M O M S M O N E Y I D
Santai

Sering Berkeringat saat Tidur? Ternyata Bukan Hanya Karena Panas Kamar

Sering Berkeringat saat Tidur? Ternyata Bukan Hanya Karena Panas Kamar
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Bagi yang belum tahu, simak beberapa alasan mengapa Anda berkeringat saat tidur berikut ini.

Bangun tidur dengan badan yang penuh keringat tentu merupakan hal yang sangat tidak nyaman bagi kebanyakan orang.

Rasa tidak nyaman tersebut disebabkan karena banyaknya produksi keringat yang diproduksi saat sedang tidur.

Ternyata, ada beberapa faktor yang menyebabkan Anda berkeringat saat tidur. Dari mulai faktor kesehatan hingga faktor eksternal lain seperti cuaca.

Berkeringat di malam hari dapat menunjukkan bahwa ada sesuatu yang terjadi dalam hal kesehatan, kata Dr. Aarthi Ram, spesialis pengobatan tidur di Houston Methodist, kepada Time Magazine.

Anda mungkin sedang mengalami menopause atau memiliki kelainan tiroid atau kelainan neurologis atau bahkan infeksi seperti tuberkulosis, malaria, atau demam tifoid.

“Itulah mengapa penting untuk mendiskusikan riwayat perjalanan dengan dokter Anda,” katanya.

Selain kesehatan, ketahui alasan mengapa Anda berkeringat saat tidur di malam hari ini, yuk.

Baca Juga: 5 Daftar Teh Penyeimbang Hormon yang Dapat Anda Coba

Demam

Orang-orang yang sedang sakit demam punya suhu tubuh lebih tinggi dibanding biasanya. Kondisi ini akan membuat tubuh jadi mudah berkeringat bahkan saat sedang tidur.

Demam sendiri biasanya terjadi ketika tubuh mengalami infeksi virus atau bakteri di dalam tubuh. Faktor penyakit lain juga bisa menyebabkan seseorang mengalami demam.

Perubahan hormon

Fluktuasi hormon kerap terjadi para perempuan yang sudah berada pada fase menopause. Fase ini dapat menyebabkan keringat malam.

Mengutip Sleep Foundation, keringat saat tidur malam sering terjadi pada 80% orang dewasa di AS yang mengalami menopause. Perubahan hormon akibat kondisi lain, seperti kehamilan atau kelainan tiroid, juga dapat menyebabkan Anda mudah berkeringat saat tidur.

Efek samping pengobatan

Banyak obat dan jenis pengobatan yang dapat menyebabkan keringat malam. Obat anti depresan adalah obat paling umum yang dapat menyebabkan peningkatan keringat, bahkan di malam hari.

Beberapa obat diabetes, obat pengubah hormon, dan obat kolinergik juga dapat meningkatkan produksi keringat sebagai efek samping dari perubahan yang terjadi di dalam tubuh.

Baca Juga: 5 Keajaiban Cuddle untuk Kesehatan dan Hubungan Anda

Stres dan cemas

Jika salah satu penyebab di atas tidak menjadi faktor penyebab, tetapi Anda tiba-tiba berkeringat lebih banyak dari biasanya saat tidur, periksalah tingkat stres dan kecemasan Anda.

Laman Byrdie menyatakan, ketika Anda sangat stres, otak akan bereaksi dan menyebabkan perubahan dalam tubuh. Seperti meningkatkan detak jantung maupun melepaskan hormon yang dapat menyebabkan peningkatan keringat.

Makanan dan minuman

Makanan dan minuman tertentu bisa membuat tubuh memproduksi lebih banyak keringat karena meningkatkan suhu tubuh. Apabila makanan dan minuman tersebut dikonsumsi sebelum tidur, maka produksi keringat akan otomatis meningkat setelahnya.

Beberapa jenis makanan yang mengandung rempah-rempah, lemak, gula bisa menjadi penyebabnya. Selain itu, alkohol juga bisa menyebabkan Anda berkeringat saat tidur.

Temperatur ruangan

Jika lingkungan tidur Anda terlalu hangat, tubuh akan lebih mudah berkeringat saat tidur. Sebab, ketika tubuh akan otomatis bekerja menurunkan suhu tubuh inti saat kepanasan melalui keringat.  

Walau susah-susah gampang, cobalah untuk memperhatikan suhu dan temperatur kamar sebelum tidur. Pastikan juga ruangan tidak terlalu lembap dan kering agar tidur jadi makin nyaman.

Selain faktor-faktor tersebut, penggunaan pakaian dan kain-kain di tempat tidur dengan bahan panas bisa menyebabkan Anda mudah berkeringat saat tidur, loh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.

Beli Emas Jangan Asal Murah, Selisih Harga Jual dan Buyback Bisa Beda Jauh

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Prakiraan Cuaca Besok (21/7) dan Lusa di Banten, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (21/7) dan lusa, Rabu (22/7) di wilayah Banten akan cerah dan berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (21/7), Hujan Ringan di Tiga Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan, hujan ringan hanya di tiga wilayah.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 21 Juli 2026: Cancer Beruntung, Gemini Waspada

Ini ramalan zodiak besok Selasa 21 Juli 2026, mulai karier, keuangan, asmara, dan kesehatan untuk Aries hingga Pisces.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (21/7) Dominan Berawan Tanpa Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa (21/7) didominasi berawan, tanpa potensi hujan di sebagian besar wilayah.