M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Penyebab Umum Ingin Makan Manis, Salah Satunya Stres!

7 Penyebab Umum Ingin Makan Manis, Salah Satunya Stres!
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini beberapa penyebab umum ingin makan manis. Disebut-sebut salah satunya stres, lho!

Keinginan untuk menyantap makanan manis sering muncul tiba-tiba, bahkan ketika tubuh sebenarnya tidak benar-benar lapar. Cokelat, kue, es krim, atau minuman manis terasa begitu menggoda dan sulit ditolak.

Rasa manis memang mampu memberikan sensasi nyaman dan meningkatkan suasana hati dalam waktu singkat. Namun dorongan ini bukan sekadar soal selera.

Ada proses biologis dan emosional yang bekerja di baliknya. Memahami penyebabnya dapat membantu Anda mengelola pola makan dengan lebih sadar dan seimbang.

Baca Juga: 15 Camilan yang Bisa Bantu Menurunkan Gula Darah Anda

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa penyebab umum ingin makan manis:

1. Kebiasaan yang Terbentuk

Ketika Anda melakukan kebiasaan yang sama setiap hari, otak akan terbiasa dan mulai mengharapkannya. Jika Anda sering mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula, tubuh bisa terbiasa dengan asupan tersebut.

Akhirnya, Anda mungkin makan makanan manis secara otomatis tanpa benar benar merasa lapar. Coba perhatikan pola makan Anda. Apakah sebagian besar makanan dan minuman yang dikonsumsi mengandung gula tambahan?

2. Kurang Asupan Makanan

Ada tekanan sosial yang membuat sebagian orang merasa harus makan sangat sedikit atau menghindari jenis makanan tertentu. Pola ini tidak sehat dan bisa membuat tubuh kekurangan nutrisi.

Ketika tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup, Anda bisa merasa tidak puas dan kekurangan gizi. Dalam kondisi ini, muncul keinginan kuat terhadap makanan tinggi kalori, terutama yang mengandung gula dan lemak. Ini adalah cara tubuh bertahan hidup dan mencoba mengembalikan energi yang hilang.

3. Konsumsi Pemanis Buatan

Pemanis buatan sering dipilih karena memberi rasa manis tanpa kalori sebanyak gula biasa. Namun rasanya jauh lebih manis dibandingkan gula meja.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pemanis buatan secara rutin dapat memengaruhi keseimbangan bakteri di usus. Hal ini bisa membuat seseorang merasa kurang puas setelah makan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu makan berlebihan dan kenaikan berat badan tanpa disadari.

Baca Juga: 7 Bumbu yang Aman untuk Gula Darah Anda, Cek di Sini!

4. Stres

Saat merasa tertekan atau kewalahan, makanan sering dijadikan sumber kenyamanan. Makanan yang dipilih biasanya tinggi gula atau lemak karena memberi rasa nyaman sementara.

Gula memperkuat hubungan di otak sebagai pereda stres. Semakin sering Anda mengandalkan makanan manis saat stres, semakin kuat pola tersebut terbentuk. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebihan dapat membuat orang yang sedang stres semakin rentan terhadap keinginan gula yang berulang.

5. Kurang Tidur

Tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan keinginan terhadap gula. Hal ini berkaitan dengan jalur penghargaan di otak yang melibatkan dopamin.

Saat Anda kurang tidur, otak lebih mudah mencari cara cepat untuk merasa lebih baik, salah satunya melalui makanan manis. Selain itu, pola makan tinggi gula dan lemak jenuh serta rendah serat juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk. Akibatnya, kurang tidur dan konsumsi gula bisa saling memperburuk satu sama lain.

6. Keinginan Menjelang Menstruasi

Menjelang menstruasi, sebagian orang mengalami keinginan kuat terhadap cokelat atau makanan manis lainnya. Hal ini berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh.

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron sebelum menstruasi dapat memicu keinginan tersebut. Biasanya dorongan ini muncul sekitar satu minggu sebelum menstruasi dan berkurang setelahnya. Selain itu, makanan manis dapat meningkatkan serotonin di otak, yang membantu memperbaiki suasana hati saat tubuh terasa tidak nyaman.

Baca Juga: 6 Jenis Pasta yang Aman untuk Gula Darah, Mau Coba Konsumsi?

7. Kemungkinan Ketergantungan pada Gula

Beberapa penelitian menemukan kesamaan antara cara otak merespons zat adiktif dan cara otak merespons gula. Gula mengaktifkan sistem penghargaan di otak, sehingga membuat seseorang ingin mengonsumsinya lagi.

Dalam jangka panjang, hal ini dapat menciptakan jarak antara kebutuhan kalori sebenarnya dan perilaku makan yang didorong oleh keinginan. Akibatnya, seseorang bisa makan berlebihan meskipun tubuh tidak benar benar membutuhkan energi tambahan.

Sejumlah peneliti bahkan menyimpulkan bahwa ketergantungan terhadap gula memang nyata. Mereka juga berpendapat bahwa dorongan terhadap makanan manis mungkin merupakan bagian dari mekanisme alami manusia untuk bertahan hidup pada masa ketika makanan sulit ditemukan.

Itulah beberapa penyebab umum ingin makan manis. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bisnis Anda Terancam? Rupiah Anjlok, Ini 4 Strategi Pengusaha biar Tetap Bertahan

Dolar AS capai Rp 18.000, biaya operasional meroket. Pelajari 4 strategi krusial saat rupiah anjlok agar bisnis Anda tetap berputar bahkan untung.

IHSG Merosot, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini (4/6)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (4/6/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 7 Juni 2026: Naga Bersinar, Babi Dapat Kejutan

Cek ramalan shio hari ini Kamis 7 Juni 2026, simak prediksi keuangan, karier, dan peluang menarik untuk 12 hewan terbaru.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (4/6) Turun Rp 15.000 Jadi Rp 2.759.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menurun pada Kamis (4/6)

HokBen Tebar Promo Gratisan Ramen & Ayam, Makan Hemat Sepanjang Juni 2026

Promo HokBen awal Juni 2026 bikin dompet aman! Ada gratis ramen dan ayam menanti Anda. Rencanakan makan siang atau malam hemat di sini!

Gokana Perpanjang Promo Paket Nasi & Ramen Spesial hingga 30 Juni 2026

Kabar gembira! Promo Gokana Nasi & Ramen Rp 88 ribu diperpanjang hingga Juni 2026. Cek syarat dan ketentuannya di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Kamis (4/6) Turun

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Kamis (4/6) kompak menurun dari perdagangan sebelumnya

Promo Go!Go!Curry! Terbaru, Diskon Menu Kari Jepang Menggiurkan Awal Juni 2026

Nikmati menu-menu spesial dengan diskon fantastis di Go!Go!Curry! Lihat detail promo delivery untuk pengalaman makan terbaik Anda.

Promo Burger King, Nikmati Sederet Menu Hemat Mulai Rp10 Ribuan di Bulan Juni

Makan enak di Burger King tetap hemat? Menu King of The Month mulai Rp 10 ribuan siap manjakan lidah Anda. Cek daftar lengkapnya di sini!

Jadwal Indonesia Open 2026, 11 Wakil Indonesia Bertempur untuk Tiket Perempat Final

Jadwal Indonesia Open 2026 Babak 16 Besar, Kamis (4/6), 11 wakil Indonesia bertempur menuju perempat final.