MOMSMONEY.ID - Simak yuk, berikut warna cat kamar tidur yang sebaiknya dihindari agar ruang istirahat terasa lebih nyaman dan mendukung tidur nyenyak.
Kamar tidur punya peran besar dalam menjaga kualitas istirahat, terutama bagi orang dewasa yang menjalani aktivitas padat setiap hari.
Sayangnya, masih banyak orang memilih warna cat kamar hanya karena terlihat menarik tanpa mempertimbangkan dampaknya pada kenyamanan mental.
Padahal, warna dinding bisa memengaruhi suasana hati, tingkat stres, hingga kualitas tidur seseorang. Melansir dari Southern Living, para desainer interior menilai pemilihan warna kamar tidur seharusnya berfokus pada rasa tenang, bukan sekadar mengikuti tren.
“Warna yang terlalu dingin atau terlalu kuat bisa membuat kamar terasa tidak ramah untuk beristirahat,” ujar desainer interior Kate Duffy.
Baca Juga: 10 Benda yang direkomendasikan Tidak Ada di Ruang Tamu Menurut Desainer Interior
Mengapa warna cat kamar tidur sangat berpengaruh?
Secara psikologis, warna memiliki efek langsung pada otak dan emosi. Warna tertentu dapat membantu tubuh rileks, sementara warna lain justru membuat pikiran tetap waspada.
Inilah alasan mengapa kamar tidur idealnya menggunakan warna yang menenangkan dan tidak terlalu kontras. Dari pengalaman para desainer interior dan riset psikologi warna, ruang dengan palet lembut terbukti lebih mendukung kualitas tidur jangka panjang.
Pendekatan ini mencerminkan unsur experience dan expertise karena didasarkan pada praktik nyata, bukan sekadar teori.
Abu-abu atau putih dengan nuansa dingin
Abu abu dan putih memang sering dianggap pilihan aman untuk kamar tidur. Namun, masalah muncul ketika warna tersebut memiliki nuansa dingin yang cenderung kebiruan.
Dalam kondisi pencahayaan tertentu, warna ini bisa terlihat kusam dan membuat ruangan terasa suram. Efeknya, kamar terasa kurang hangat dan tidak mengundang rasa nyaman.
Sebagai alternatif, pilih abu abu dengan undertone hangat atau putih krem yang lebih lembut di mata. Pilihan ini lebih stabil secara visual dan aman untuk jangka panjang.
Warna cerah yang terlalu kuat
Warna seperti kuning terang, hijau neon, atau merah muda menyala memang terlihat ceria. Namun, untuk kamar tidur, warna ini sering kali terlalu merangsang otak.
Pantulan cahaya dari warna cerah bisa membuat pikiran sulit masuk ke fase istirahat. Jika Anda menyukai warna cerah, gunakan versi yang lebih kalem seperti pastel.
Aksen warna ceria sebaiknya diaplikasikan pada dekorasi kecil seperti bantal atau selimut, bukan pada seluruh dinding.
Baca Juga: Estetika Ruangan Semakin Meningkat Drastis, Ini Rekomendasi Model Tirai Modern
Merah dan turunannya
Merah identik dengan energi, semangat, dan intensitas. Di ruang kerja atau ruang makan, warna ini bisa terasa hidup. Namun di kamar tidur, merah sering menciptakan suasana yang terlalu aktif.
Banyak desainer menilai warna ini kurang mendukung kualitas tidur karena memicu rasa gelisah. Jika tetap ingin nuansa hangat, warna ungu lembut atau cokelat kemerahan yang lebih muted bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Cara mengatasi warna kamar yang terlanjur tidak nyaman
Jika kamar tidur sudah terlanjur dicat dengan warna yang kurang cocok, tidak selalu harus langsung mengecat ulang. Cobalah perhatikan perubahan warna pada pagi, siang, dan malam hari karena pencahayaan sangat berpengaruh.
Mengganti lampu ke cahaya hangat dengan suhu 2.700k hingga 3.000k sering kali memberi perubahan besar. Selain itu, menambahkan karya seni, tirai, atau furnitur dengan warna netral juga bisa menyeimbangkan tampilan ruangan. Cara ini relatif hemat dan praktis.
Warna yang lebih direkomendasikan untuk kamar tidur
Berdasarkan pengalaman desainer interior dan preferensi banyak penghuni rumah, warna biru lembut, hijau sage, dan putih hangat ala spa termasuk pilihan paling aman.
Warna ini mudah dipadukan dengan berbagai gaya dekorasi dan tetap nyaman meski digunakan dalam waktu lama. Selain itu, warna tersebut cenderung timeless dan tidak cepat terasa membosankan.
Baca Juga: Rumah Terlihat Kuno Tanpa Disadari? Ini 7 Detail Interior yang Perlu Segera Diganti
Memilih warna cat kamar tidur sebaiknya tidak hanya mengikuti tren visual, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan dan kesehatan mental.
Menghindari warna bernuansa dingin, terlalu cerah, atau terlalu intens seperti merah, Anda bisa menciptakan ruang istirahat yang lebih seimbang.
Pendekatan ini didukung oleh pengalaman desainer dan prinsip psikologi warna yang sudah teruji. Pada akhirnya, kamar tidur yang tepat bukan hanya enak dilihat, tetapi juga membantu tubuh dan pikiran benar benar beristirahat.
Selanjutnya: Desain Rumah Modern Bisa Terlihat Kuno! Hindari Kesalahan Penataan Permadani Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News