MOMSMONEY.ID - Sepatu jalan yang tepat bisa membuat perbedaan besar bagi kesehatan. Penggunanya bisa dengan mudah mencapai 20.000 langkah dalam satu hari tanpa merasakan sakit pada kaki.
Rachael Schultz, sneakerheads dari Businessinsider.com, memaparkan bahwa sepatu yang pas untuk kaki seharusnya tidak terlalu sempit di bagian depan atau atas kaki. Tumit harus terasa pas dan aman di bagian belakang.
Bentuk terbaik sepatu untuk setiap kaki adalah yang memiliki alas lebar dan ruang yang lapang di bagian depan agar jari-jari kaki dapat menyebar secara alami. Bentuk sepatu ini akan membantu mendistribusikan berat badan secara merata dan menghindari ketegangan otot.
Baca Juga: 4 Manfaat Bermain Sepatu Roda untuk Orang Dewasa, Bakar Kalori hingga Cegah Diabetes
Wanita dengan lengkung kaki yang lebih tinggi biasanya membutuhkan lebih banyak dukungan pada sepatu atau lebih banyak stabilitas di area tengah kaki. Hal ini bertujuan untuk mencegah kaki dan lengkung kaki terlalu rata.
Selanjutnya, bantalan yang lebih banyak memberikan rasa empuk. Sementara, penopang tumit yang kokoh memberikan rasa lebih kaku di bawah bagian belakang kaki dan memberikan dukungan pergelangan kaki.
Simak beberapa rekomendasi sepatu jalan yang tepat untuk kaki Moms:
1. Asics GEL-Nimbus 28
GEL-Nimbus 27 adalah sepatu yang paling nyaman, dengan berat hanya 9.8 ons model ini terasa ringan daripada pendahulunya. Bahkan setelah berjalan lama, lengkungan kaki dan lutut tidak terasa sakit.
Busa FF Blast Plus 2mm di area sol tengah memberikan rasa yang mendukung dan terstruktur. Selain itu, terdapat bantalan tumit gel untuk membantu membatasi pergerakan tendon kaki.
Bagian atas rajutan yang baru juga lebih baik dalam mempertahankan bentuknya dengan pas dan kokoh. Hal tersebut juga memungkinkan jari-jari kaki untuk meregang secara alami.
2. Hoka Gaviota 6
Sepatu Bondis dan Gaviotas memiliki tingkat bantalan yang serupa, tetapi Gaviotas memiliki ruang jari kaki yang lebih lebar. Bagian atasnya lebih mudah bernapas dan lebih baik untuk menstabilkan langkah kaki.
Sepatu ini sedikit lebih ringan dengan perbedaan tinggi tumit dan ujung kaki yang tidak terlalu curam, lebih dioptimalkan untuk berlari. Versi baru ini merupakan perpaduan sempurna antara kenyamanan, dukungan, dan penyangga lengkung kaki dengan kerah yang lebih empuk, dan traksi yang lebih baik.
Desainnya lebih lebar, Gaviota 6 memiliki berat sekitar setengah ons lebih ringan daripada pendahulunya. Sepatu ini juga tersedia dalam pilihan Wide atau X-Wide bagi Moms yang membutuhkan ruang ujung kaki yang lebih luas.
Sepatu stabilitas seperti ini sangat membantu kaki yang cenderung berputar ke dalam saat menyentuh dan mendorong tanah. Rangka H penstabil yang ditingkatkan dari Hoka membantu menyeimbangkan kaki sekaligus menjaga agar sepatu tetap ringan.
Hal ini membantu pengguna menghindari rasa sakit dan lengkung kaki dalam jangka panjang. Pada saat yang sama, Gaviota 6 dirancang dengan busa EVA yang lebih lembut untuk memberikan pijakan yang empuk dan nyaman di bawah kaki.
Gaviota 6 dibuat dengan bagian atas yang direkayasa baru dan berpori, lebih fleksibel dan tahan lama daripada bagian atas jacquard pada Gaviota 5.
3. Puma Magnify Nitro 3
Sepatu jalan dengan bantalan tebal sangat cocok untuk Moms yang memiliki lengkungan kaki sangat tinggi. Sepatu ini juga cocok untuk pengguna dengan kecenderungan pronasi berlebihan atau nyeri lutut.
Puma Magnify Nitro 3 memiliki lapisan busa paling tebal di antara seluruh lini produk merek tersebut. Sepatu ini tetap sangat ringan, hanya memiliki bobot 8 ons.
Sepatu ini jauh lebih lentur dan lebih nyaman di seluruh bagian kaki saat berjalan jarak jauh. Terdapat busa Nitro berbahan dasar PEBA premium yang jauh lebih lembut dan lebih elastis daripada busa yang digunakan pada versi Magnify Nitro sebelumnya.
Bagian atas rajutan sangat mudah bernapas, menyesuaikan dengan bentuk kaki dan tahan lama. Hal ini karena diperkuat dengan pita tanpa jahitan milik Puma, sehingga jari-jari kaki tidak mudah robek.
Kerah tumit yang dibentuk terasa sangat nyaman saat berjalan jauh dan dalam cuaca panas.
4. Hoka Transport GTX
Hoka Transport GTX tidak selembut sepatu Hoka lainnya, tetapi sol tengah EVA terasa nyaman untuk berjalan sejauh 1 hingga 3 mil. Terdapat kemampuan waterproof berkat bagian atas yang dilapisi GORE-TEX.
Tali utamanya menggunakan desain tarik-tarik, sehingga mudah dikencangkan atau dilonggarkan. Perlu diperhatikan bahwa sepatu ini memiliki stabilitas netral, sehingga mungkin tidak cukup menopang lengkungan kaki yang tinggi.
5. Adidas Ultraboost Light
Sesuai dengan namanya, Adidas Ultraboost Light adalah salah satu sepatu teringan dengan berat hanya 9,2 ons. Sepatu ini juga dirancang dengan sangat baik dan membuat kaki tetap sejuk dan nyaman saat berjalan selama berjam-jam.
Ultraboost Light memiliki bagian atas berbahan tekstil yang lembut, menawarkan lebih banyak ruang dan sirkulasi udara untuk kaki. Sol tengahnya empuk untuk membantu menyerap guncangan dan mengurangi tekanan tambahan.
Setelah berjalan seharian dengan sepatu ini, kaki masih terasa nyaman dan ditopang dengan baik. Teknologi BOOST di sol tengah memberikan sedikit pantulan di setiap langkah.
Sepatu ini juga terbuat dari setidaknya 20% bahan daur ulang, terkadang lebih banyak tergantung warna yang dibeli.
Baca Juga: Sepatu Lari Terbaik: Rahasia Sepatu Super Empuk, Lari Jauh Tanpa Pegal
6. Brooks Ghost 18
Brooks Ghost 18 bantu mencegah nyeri kaki, memprioritaskan stabilitas dan kontrol. Produk ini memiliki bantalan lebih banyak, lapisan dalam sepatu yang diperbarui dan lidah sepatu datar yang membantu mencegah gesekan.
Brooks Ghost 18 menopang seluruh kaki dan memiliki banyak penyangga lengkung kaki, menawarkan kenyamanan yang stabil. Bahkan setelah berjalan lebih dari 10 mil dengan sepatu ini, kaki tidak akan terasa sakit sama sekali.
Itulah rekomendasi sepatu jalan terbaik yang bisa dipilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News