. Bahkan aroma yang menyegarkan juga bisa dinikmati dari proses ekstraksi biji kopi ini.

Tingkat kafein yang dihasilkan biji kopi ini lebih sedikit dibandingkan dengan biji kopi lain.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Asam Lambung Naik dan Pemicu Kambuhnya, yuk

Liberica

Selanjutnya ada biji kopi liberica yang memiliki bentuk biji kopi yang besar, tidak simetris, dan bentuknya terlihat seperti bentuk air mata. Aroma yang dihasilkan oleh biji kopi ini cukup intens seperti biji kopi arabica.

Biji kopi ini menghasilkan rasa yang kuat dengan dominan smokey dan sedikit ada rasa rempah-rempah. Rasanya dan aroma biji kopi liberica hampir sama seperti rokok.

Namun, biji kopi ini memiliki tingkat kafein yang lebih rendah dibanding arabica dan robusta.

Jadi, makin tahu kan beda biji kopi robusta, arabica, dan liberica? Tertarik coba yang mana, nih?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.