M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Cara Mengurangi Keinginan Makan Manis yang Bisa Anda Coba

6 Cara Mengurangi Keinginan Makan Manis yang Bisa Anda Coba
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara mengurangi keinginan makan manis yang bisa Anda coba. Apa saja?

Keinginan makan manis sering muncul tiba tiba, terutama saat tubuh lelah, stres, atau kurang tidur. Gula memang memberi rasa nyaman sesaat, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, dampaknya bisa merugikan kesehatan, mulai dari kenaikan berat badan hingga gangguan gula darah.

Kabar baiknya, keinginan makan manis bukan sesuatu yang tidak bisa dikendalikan. Dengan strategi yang tepat, Anda dapat menurunkannya secara bertahap tanpa harus merasa tersiksa.

Baca Juga: Selain Makanan Manis, Ini 5 Penyebab Kadar Gula Darah Tinggi yang Jarang Diketahui

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa cara mengurangi keinginan makan manis yang bisa Anda coba:

1. Mulai Hari dengan Sarapan Tinggi Protein

Cara mengurangi keinginan makan manis dimulai sejak pagi hari. Alih alih memilih kue atau sereal manis, prioritaskan makanan tinggi protein seperti telur, yogurt Yunani, smoothie protein, atau sandwich sarapan.

Protein membantu menjaga gula darah tetap stabil dan membuat tubuh kenyang lebih lama. Saat gula darah tidak naik turun secara drastis di pagi hari, keinginan untuk mengonsumsi makanan manis di siang atau sore hari cenderung berkurang. Sarapan bergizi juga membantu membentuk pola makan yang lebih seimbang sepanjang hari.

2. Jangan Melewatkan Waktu Makan

Kesibukan sering membuat seseorang melewatkan sarapan atau makan siang. Padahal, makan secara teratur sangat penting untuk menjaga kestabilan gula darah. Saat Anda melewatkan makan, gula darah bisa turun dan tubuh akan mencari energi cepat dari makanan manis atau karbohidrat olahan.

Makan atau ngemil setiap 3 hingga 5 jam dapat membantu mencegah keinginan makan manis. Pilih kombinasi protein, serat, dan lemak sehat, seperti apel dengan keju, hummus dengan sayuran, atau sandwich roti gandum isi daging.

3. Perhatikan Kandungan Gula Tambahan dalam Makanan

Saat membeli makanan kemasan, biasakan membaca label nutrisi, terutama bagian gula tambahan. Semakin kecil angkanya, semakin baik untuk kesehatan Anda.

Ketika asupan gula tambahan dikurangi, tubuh akan beradaptasi dan perlahan tidak lagi terlalu menginginkan rasa manis. Cara paling aman adalah mengurangi makanan kemasan dan lebih sering mengolah makanan sendiri dari bahan alami, sehingga Anda bisa mengontrol jumlah gula yang dikonsumsi.

Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Menaikkan Gula Darah dengan Cepat untuk Penderita Hipoglikemia

4. Batasi Konsumsi Minuman Manis

Jika Anda terbiasa minum kopi manis, minuman kekinian, atau soda, cobalah menggantinya dengan air soda, kopi tanpa gula, atau teh tawar. Minuman manis, termasuk yang tidak mengandung gula tambahan, tetap melatih lidah untuk terus menyukai rasa manis.

Dengan memilih minuman yang rasanya lebih netral, selera Anda akan terbiasa dan keinginan terhadap rasa manis akan berkurang secara alami.

5. Utamakan Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup ternyata berpengaruh besar terhadap keinginan makan manis. Kurang tidur dapat mengganggu pengaturan gula darah dan hormon lapar, sehingga makanan manis terasa lebih menggoda.

Bahkan kurang tidur selama 1 hingga 2 malam saja sudah dapat meningkatkan resistensi insulin dan memperkuat keinginan makan manis. Idealnya, Anda disarankan tidur 7 hingga 9 jam setiap malam agar energi lebih stabil dan dorongan mencari gula sebagai sumber energi cepat bisa ditekan.

6. Penuhi Kebutuhan Energi Sebelum dan Setelah Olahraga

Jika Anda rutin berolahraga, pastikan tubuh mendapatkan asupan energi yang cukup. Keinginan makan manis sering muncul ketika tubuh kekurangan energi, terutama pada orang yang aktif bergerak tetapi membatasi asupan kalori.

Makan camilan atau makanan seimbang yang mengandung protein dan karbohidrat 1 hingga 2 jam sebelum dan sesudah olahraga dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil dan mencegah rasa lapar berlebihan. Contohnya yogurt Yunani dengan buah, telur dengan roti panggang alpukat, atau smoothie protein dengan buah beri.

Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Gula Darah Tinggi

Itulah beberapa cara mengurangi keinginan makan manis yang bisa Anda coba. Semoga membantu!

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Cara Memahami Akad Kredit Rumah biar KPR Aman dan Lancar

Pahami proses akad kredit rumah KPR, syarat, dokumen, biaya, dan hal penting sebelum tanda tangan agar transaksi berjalan aman.

Meja Rias Tebal Bikin Kamar Mandi Modern Terlihat Mewah dan Lebih Berkelas

Meja rias tebal menjadi tren kamar mandi modern dengan tampilan elegan, kokoh, dan mampu memperkuat karakter ruang.  

Daybed Multifungsi Jadi Tren Furnitur Terbaru untuk Rumah Minimalis

Daybed multifungsi menjadi tren furnitur modern yang membantu rumah lebih nyaman, rapi, dan efisien tanpa membutuhkan banyak ruang.

Tips Cek PIP Agustus 2026 Lewat HP, Segera Ketahui Status Penerima PIP

Cara cek PIP Agustus 2026 lewat HP menggunakan NISN dan NIK untuk mengetahui status penerima, pencairan dana, dan jadwal penyalurannya.  

IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Produk hingga Workshop Kecantikan

​IndoBeauty Expo 2026 resmi digelar di JIExpo Kemayoran hadirkan berbagai produk kecantikan, seminar, workshop, hingga kompetisi.  

Lebih dari Menenangkan Pikiran, Ini 5 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Tidak hanya melatih ketenangan, manfaat yoga terbukti ampuh melancarkan sirkulasi darah hingga menjaga kondisi organ jantung.  

Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Cara Tingkatkan Daya Saing Produk Kulit dan Alas Kaki

​Peluang bisnis di industri kulit dan alas kaki masih terbuka lebar. Namun, pelaku usaha perlu terus berinovasi.  

Pilihan Baru Dapur Putih Modern yang Hangat dengan Ide Desain Elegan

Inspirasi dapur putih modern yang nyaman dan tidak monoton dengan kombinasi kayu, tekstur, serta dekorasi sederhana.  

Punya BPJS Bukan Berarti Tak Perlu Asuransi Swasta? Ini Penjelasannya

Asuransi kesehatan swasta tetap dibutuhkan sebagai pelengkap BPJS dengan layanan lebih fleksibel, cepat, dan pilihan lebih luas.

Bahaya Mengintai! Ini 5 Risiko Kesehatan jika Sering Minum Seduhan SKM, Kurangi ya

Menyeduh SKM sebagai minuman harian tidak disarankan ahli gizi karena tinggi gula. Ketahui berbagai risiko penyakit serius yang mengintai tubuh.