M O M S M O N E Y I D
Bugar

Stop Makanan Manis! Ini 6 Risiko Kesehatan dan Perilaku untuk Anak Anda

Stop Makanan Manis! Ini 6 Risiko Kesehatan dan Perilaku untuk Anak Anda
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Siapa yang tidak gemas melihat mata anak berbinar-binar saat dihadapkan pada sebatang cokelat atau sepotong kue berlapis krim? Makanan manis memang memiliki daya pikat yang sulit ditolak oleh si kecil.

Kebanyakan dari kita menganggap sesekali memberi makanan manis tidak masalah, padahal frekuensi sesekali itu perlahan berubah menjadi setiap hari tanpa disadari. 

Anak pun mulai kecanduan, menolak sayur, dan menganggap rasa tawar sebagai musuh. Di sinilah masalah sesungguhnya dimulai.

Baca Juga: 5 Penyebab Anak Sering Marah Tidak Wajar, Jangan Disepelekan Moms!

Perlu diketahui bahwa batas asupan gula tambahan yang aman untuk anak-anak hanyalah 25 gram atau setara dengan 6 sendok teh per hari. 

Dampak memberikan makanan manis pada anak bukan hanya dari segi kesehatan fisik saja. Namun yang lebih mengkhawatirkan adalah terhadap perilaku anak. 

Nah, berikut beberapa bahaya memberikan makanan manis pada anak yang perlu orang tua ketahui, mengutip laman dari hellosehat.com:

Baca Juga: 5 Manfaat Memeluk Anak Setiap Hari, Anak jadi Jarang Tantrum

1. Kecanduan

Bahaya pertama yang sangat bisa terjadi adalah kecanduan. Ya, hal ini karena makanan manis sebagian besar membuat Anda merasa senang dengan rasanya. Ketika makanan itu dianggap enak, maka sang anak akan meminta kembali.

Jika Anda memberikannya tanpa ada kontrol, maka hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan fisik dan psikologisnya.

Ketika keinginan anak untuk meminta makanan manis itu tidak dituruti, apa yang terjadi? Anak akan tantrum dan menunjukkan perilaku kompulsif.

2. Obesitas

Dampak berbahaya jika Anda berlebihan mengonsumsi makanan manis adalah obesitas. Kondisi ini bisa terjadi jika makanan manis itu menumpuk di tubuh dan berat badannya terus bertambah.

Jika tidak diimbangin dengan aktivitas fisik, maka hal ini bisa menjadi pintu gerbang terjadinya obesitas.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Merusak Mental Anak, Salah Satunya Bertindak Agresif

3. Pembusukan gigi

Dampak makanan manis bagi anak-anak juga bisa menyebabkan pembusukan gigi. Kondisi ini terjadi karena penumpukan sisa gula di celah-celah gigi. 

Bakteri yang ada di mulut mendapatkan makanan dari gula-gula tersebut dan menghasilkan zat asam. Nah, di sinilah keberadaan bakteri, sisa gula, zat asam, dan air liur akan menciptakan plak gigi.

Kemudian lama-kelamaan plak gigi akan membuat gigi si kecil menjadi rusak.

4. Penyakit kronis

Penyakit kronis yang dimaksud akibat dari kebanyakan mengonsumsi makanan manis adalah diabetes tipe 2. Kondisi ini bisa terjadi diawali dengan obesitas.

Jaringan lemak di dalam tubuh Anda dengan obesitas akan menyebabkan sel tubuh resisten pada insulin. Jika gula darah tidak diproses dengan baik, maka gula akan menumpuk di darah dan gula darah menjadi tinggi.

Baca Juga: 4 Kegiatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak, Biasakan Moms

5. Kemampuan belajar turun

Tak bisa dipungkiri bahwa makanan manis bisa membuat kemampuan belajar anak menjadi turun. Apalagi di usia emas ini adalah masa yang tepat untuk menyerap banyak ilmu pengetahuan.

Bahkan, dalam penelitian dari University of Montreal and Boston College menemukan bahwa ada kaitan antara mengonsumsi gula berlebih dengan penurunan memori dan kemampuan kognitif.

6. Gangguan perilaku

Inilah dampak makanan manis yang juga banyak dialami oleh anak-anak, yakni gangguan pada perilakunya. Anak yang kebanyakan mengonsumsi makanan manis akan menjadi hiperaktif.

Hal ini terjadi ketika gula diserap dan masuk ke aliran darah secara cepat, maka akan memicu kenaikan gula darah secara drastis dan anak pun menjadi lebih aktif.

Memberi makanan manis pada anak bukanlah bentuk kasih sayang, melainkan utang kesehatan yang harus dibayar kelak. Karena perlindungan terbaik bagi anak bukanlah dengan memberinya apa yang ia suka, melainkan apa yang ia butuhkan, dan itu jauh lebih manis dari sekadar rasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Makan Enak Hemat: 9 Promo HokBen Juni 2026 Bikin Untung, Diskon hingga 50%

Promo HokBen Juni 2026 tawarkan diskon hingga 50% dari Bank Saqu, BSI, dan lainnya. Cek bank Anda untuk hemat makan!

7 Manfaat Kolang Kaling: Lindungi Jantung, Sehatkan Ginjal dan Jaga Metabolisme

Kolang kaling tak hanya segar, tapi juga baik bagi kesehatan. Kandungannya bisa kurangi risiko penyakit jantung dan optimalkan metabolisme.  

Jarang Dibahas, 6 Film Korea Ini Punya Cerita Bikin Candu

Temukan 6 film Korea underrated dengan cerita luar biasa yang jarang dibahas. Siap-siap ketagihan dengan ceritanya.  

Penciuman Tumpul? 3 Cara Ajaib Ini Bikin Hidung Lebih Peka!

Penciuman Anda tumpul? Membilas hidung dengan air garam hingga latihan bau bisa mengembalikan kepekaan. Temukan cara mudahnya di sini.  

Dokumenter HBO, 6 Kisah Nyata Paling Mengguncang Wajib Tonton

6 dokumenter HBO ini dijamin bikin syok! Dari dokter yang pakai sperma sendiri hingga kasus kriminal remaja paling aneh.

Rahasia Warna Mawar, Jangan Sampai Keliru Memberi Hadiah

Kado mawar bisa salah arti jika warnanya tak pas. Temukan makna sejati mawar putih, pink, dan lainnya agar pesan sampai.  

Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 20 Juni 2026: Virgo Produktif, Sagitarius Hoki

Yuk, cek ramalan 12 zodiak hari ini, Sabtu 20 Juni 2026, mulai karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan Anda secara lengkap yang terbaru.

Promo JSM Alfamart Periode 19-21 Juni 2026, Wall's Oreo Beli 2 Harga Spesial

Pekan ini, ada promo JSM Alfamart yang berlaku 19-21 Juni 2026. Cek untuk belanja hemat kebutuhan keluarga.

Promo JSM Indomaret Periode 19-21 Juni 2026, Pepsodent-Keju Kraft Diskon 25%

Ada diskon tak terduga di promo JSM Indomaret periode ini. Telur Ayam Negeri dapat potongan Rp 10.000! Lihat promonya di sini.

Katalog Promo JSM Superindo Diskon hingga 40% Periode 19-21 Juni 2026

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 19-21 Juni 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.